Read More
Kata Serapan: Pengertian, Jenis, Aturan PUEBI, dan Contoh Lengkap
Pendidikan

Kata Serapan: Pengertian, Jenis, Aturan PUEBI, dan Contoh Lengkap

Pelajari semua tentang kata serapan, mulai dari pengertian, jenis-jenis (adopsi, adaptasi, terjemahan), aturan penulisan PUEBI, hingga contoh lengkapnya.

WC
Wah Cha Yup
14 Okt 2025 Diperbarui 16 Des 2025 4 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Kata Serapan: Pengertian, Jenis, Aturan PUEBI, dan Contoh Lengkap

Isi artikel

Iklan

Pernahkah Anda menggunakan kata sistem, bisnis, internet, atau kamera? Sadar atau tidak, semua kata tersebut adalah kata serapan, yaitu kata yang dipinjam dari bahasa lain dan telah menjadi bagian dari kosakata Bahasa Indonesia. Proses penyerapan ini membuat bahasa kita lebih kaya dan mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama di bidang teknologi, sains, dan budaya.

Memahami apa itu kata serapan, bagaimana prosesnya, dan apa saja aturannya sangat penting untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Artikel ini akan membahas tuntas semua yang perlu Anda ketahui, mulai dari pengertian dasar, jenis-jenisnya, aturan penulisan menurut PUEBI, hingga puluhan contoh yang sering kita gunakan.

Inti Sari Artikel

  • Pengertian: Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing atau daerah yang kemudian digunakan dalam Bahasa Indonesia, baik dengan penyesuaian maupun tidak.
  • Tiga Jenis Utama: Proses penyerapan dibagi menjadi tiga, yaitu Adopsi (diambil utuh), Adaptasi (disesuaikan ejaannya), dan Penerjemahan/Kreasi (dibuatkan padanan baru).
  • Aturan PUEBI: Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) mengatur cara penulisan unsur serapan, terutama untuk proses adaptasi dan penulisan istilah yang belum sepenuhnya terserap (dicetak miring).
  • Tujuan Penyerapan: Untuk memperkaya kosakata, menamai konsep baru, dan mempermudah komunikasi di berbagai bidang ilmu.

Apa Itu Kata Serapan?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata serapan adalah kata yang diserap dari bahasa lain berdasarkan kaidah bahasa penerima. Artinya, sebuah kata dari bahasa asing atau bahasa daerah diadopsi ke dalam Bahasa Indonesia dan penggunaannya disesuaikan dengan sistem tata bahasa kita.

Penyerapan terjadi karena beberapa alasan utama:

  1. Kebutuhan Konseptual: Munculnya konsep, teknologi, atau benda baru yang belum memiliki padanan kata dalam Bahasa Indonesia (contoh: internet, komputer).
  2. Kontak Bahasa: Interaksi yang intens dengan penutur bahasa lain, baik melalui sejarah (penjajahan, perdagangan) maupun globalisasi (media, pendidikan).
  3. Prestiise: Terkadang, menggunakan istilah asing dianggap lebih keren, modern, atau memiliki nilai gengsi yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Kata Serapan

Proses penyerapan kata tidak selalu sama. Berdasarkan cara masuknya, kata serapan dibagi menjadi tiga jenis utama. Untuk penjelasan lebih detail, Anda bisa membaca artikel kami tentang perbedaan jenis-jenis kata serapan.

1. Adopsi

Adopsi adalah proses penyerapan kata asing secara utuh tanpa ada perubahan ejaan maupun makna.

2. Adaptasi

Adaptasi adalah proses penyerapan dengan menyesuaikan ejaan dan lafal kata asing agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

3. Penerjemahan dan Kreasi

Proses ini mengambil konsep dari bahasa asing lalu membuatkan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia.

Aturan Penulisan Unsur Serapan Sesuai PUEBI

PUEBI memberikan panduan jelas mengenai cara penulisan unsur serapan, terutama untuk kata-kata yang diadaptasi. Berikut beberapa kaidah yang paling umum:

Kaidah PenyesuaianContoh AsingContoh Serapan
phfphotofoto
-tion-sicommunicationkomunikasi
c (depan e, i) → scentralsentral
c (depan a, u, o) → kcamerakamera
x (di posisi selain awal) → kscomplexkompleks
qukuqualitykualitas
-ity-itasactivityaktivitas

Untuk unsur serapan yang belum sepenuhnya terserap (masih dianggap asing), PUEBI mengharuskannya ditulis dengan huruf miring. Contoh: de facto, force majeure, status quo.

Contoh Lengkap Kata Serapan

Berikut adalah tabel berisi contoh kata serapan dari berbagai bahasa sumber yang sering kita gunakan.

Dari Bahasa Inggris

Kata AsingKata Serapan
computerkomputer
designdesain
managementmanajemen
technologyteknologi

Lihat daftar lengkap di Kata Serapan dari Bahasa Inggris (A-Z).

Dari Bahasa Daerah

Kata DaerahKata Serapan
kangen (Jawa)kangen
beres (Sunda)beres
gudeg (Jawa)gudeg
rempong (Sunda)rempong

Lihat daftar lengkap di Kata Serapan dari Bahasa Daerah.

Dari Bahasa Arab

Kata AsingKata Serapan
masjidmasjid
ilmuilmu
zakatzakat
adiladil

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa itu kata serapan?
Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa lain (asing atau daerah) yang telah menjadi bagian dari kosakata Bahasa Indonesia.

2. Apa saja jenis-jenis kata serapan?
Ada tiga jenis utama: adopsi (diambil utuh), adaptasi (disesuaikan ejaannya), dan penerjemahan/kreasi (dibuatkan padanan baru).

3. Berikan 20 contoh kata serapan!
Beberapa contoh populer antara lain: aktivitas, analisis, bisnis, desain, ekonomi, film, foto, informasi, internet, kamera, kualitas, musik, sistem, teknologi, televisi, video, masjid, dan batik. Untuk daftar lengkap, lihat artikel 20 Contoh Kata Serapan Paling Umum.

4. Bagaimana cara menggunakan kata serapan dalam kalimat?
Kata serapan digunakan seperti kata Bahasa Indonesia lainnya. Contoh: "Pemerintah sedang menyusun regulasi baru." Untuk lebih banyak contoh, lihat artikel Contoh Kalimat dengan Kata Serapan.

Iklan
WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!