Read More
Makanan Kontinental: Pengertian, Ciri, Teknik, Contoh, dan Bedanya dengan Oriental
Resep

Makanan Kontinental: Pengertian, Ciri, Teknik, Contoh, dan Bedanya dengan Oriental

Makanan kontinental adalah masakan bergaya Eropa. Pelajari pengertian, ciri, teknik pengolahan, struktur menu, contoh hidangan, dan bedanya dengan oriental.

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
31 Okt 2024 Diperbarui 21 Mei 2026 6 menit
Makanan Kontinental: Pengertian, Ciri, Teknik, Contoh, dan Bedanya dengan Oriental

Isi artikel

Makanan kontinental adalah hidangan bergaya Eropa yang biasanya memakai bahan seperti daging, ikan, kentang, pasta, roti, keju, mentega, susu, minyak zaitun, herba aromatik, dan saus. Dalam pelajaran tata boga di Indonesia, istilah ini sering dipakai untuk membedakan masakan Eropa atau Barat dari masakan oriental yang berasal dari Asia.

Contoh makanan kontinental yang populer antara lain pizza, spaghetti bolognese, lasagna, coq au vin, ratatouille, paella, schnitzel, bratwurst, risotto, croissant, dan fondue. Ciri utamanya bukan hanya asal negaranya, tetapi juga teknik memasak, struktur penyajian, dan penggunaan saus atau herba.

Ringkasan Makanan Kontinental

AspekPenjelasan Singkat
PengertianMasakan bergaya Eropa, terutama Eropa Barat dan Mediterania
Bahan umumDaging, ikan, telur, kentang, pasta, roti, keju, mentega, susu, herba
BumbuRosemary, thyme, basil, oregano, parsley, lada, bawang, saus
TeknikRoasting, baking, grilling, sautéing, poaching, braising
Struktur sajiAppetizer, soup, main course, dessert
ContohPizza, pasta, paella, coq au vin, schnitzel, croissant, fondue

Apa Itu Makanan Kontinental?

Secara sederhana, makanan kontinental adalah masakan yang berkembang dari tradisi kuliner Eropa. Istilah “kontinental” dapat dipakai secara luas untuk menyebut hidangan Eropa atau Barat, tetapi dalam arti yang lebih ketat sering merujuk pada masakan daratan utama Eropa, seperti Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, Belgia, Swiss, Austria, Belanda, dan negara sekitarnya.

Dalam dunia hotel, restoran, dan pendidikan tata boga, makanan kontinental biasanya dikaitkan dengan pola makan bertahap. Hidangan tidak selalu disajikan sekaligus, tetapi bisa dimulai dari makanan pembuka, sup, makanan utama, lalu makanan penutup.

Ciri-Ciri Makanan Kontinental

Berikut ciri-ciri yang sering muncul dalam makanan kontinental:

  1. Menggunakan herba aromatik. Contohnya rosemary, thyme, basil, oregano, parsley, dan bay leaf.
  2. Banyak memakai produk susu. Keju, krim, susu, dan mentega sering dipakai untuk saus, pastry, sup, dan dessert.
  3. Karbohidrat tidak selalu nasi. Roti, pasta, kentang, dan pastry lebih sering muncul.
  4. Saus punya peran penting. Saus membantu menyatukan rasa protein, sayuran, dan karbohidrat.
  5. Teknik panas kering sering dipakai. Misalnya roasting, baking, dan grilling.
  6. Penyajian lebih terstruktur. Banyak menu disusun per tahap, dari appetizer sampai dessert.
  7. Plating cenderung individual. Makanan biasanya disajikan per porsi, bukan selalu gaya makan bersama.

Untuk pembahasan yang lebih fokus, baca ciri-ciri makanan kontinental.

Teknik Pengolahan Makanan Kontinental

Masakan kontinental banyak bergantung pada teknik memasak. Bumbu tidak selalu tajam, sehingga rasa hidangan dibangun dari teknik, bahan, saus, dan tingkat kematangan.

TeknikArtiContoh Hidangan
RoastingMemanggang bahan di oven dengan panas keringRoast chicken, roast beef
BakingMemanggang adonan atau makanan dalam ovenCroissant, pie, lasagna
GrillingMemasak bahan di atas panggangan panasSteak, bratwurst, grilled fish
SautéingMenumis cepat dengan sedikit lemakSautéed mushroom, dasar saus pasta
PoachingMemasak perlahan dalam cairan bersuhu rendahPoached egg, poached fish
BraisingMemasak perlahan dengan sedikit cairan setelah bahan ditumis/dicokelatkanCoq au vin, beef bourguignon

Jika ingin mendalami tekniknya, lihat panduan teknik pengolahan makanan kontinental.

Struktur Menu Kontinental

Dalam penyajian formal, makanan kontinental bisa disusun dalam beberapa tahap. Tidak semua restoran memakai urutan lengkap, tetapi pola dasarnya sering seperti ini:

  • Appetizer: hidangan pembuka dalam porsi kecil, misalnya bruschetta, salad, atau quiche kecil.
  • Soup: sup jernih atau kental, seperti consommé, cream soup, atau onion soup.
  • Main course: hidangan utama berisi protein, karbohidrat, sayuran, dan saus.
  • Dessert: hidangan penutup, seperti crêpe, tiramisu, panna cotta, atau crème brûlée.

Contoh Makanan Kontinental Populer

Berikut beberapa contoh makanan kontinental yang sering dijumpai dalam materi tata boga, restoran, atau daftar kuliner Eropa.

NoMakananAsal NegaraKeterangan
1Pizza MargheritaItaliaPizza sederhana dengan tomat, mozzarella, dan basil
2Spaghetti BologneseItaliaPasta dengan saus daging dan tomat
3LasagnaItaliaPasta berlapis dengan saus daging, béchamel, dan keju
4RisottoItaliaNasi Italia yang dimasak perlahan dengan kaldu
5Coq au VinPrancisAyam yang dimasak perlahan dengan anggur dan jamur
6RatatouillePrancisOlahan sayuran Mediterania seperti terong, zucchini, dan tomat
7CroissantPrancisPastry berlapis mentega
8PaellaSpanyolNasi berbumbu saffron dengan seafood, ayam, atau sayuran
9BratwurstJermanSosis panggang khas Jerman
10SchnitzelAustria / JermanDaging tipis berbalut tepung roti lalu digoreng
11Moules-FritesBelgiaKerang kukus dengan kentang goreng
12FondueSwissKeju leleh yang disantap dengan roti atau sayuran
13GoulashHungariaSup atau stew daging berbumbu paprika
14Quiche LorrainePrancisPie gurih dengan telur, krim, keju, dan daging asap
15TiramisuItaliaDessert berlapis kopi, mascarpone, dan kakao

Daftar lebih lengkap bisa dibaca di artikel contoh makanan kontinental dan asal negaranya.

Perbedaan Makanan Kontinental dan Oriental

Makanan kontinental dan oriental berbeda dari sisi wilayah, bahan, bumbu, teknik, dan cara penyajian. Makanan kontinental biasanya merujuk pada masakan Eropa, sedangkan makanan oriental merujuk pada masakan Asia Timur dan Asia Tenggara dalam banyak materi kuliner.

AspekMakanan KontinentalMakanan Oriental
WilayahEropa / BaratAsia
BumbuHerba, saus, mentega, keju, minyak zaitunRempah, kecap, saus fermentasi, cabai, jahe, bawang
KarbohidratRoti, pasta, kentangNasi, mi, bihun
TeknikRoasting, baking, grilling, braisingStir-fry, mengukus, merebus, menggoreng cepat
PenyajianBertahap dan individualSering disajikan bersama dalam gaya keluarga

Untuk pembahasan lengkap, baca perbedaan makanan kontinental dan oriental.

Contoh Menu Kontinental Sederhana

Berikut contoh susunan menu kontinental sederhana yang mudah dipahami:

  • Appetizer: Caesar salad atau bruschetta.
  • Soup: cream soup atau tomato soup.
  • Main course: grilled chicken dengan mashed potato dan sayuran.
  • Dessert: panna cotta, crêpe, atau tiramisu.

Menu ini menunjukkan pola umum: ada pembuka, hidangan utama, pendamping, saus, dan penutup.

FAQ tentang Makanan Kontinental

Apa yang dimaksud dengan makanan kontinental?

Makanan kontinental adalah hidangan bergaya Eropa yang memakai bahan seperti daging, ikan, roti, pasta, kentang, keju, mentega, susu, herba, dan saus. Dalam tata boga, istilah ini sering dibedakan dari makanan oriental.

Apa saja contoh makanan kontinental?

Contoh makanan kontinental antara lain pizza, spaghetti bolognese, lasagna, coq au vin, ratatouille, paella, bratwurst, schnitzel, risotto, croissant, fondue, goulash, dan quiche lorraine.

Makanan kontinental berasal dari mana?

Makanan kontinental berasal dari tradisi kuliner Eropa, terutama negara seperti Italia, Prancis, Spanyol, Jerman, Belgia, Swiss, Austria, Belanda, dan negara Eropa lain.

Apa ciri utama makanan kontinental?

Ciri utamanya adalah penggunaan herba aromatik, saus, produk susu, roti, pasta, kentang, teknik roasting atau baking, serta penyajian bertahap dari appetizer sampai dessert.

Apakah steak termasuk makanan kontinental?

Steak sering dimasukkan dalam makanan kontinental atau Western food karena memakai teknik grilling, disajikan dengan saus, kentang, dan sayuran.

Apa bedanya makanan kontinental dan oriental?

Makanan kontinental berasal dari tradisi Eropa dan banyak memakai herba, saus, dairy product, roti, pasta, serta kentang. Makanan oriental berasal dari Asia dan lebih sering memakai nasi, mi, kecap, rempah, cabai, dan teknik stir-fry atau mengukus.

Kesimpulan

Makanan kontinental adalah masakan bergaya Eropa yang dikenal dengan penggunaan herba, saus, produk susu, roti, pasta, kentang, serta teknik seperti roasting, baking, grilling, sautéing, poaching, dan braising. Contohnya sangat beragam, mulai dari pizza Italia, coq au vin Prancis, paella Spanyol, bratwurst Jerman, hingga fondue Swiss. Untuk memahami topik ini, lihat juga contoh hidangan, ciri khas, teknik memasak, dan perbedaannya dengan makanan oriental.

Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!