Contoh makanan kontinental yang paling mudah dikenali antara lain pizza dan pasta dari Italia, coq au vin dan ratatouille dari Prancis, paella dari Spanyol, bratwurst dari Jerman, serta croissant dari Prancis. Dalam konteks pelajaran kuliner di Indonesia, makanan kontinental biasanya merujuk pada hidangan bergaya Eropa, terutama Eropa Barat dan Mediterania.
Perlu dicatat, istilah “kontinental” kadang dipakai secara luas untuk menyebut masakan Barat/Eropa. Namun dalam pengertian yang lebih ketat, continental cuisine sering merujuk pada masakan daratan utama Eropa, seperti Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, Belanda, Belgia, Austria, dan sekitarnya.
Ringkasan Contoh Makanan Kontinental dan Asal Negaranya
| No | Makanan Kontinental | Asal Negara | Jenis Hidangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Pizza Margherita | Italia | Main course / makanan utama |
| 2 | Spaghetti Bolognese | Italia | Main course |
| 3 | Lasagna | Italia | Main course |
| 4 | Coq au Vin | Prancis | Main course |
| 5 | Ratatouille | Prancis | Sayuran / lauk pendamping |
| 6 | Croissant | Prancis | Pastry / sarapan |
| 7 | Paella | Spanyol | Main course |
| 8 | Tortilla Española | Spanyol | Appetizer / makanan utama ringan |
| 9 | Bratwurst | Jerman | Main course / street food |
| 10 | Schnitzel | Austria / Jerman | Main course |
| 11 | Beef Stroganoff | Rusia | Main course |
| 12 | Moules-Frites | Belgia | Main course |
| 13 | Goulash | Hungaria | Sup / stew |
| 14 | Risotto | Italia | Main course |
| 15 | Quiche Lorraine | Prancis | Appetizer / makanan utama ringan |
| 16 | Beef Wellington | Inggris | Main course |
| 17 | Fish and Chips | Inggris | Main course |
| 18 | Fondue | Swiss | Hidangan keju / sharing dish |
| 19 | Hutspot | Belanda | Main course sederhana |
| 20 | Crêpe | Prancis | Dessert / camilan |
Apa Itu Makanan Kontinental?
Makanan kontinental adalah hidangan yang berkembang dari tradisi kuliner Eropa. Ciri umumnya adalah penggunaan bahan seperti daging, ikan, kentang, roti, pasta, keju, susu, mentega, minyak zaitun, sayuran, herba aromatik, dan saus. Teknik pengolahannya juga beragam, seperti memanggang, menumis, merebus perlahan, membuat saus, membuat pastry, dan mengolah pasta.
Jika ingin memahami ciri-cirinya lebih detail, baca juga pembahasan tentang ciri khas makanan kontinental.
20 Contoh Makanan Kontinental dan Penjelasannya
1. Pizza Margherita — Italia
Pizza Margherita berasal dari Italia dan dikenal dengan topping sederhana berupa saus tomat, mozzarella, daun basil, serta minyak zaitun. Hidangan ini populer karena rasa yang seimbang dan bahan yang tidak rumit.
2. Spaghetti Bolognese — Italia
Spaghetti Bolognese adalah pasta dengan saus daging dan tomat. Sausnya terinspirasi dari ragù khas Bologna, meskipun dalam tradisi Italia ragù lebih sering dipadukan dengan pasta lebar seperti tagliatelle. Di banyak negara, versi spaghetti menjadi contoh makanan kontinental yang sangat populer.
3. Lasagna — Italia
Lasagna dibuat dari lembaran pasta yang disusun berlapis dengan saus daging, saus tomat, saus béchamel, dan keju. Hidangan ini termasuk makanan utama yang mengenyangkan dan sering disajikan dalam porsi keluarga.
4. Coq au Vin — Prancis
Coq au Vin adalah hidangan ayam yang dimasak perlahan bersama anggur, jamur, bawang, dan herba. Teknik memasak lambat membuat daging lebih empuk dan rasa saus lebih kuat.
5. Ratatouille — Prancis
Ratatouille berasal dari wilayah Provence, Prancis. Hidangan ini memakai sayuran seperti terong, zucchini, paprika, tomat, bawang, dan herba Mediterania. Ratatouille sering dijadikan contoh makanan kontinental yang menonjolkan rasa alami sayuran.
6. Croissant — Prancis
Croissant adalah pastry berlapis mentega dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Makanan ini sering dikaitkan dengan sarapan ala Prancis, meskipun sejarah pastry berlapis juga memiliki pengaruh dari tradisi Eropa Tengah.
7. Paella — Spanyol
Paella berasal dari Valencia, Spanyol. Hidangan ini dibuat dari nasi yang dimasak bersama saffron, sayuran, ayam, kelinci, atau seafood. Paella mudah dikenali dari warna kuning dan cara memasaknya memakai wajan lebar.
8. Tortilla Española — Spanyol
Tortilla Española adalah omelet kentang khas Spanyol. Bahan utamanya telur, kentang, dan bawang. Hidangan ini bisa dimakan sebagai makanan utama ringan, lauk, atau tapas.
9. Bratwurst — Jerman
Bratwurst adalah sosis khas Jerman yang biasanya dipanggang atau ditumis. Hidangan ini sering disajikan dengan mustard, roti, kentang, atau sauerkraut. Bratwurst populer dalam festival dan makanan jalanan Jerman.
10. Schnitzel — Austria / Jerman
Schnitzel adalah irisan daging tipis yang dilapisi tepung roti lalu digoreng hingga renyah. Versi terkenal adalah Wiener Schnitzel dari Austria, biasanya memakai daging sapi muda dan disajikan dengan lemon atau kentang.
11. Beef Stroganoff — Rusia
Beef Stroganoff adalah hidangan daging sapi dengan saus krim asam, jamur, dan bawang. Rasanya gurih dan creamy. Di berbagai negara, hidangan ini sering disajikan bersama pasta, nasi, atau kentang.
12. Moules-Frites — Belgia
Moules-Frites adalah kerang kukus yang disajikan dengan kentang goreng. Kerang biasanya dimasak dengan kaldu, bawang, seledri, peterseli, atau anggur putih. Hidangan ini sangat identik dengan Belgia.
13. Goulash — Hungaria
Goulash adalah sup atau stew berbumbu paprika dari Hungaria. Isinya bisa berupa daging sapi, kentang, bawang, dan sayuran. Rasa hangat dan kaya rempah membuatnya populer di Eropa Tengah.
14. Risotto — Italia
Risotto adalah hidangan nasi Italia yang dimasak perlahan dengan kaldu hingga teksturnya creamy. Variasinya banyak, misalnya risotto jamur, risotto seafood, atau risotto alla Milanese dengan saffron.
15. Quiche Lorraine — Prancis
Quiche Lorraine adalah pie gurih dari Prancis dengan isian telur, krim, keju, dan daging asap. Hidangan ini bisa disajikan hangat atau dingin, cocok sebagai appetizer atau makanan utama ringan.
16. Beef Wellington — Inggris
Beef Wellington adalah fillet daging sapi yang dilapisi jamur cincang dan dibungkus puff pastry, lalu dipanggang. Dalam pengertian kontinental yang ketat, Inggris kadang dipisahkan dari daratan Eropa, tetapi dalam pembahasan kuliner Barat di Indonesia, hidangan ini sering tetap dimasukkan sebagai contoh makanan kontinental.
17. Fish and Chips — Inggris
Fish and Chips terdiri dari ikan berbalut adonan tepung yang digoreng renyah dan disajikan dengan kentang goreng. Sama seperti Beef Wellington, hidangan ini lebih tepat disebut kuliner Inggris, tetapi sering muncul dalam daftar makanan Barat atau kontinental di materi kuliner umum.
18. Fondue — Swiss
Fondue adalah hidangan keju leleh dari Swiss yang disantap dengan roti atau sayuran. Keju dilelehkan dalam wadah khusus dan dimakan bersama-sama, sehingga sering dianggap sebagai hidangan sosial.
19. Hutspot — Belanda
Hutspot adalah makanan Belanda berupa kentang, wortel, dan bawang yang ditumbuk bersama. Biasanya disajikan dengan daging atau sosis. Hidangan ini sederhana, hangat, dan dekat dengan masakan rumahan Eropa.
20. Crêpe — Prancis
Crêpe adalah pancake tipis khas Prancis. Isinya bisa manis, seperti cokelat, buah, dan krim, atau gurih, seperti keju, telur, dan daging. Crêpe sering dijadikan dessert, camilan, atau sarapan.
Ciri-Ciri Makanan Kontinental
- banyak memakai bahan seperti daging, ikan, kentang, pasta, roti, susu, keju, dan mentega;
- rasa cenderung menonjolkan bahan utama, saus, herba, dan teknik memasak;
- sering disajikan bertahap, mulai dari appetizer, soup, main course, hingga dessert;
- teknik masak yang umum antara lain roasting, baking, grilling, boiling, sautéing, dan braising;
- penyajian biasanya lebih rapi dan memperhatikan komposisi piring.
Untuk teknik memasaknya, lihat panduan teknik pengolahan makanan kontinental.
Perbedaan Makanan Kontinental dan Oriental
Makanan kontinental umumnya merujuk pada masakan Eropa, sedangkan makanan oriental merujuk pada masakan Asia Timur dan Asia Tenggara seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, dan Indonesia dalam beberapa konteks pembelajaran. Makanan oriental biasanya lebih banyak memakai bumbu tajam, rempah, kecap, saus fermentasi, nasi, mi, dan teknik seperti stir-fry atau mengukus.
Jika ingin membandingkannya lebih jelas, baca pembahasan perbedaan makanan kontinental dan oriental. Untuk contoh dari Asia, lihat juga contoh makanan oriental dan asal negaranya.
FAQ tentang Makanan Kontinental
Apa saja 10 contoh makanan kontinental?
Contoh 10 makanan kontinental adalah pizza, spaghetti bolognese, lasagna, coq au vin, ratatouille, croissant, paella, bratwurst, schnitzel, dan moules-frites.
Makanan kontinental berasal dari negara mana?
Makanan kontinental berasal dari tradisi kuliner Eropa. Contohnya Italia, Prancis, Spanyol, Jerman, Belgia, Swiss, Austria, Belanda, dan Hungaria.
Apakah croissant termasuk makanan kontinental?
Ya, croissant bisa dimasukkan sebagai makanan kontinental karena termasuk pastry yang sangat identik dengan kuliner Prancis dan tradisi sarapan Eropa.
Apakah pizza termasuk makanan kontinental?
Ya, pizza termasuk makanan kontinental karena berasal dari Italia, salah satu pusat kuliner Eropa yang sering masuk dalam pembahasan continental cuisine.
Apa contoh makanan utama kontinental?
Contoh makanan utama kontinental antara lain lasagna, spaghetti bolognese, paella, coq au vin, beef stroganoff, schnitzel, risotto, dan bratwurst.
Kesimpulan
Contoh makanan kontinental dan asal negaranya sangat beragam, mulai dari pizza dan lasagna dari Italia, coq au vin dan croissant dari Prancis, paella dari Spanyol, bratwurst dari Jerman, hingga fondue dari Swiss. Intinya, makanan kontinental berkaitan erat dengan tradisi kuliner Eropa, teknik memasak yang rapi, penggunaan saus, herba, dairy product, roti, pasta, daging, dan penyajian bertahap.