Urutan Wali Songo dari yang tertua umumnya dimulai dari Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim, lalu Sunan Ampel, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati. Urutan ini disusun berdasarkan perkiraan tahun lahir, masa hidup, serta tradisi sejarah yang sering digunakan dalam materi pelajaran.
Perlu dicatat, data kelahiran sebagian Wali Songo tidak selalu pasti. Beberapa sumber sejarah dan tradisi lokal bisa memberi urutan berbeda, terutama karena tidak semua tokoh memiliki catatan tahun lahir dan wafat yang lengkap.
Urutan Wali Songo dari yang Tertua sampai Termuda
| Urutan | Nama Wali | Nama Asli | Catatan Usia/Masa |
|---|---|---|---|
| 1 | Sunan Gresik | Maulana Malik Ibrahim | Wafat 1419 M, sering dianggap wali tertua |
| 2 | Sunan Ampel | Raden Rahmat | Lahir sekitar 1401 M, wafat sekitar 1481 M |
| 3 | Sunan Kudus | Ja’far Shadiq | Sering disebut lahir sekitar awal abad ke-15 |
| 4 | Sunan Giri | Raden Paku / Muhammad Ainul Yakin | Lahir sekitar 1442 M |
| 5 | Sunan Bonang | Raden Makhdum Ibrahim | Lahir sekitar 1465 M |
| 6 | Sunan Drajat | Raden Qasim | Lahir sekitar 1470 M |
| 7 | Sunan Kalijaga | Raden Said | Diperkirakan hidup panjang pada abad ke-15 hingga 16 |
| 8 | Sunan Muria | Raden Umar Said | Putra Sunan Kalijaga |
| 9 | Sunan Gunung Jati | Syarif Hidayatullah | Lahir sekitar 1448 M, wafat sekitar 1568 M |
1. Sunan Gresik
Sunan Gresik memiliki nama asli Maulana Malik Ibrahim. Ia banyak disebut sebagai tokoh Wali Songo tertua dan salah satu perintis penyebaran Islam di Jawa. Makamnya berada di Gresik, Jawa Timur, dan wafatnya sering dicatat pada tahun 1419 M.
Dakwah Sunan Gresik dikenal dekat dengan masyarakat. Ia berdakwah melalui pendekatan sosial, perdagangan, pengobatan, dan kepedulian kepada penduduk sekitar. Untuk pembahasan khusus, baca juga biografi Sunan Gresik.
2. Sunan Ampel
Sunan Ampel bernama asli Raden Rahmat. Ia dikenal sebagai tokoh penting dalam pendidikan Islam di Jawa Timur. Pesantren Ampeldenta di Surabaya sering dikaitkan dengan peran Sunan Ampel sebagai guru para ulama dan tokoh dakwah.
Sunan Ampel juga dikenal dengan ajaran moral yang populer, termasuk falsafah Moh Limo. Simak pembahasan lengkapnya di artikel biografi Sunan Ampel.
3. Sunan Kudus
Sunan Kudus bernama asli Ja’far Shadiq. Ia berdakwah di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Dalam banyak kisah, Sunan Kudus dikenal menggunakan pendekatan budaya yang bijak agar ajaran Islam bisa diterima masyarakat yang masih dipengaruhi tradisi Hindu-Buddha.
4. Sunan Giri
Sunan Giri memiliki nama Raden Paku atau Muhammad Ainul Yakin. Ia dikenal sebagai pendiri pusat dakwah dan pendidikan Islam di Giri, Gresik. Pengaruh Sunan Giri tidak hanya kuat di Jawa, tetapi juga disebut menjangkau wilayah luar Jawa melalui jaringan murid dan dakwah pesisir.
5. Sunan Bonang
Sunan Bonang bernama asli Raden Makhdum Ibrahim. Ia merupakan putra Sunan Ampel dan dikenal berdakwah melalui seni, tembang, serta pendekatan budaya Jawa. Cara dakwah ini membuat pesan Islam lebih mudah dipahami masyarakat pada masa itu.
6. Sunan Drajat
Sunan Drajat bernama asli Raden Qasim. Ia juga putra Sunan Ampel dan dikenal dengan dakwah sosial. Sunan Drajat sering digambarkan dekat dengan masyarakat kecil, menekankan kepedulian, kesejahteraan, dan tolong-menolong.
7. Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga bernama asli Raden Said. Ia termasuk wali yang paling populer karena dakwahnya melalui kesenian dan budaya, seperti wayang, tembang, dan simbol-simbol Jawa. Sunan Kalijaga sering disebut hidup sangat panjang sehingga urutannya berdasarkan usia bisa berbeda menurut sumber tertentu.
8. Sunan Muria
Sunan Muria bernama asli Raden Umar Said. Ia dikenal sebagai putra Sunan Kalijaga. Wilayah dakwahnya banyak dikaitkan dengan daerah sekitar Gunung Muria. Pendekatan dakwahnya dekat dengan masyarakat pedesaan, petani, dan rakyat kecil.
9. Sunan Gunung Jati
Sunan Gunung Jati bernama asli Syarif Hidayatullah. Ia berperan besar dalam penyebaran Islam di Cirebon dan Banten. Selain sebagai ulama, Sunan Gunung Jati juga dikenal sebagai tokoh politik dan pendiri kekuatan Islam di wilayah Jawa Barat.
Kenapa Urutan Wali Songo Bisa Berbeda?
Urutan Wali Songo dari yang tertua bisa berbeda karena tidak semua wali memiliki data kelahiran yang pasti. Sebagian informasi berasal dari catatan sejarah, naskah tradisional, tradisi lisan, dan riwayat lokal. Karena itu, urutan ini sebaiknya dipahami sebagai perkiraan, bukan angka usia yang mutlak.
Nama Wali Songo Lengkap
- Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim
- Sunan Ampel atau Raden Rahmat
- Sunan Kudus atau Ja’far Shadiq
- Sunan Giri atau Raden Paku
- Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim
- Sunan Drajat atau Raden Qasim
- Sunan Kalijaga atau Raden Said
- Sunan Muria atau Raden Umar Said
- Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah
Jika ingin mengetahui lokasi makam dan rute ziarah, baca juga makam Wali Songo dan rute ziarah. Untuk silsilah tokoh yang sering dikaitkan dengan Wali Songo, lihat silsilah Syekh Jumadil Kubro.
FAQ
Siapa Wali Songo yang paling tua?
Wali Songo yang paling tua umumnya disebut Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim.
Bagaimana urutan Wali Songo dari tertua sampai termuda?
Urutan yang umum dipakai adalah Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati.
Apakah urutan Wali Songo selalu sama?
Tidak selalu. Beberapa sumber memberi urutan berbeda karena data kelahiran sebagian wali tidak pasti.
Siapa nama asli Sunan Gresik?
Nama asli Sunan Gresik adalah Maulana Malik Ibrahim.
Siapa Wali Songo yang berdakwah di Cirebon?
Wali Songo yang berdakwah kuat di Cirebon adalah Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah.
Kesimpulan
Urutan Wali Songo dari yang tertua umumnya dimulai dari Sunan Gresik dan diakhiri Sunan Gunung Jati. Namun, karena sebagian data usia tidak pasti, urutan ini perlu dipahami sebagai susunan berdasarkan perkiraan sejarah dan tradisi yang paling sering digunakan.