Read More
Makanan Oriental Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Contoh, dan Bedanya dengan Kontinental
Kuliner

Makanan Oriental Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Contoh, dan Bedanya dengan Kontinental

Makanan oriental adalah masakan dari kawasan Asia. Kenali pengertian, ciri-ciri, jenis, contoh makanan oriental, asal negaranya, serta bedanya dengan makanan kontinental.

RS
Raka Santoso
6 Sep 2025 Diperbarui 8 Jun 2026 5 menit
Makanan Oriental Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Contoh, dan Bedanya dengan Kontinental

Isi artikel

Makanan oriental adalah hidangan yang berasal dari kawasan Asia, terutama Asia Timur dan Asia Tenggara, seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Ciri utamanya adalah penggunaan bumbu yang kuat, teknik memasak cepat, nasi atau mi sebagai makanan pokok, serta keseimbangan rasa seperti asin, manis, asam, pedas, dan gurih.

Dalam pelajaran kuliner, makanan oriental sering dibahas bersama makanan kontinental. Secara sederhana, makanan oriental lebih dekat dengan tradisi masakan Asia, sedangkan makanan kontinental merujuk pada masakan Eropa. Keduanya berbeda dari asal wilayah, bahan pokok, bumbu, teknik memasak, sampai cara penyajian.

Jawaban Singkat: Apa Itu Makanan Oriental?

Makanan oriental adalah makanan yang berasal dari negara-negara Asia dan dikenal kaya bumbu, rempah, saus, nasi, mi, sayuran, serta teknik memasak seperti menumis, mengukus, merebus, dan menggoreng cepat. Contohnya adalah sushi, ramen, dim sum, kimchi, bulgogi, pad thai, pho, nasi goreng, dan tom yum.

AspekPenjelasan
AsalAsia, terutama Asia Timur dan Asia Tenggara
Bahan pokokNasi, mi, sayuran, ikan, ayam, daging, tahu, dan kedelai
BumbuBawang putih, jahe, cabai, kecap, minyak wijen, saus tiram, saus ikan
TeknikMenumis, mengukus, merebus, menggoreng cepat, memanggang
ContohSushi, ramen, dim sum, kimchi, pad thai, pho, nasi goreng

Pengertian Makanan Oriental

Pengertian makanan oriental adalah kelompok hidangan yang berkembang dari tradisi kuliner Asia. Istilah ini sering dipakai untuk menyebut masakan dari Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan beberapa wilayah Asia lainnya.

Namun, istilah “oriental” sebenarnya sangat luas. Karena itu, dalam pembahasan kuliner modern, lebih jelas jika menyebut negara atau kawasan asalnya, misalnya masakan Jepang, masakan Korea, masakan Tionghoa, atau masakan Asia Tenggara. Meski begitu, istilah makanan oriental masih sering digunakan dalam pelajaran tata boga untuk membedakan masakan Asia dari masakan kontinental.

Ciri-Ciri Makanan Oriental

Berikut ciri-ciri makanan oriental yang paling mudah dikenali.

1. Kaya Bumbu dan Rempah

Makanan oriental banyak memakai bumbu segar dan rempah seperti bawang putih, jahe, cabai, serai, daun bawang, ketumbar, dan lengkuas. Bumbu ini membuat rasa masakan lebih kuat dan aromatik.

2. Menggunakan Saus Khas Asia

Banyak masakan oriental memakai kecap asin, kecap manis, saus tiram, saus ikan, minyak wijen, miso, gochujang, atau pasta kedelai. Saus-saus ini memberi rasa gurih dan umami.

3. Nasi dan Mi Menjadi Bahan Pokok

Nasi dan mi sering menjadi sumber karbohidrat utama. Karena itu, banyak contoh makanan oriental berbentuk hidangan nasi, mi kuah, mi goreng, atau makanan yang disajikan bersama nasi.

4. Teknik Memasak Cepat

Teknik memasak yang sering digunakan adalah menumis cepat, mengukus, merebus, dan menggoreng. Teknik ini membantu menjaga tekstur, warna, dan kesegaran bahan.

5. Rasa Seimbang

Masakan oriental sering menyeimbangkan beberapa rasa dalam satu hidangan, misalnya asam, manis, asin, pedas, dan gurih. Contohnya bisa terlihat pada masakan Thailand seperti tom yum dan pad thai.

6. Sering Disajikan Bersama

Dalam banyak budaya Asia, makanan disajikan di tengah meja untuk disantap bersama. Pola ini berbeda dari penyajian bertahap seperti appetizer, main course, dan dessert yang lebih umum dalam masakan kontinental.

Jenis-Jenis Makanan Oriental

Jenis makanan oriental dapat dibedakan berdasarkan negara atau kawasan asalnya.

1. Makanan Tionghoa

Masakan Tionghoa dikenal dengan teknik tumis, kukus, dan penggunaan saus seperti kecap, saus tiram, minyak wijen, serta jahe. Contohnya dim sum, peking duck, kwetiau, dan kung pao chicken.

2. Makanan Jepang

Masakan Jepang menonjolkan kesegaran bahan, tampilan rapi, dan rasa yang relatif bersih. Contohnya sushi, ramen, tempura, udon, onigiri, dan sashimi.

3. Makanan Korea

Masakan Korea banyak memakai bumbu fermentasi seperti gochujang dan doenjang. Contohnya kimchi, bulgogi, bibimbap, tteokbokki, dan japchae.

4. Makanan Thailand

Masakan Thailand terkenal dengan keseimbangan rasa asam, manis, asin, pedas, dan gurih. Contohnya tom yum, pad thai, green curry, dan mango sticky rice.

5. Makanan Vietnam

Masakan Vietnam sering memakai herba segar, mi beras, dan kuah kaldu ringan. Contohnya pho, banh mi, goi cuon, dan bun cha.

6. Makanan Indonesia

Indonesia juga sering masuk dalam pembahasan makanan oriental karena berada di kawasan Asia. Contohnya nasi goreng, sate, rendang, gado-gado, soto, dan mi goreng.

Contoh Makanan Oriental dan Asal Negaranya

Contoh makananAsal negaraCiri singkat
SushiJepangNasi cuka dengan ikan, seafood, atau sayuran
RamenJepangMi kuah dengan kaldu dan topping
Dim sumTiongkokKudapan kecil yang dikukus atau digoreng
Peking duckTiongkokBebek panggang dengan kulit renyah
KimchiKoreaSayuran fermentasi berbumbu pedas
BulgogiKoreaDaging marinasi manis-gurih
Pad thaiThailandMi goreng dengan rasa asam, manis, gurih
Tom yumThailandSup asam pedas beraroma rempah
PhoVietnamMi beras kuah kaldu dengan herba
Nasi gorengIndonesiaNasi berbumbu kecap dan bawang

Perbedaan Makanan Oriental dan Kontinental

Makanan oriental dan kontinental berbeda dari asal wilayah, bahan pokok, bumbu, teknik, dan cara penyajian.

AspekMakanan orientalMakanan kontinental
AsalAsiaEropa
Bahan pokokNasi dan miRoti, kentang, pasta
BumbuRempah, kecap, jahe, bawang, cabaiHerba, butter, krim, keju, saus dasar
Teknik umumTumis, kukus, rebus, goreng cepatPanggang, roast, saute, bake
PenyajianSering disantap bersama dalam satu mejaSering disajikan bertahap

Untuk pembahasan khusus, lihat juga perbedaan makanan kontinental dan oriental dan makanan kontinental.

Contoh Soal tentang Makanan Oriental

Apa yang dimaksud dengan makanan oriental?

Makanan oriental adalah makanan yang berasal dari kawasan Asia dan memiliki ciri khas penggunaan bumbu, rempah, nasi, mi, serta teknik memasak seperti menumis, mengukus, dan merebus.

Ciri khas utama masakan oriental adalah apa?

Ciri khas utamanya adalah penggunaan banyak bumbu dan rempah khas Asia, keseimbangan rasa, serta penggunaan nasi atau mi sebagai bahan pokok.

Yang bukan merupakan ciri makanan oriental adalah apa?

Yang bukan ciri makanan oriental adalah penyajian menu bertahap seperti appetizer, main course, dan dessert. Pola tersebut lebih dekat dengan masakan kontinental.

Contoh makanan oriental apa saja?

Contoh makanan oriental adalah sushi, ramen, dim sum, kimchi, bulgogi, pad thai, tom yum, pho, nasi goreng, sate, dan mi goreng.

Baca Juga

Kesimpulan

Makanan oriental adalah makanan khas Asia yang kaya bumbu, rempah, nasi, mi, dan teknik memasak cepat. Ciri-cirinya meliputi penggunaan bumbu aromatik, saus khas Asia, keseimbangan rasa, serta penyajian yang sering dilakukan secara bersama.

Contoh makanan oriental antara lain sushi, ramen, dim sum, kimchi, bulgogi, pad thai, pho, dan nasi goreng. Jika dibandingkan dengan makanan kontinental, makanan oriental lebih banyak memakai nasi, mi, rempah, dan teknik tumis atau kukus, sedangkan makanan kontinental lebih dekat dengan roti, kentang, herba, krim, keju, dan penyajian bertahap.

RS

Raka Santoso

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!