Read More
Bukan Model Catwalk: Ini Model Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba
Kuliner

Bukan Model Catwalk: Ini Model Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba

Model makanan Palembang adalah kuliner adonan ikan berisi tahu dengan kuah kaldu udang. Pahami bedanya dari pempek, ciri khas, dan cara menikmatinya.

RS
Raka Santoso
18 Jul 2026 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Bukan Model Catwalk: Ini Model Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba

Isi artikel

Model makanan Palembang adalah kuliner khas Sumatera Selatan yang terbuat dari adonan ikan dan tepung sagu/tapioka, biasanya berisi tahu, lalu disajikan dengan kuah kaldu udang yang gurih. Sekilas mirip pempek, tetapi cara sajinya berbeda: model dipotong, disiram kuah bening, dan dimakan hangat seperti kuah.

Jika baru mendengar namanya, “model” di sini bukan profesi, melainkan nama hidangan.

Model Adalah Apa?

Model dibuat dari adonan berbahan dasar ikan giling—sering ikan tenggiri—yang dicampur tepung sagu atau tapioka. Adonan dibentuk, diisi tahu, digoreng atau dimatangkan, kemudian diiris sebelum disajikan. Kuahnya bukan cuko kental, melainkan kaldu udang yang lebih bening dan gurih.

Di beberapa tempat, model juga disebut sebagai varian pempek kuah karena tekstur adonannya dekat dengan pempek.

Bedanya Model, Pempek, dan Tekwan

Perbandingan kuah model dan cuko pempek
Hidangan Ciri utama Kuah/sambal
Model Adonan ikan berisi tahu, dipotong saat disajikan Kuah kaldu udang
Pempek Banyak bentuk (lenjer, kapal selam, adaan, dll.) Biasanya cuko asam pedas manis
Tekwan Potongan kecil adonan ikan dalam kuah Kuah udang, sering dengan sohun dan jamur

Cara termudah membedakan: pempek klasik identik dengan cuko, sementara model menonjolkan kuah kaldu udang dan isian tahu.

Untuk mengenal ragam pempek lebih jauh, baca jenis pempek Palembang yang populer.

Ciri Khas Model Palembang

Potongan model Palembang dengan isian tahu
  • adonan ikan yang kenyal
  • isian tahu di bagian tengah
  • disajikan dipotong, bukan utuh seperti pempek digigit langsung
  • kuah kaldu udang yang gurih
  • pelengkap umum: irisan mentimun, bawang goreng, seledri/daun bawang, jeruk nipis, dan sambal

Jenis Model yang Sering Ditemui

  1. Model ikan. Adonan berbasis ikan giling, paling umum disebut model Palembang.
  2. Model gandum/terigu. Varian yang lebih sederhana, biasanya dengan bungkus tepung dan isian tahu, tergantung resep penjual.

Resep rumah tangga bisa berbeda-beda. Yang relatif konsisten adalah konsep “adonan + tahu + kuah udang.”

Bagaimana Cara Menikmatinya?

  1. Potong model menjadi bagian-bagian kecil.
  2. Masukkan ke mangkuk berisi kuah kaldu udang panas.
  3. Tambahkan irisan mentimun dan bawang goreng.
  4. Peras jeruk nipis dan beri sambal sesuai selera.
  5. Makan selagi hangat agar adonan tetap kenyal dan kuah tetap wangi.

Tips Memilih Model yang Enak

  • adonan tidak terlalu keras atau bertepung berlebih
  • aroma ikan terasa, tidak amis menyengat
  • kuah jernih-gurih, bukan hanya air bumbu instan
  • tahu di dalamnya matang dan tidak hancur berlebihan
  • pelengkap segar, terutama mentimun dan bawang goreng

FAQ

Model makanan Palembang terbuat dari apa?

Umumnya dari ikan giling, tepung sagu/tapioka, dan isian tahu, lalu disajikan dengan kuah kaldu udang.

Apakah model sama dengan pempek?

Mirip bahan dasarnya, tetapi berbeda penyajian. Model biasanya diisi tahu dan dimakan dengan kuah kaldu udang, sementara pempek lebih sering dengan cuko.

Apakah model pedas?

Kuah dasarnya gurih. Tingkat pedas biasanya menyesuaikan sambal yang ditambahkan.

Bisa dibuat di rumah?

Bisa. Siapkan adonan ikan-tepung, isi tahu, masak hingga matang, lalu buat kuah udang terpisah. Takaran bisa disesuaikan dengan resep andalan masing-masing.

Penutup

Model adalah salah satu wajah kuliner Palembang di luar pempek yang paling dikenal. Cirinya ada pada adonan ikan berisi tahu dan kuah kaldu udang yang disajikan hangat. Jika ingin mencoba rasa Palembang yang beda dari cuko, model layak masuk daftar wajib.

RS

Raka Santoso

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!