Read More
Fenolftalein: Warna, Rumus Kimia, pH, dan Fungsinya dalam Titrasi
Kimia

Fenolftalein: Warna, Rumus Kimia, pH, dan Fungsinya dalam Titrasi

Fenolftalein adalah indikator pH yang tidak berwarna dalam asam dan merah muda dalam basa. Simak warna, rumus kimia, trayek pH, struktur, dan fungsi indikator PP dalam titrasi.

LZ
Lili Zulaika
3 Mar 2024 Diperbarui 8 Jun 2026 4 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Fenolftalein: Warna, Rumus Kimia, pH, dan Fungsinya dalam Titrasi

Isi artikel

Iklan

Fenolftalein adalah indikator pH yang tidak berwarna dalam larutan asam atau netral, lalu berubah menjadi merah muda dalam larutan basa. Dalam praktikum kimia, fenolftalein juga sering disebut indikator PP dan banyak digunakan pada titrasi asam basa.

Perubahan warna fenolftalein terjadi pada kisaran pH sekitar 8,2–10. Karena warnanya berubah jelas dari bening menjadi merah muda, indikator ini membantu siswa dan praktikan mengenali titik akhir titrasi.

Artikel ini membahas fenolftalein dari sisi yang paling sering ditanyakan: warna dalam asam dan basa, rumus kimia, struktur, trayek pH, fungsi dalam titrasi, serta contoh penggunaannya.

Ringkasan fenolftalein

AspekPenjelasan
NamaFenolftalein atau phenolphthalein
Nama praktikumIndikator PP
Rumus kimiaC20H14O4
Warna dalam asamTidak berwarna
Warna dalam netralUmumnya tidak berwarna
Warna dalam basaMerah muda
Trayek pHSekitar pH 8,2–10
Fungsi utamaIndikator asam basa dan titik akhir titrasi

Fenolftalein berubah warna menjadi apa?

Fenolftalein berubah warna menjadi merah muda ketika larutan bersifat basa. Jika larutan bersifat asam atau netral, fenolftalein biasanya tetap tidak berwarna.

Jadi, jika suatu larutan yang ditetesi fenolftalein berubah merah muda, larutan tersebut menunjukkan sifat basa. Sebaliknya, jika tetap bening, larutan bisa bersifat asam atau netral, sehingga perlu informasi tambahan jika ingin memastikan pH-nya.

Warna fenolftalein dalam asam, netral, dan basa

LarutanWarna fenolftaleinMakna umum
AsamTidak berwarnapH berada di bawah trayek perubahan PP
NetralTidak berwarnapH sekitar 7, belum masuk daerah perubahan warna
BasaMerah mudapH masuk atau melewati trayek perubahan PP

Rumus kimia fenolftalein

Rumus kimia fenolftalein adalah C20H14O4. Rumus ini menunjukkan bahwa satu molekul fenolftalein tersusun dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen.

Dalam pembahasan indikator asam basa, fenolftalein kadang ditulis secara sederhana sebagai HIn. Bentuk HIn digunakan untuk menggambarkan indikator dalam bentuk asam, sedangkan In- menggambarkan bentuk basanya yang berwarna.

Struktur fenolftalein dan penyebab perubahan warna

Fenolftalein dapat berubah warna karena struktur molekulnya berubah mengikuti pH larutan. Pada suasana asam atau netral, bentuk yang dominan tidak berwarna. Ketika pH naik ke daerah basa, struktur berubah sehingga muncul warna merah muda.

Perubahan struktur ini berkaitan dengan kesetimbangan bentuk indikator. Saat larutan makin basa, bentuk berwarna menjadi lebih dominan, sehingga warna merah muda terlihat semakin jelas.

pH fenolftalein

Trayek perubahan warna fenolftalein berada sekitar pH 8,2–10. Di bawah kisaran tersebut, fenolftalein umumnya tidak berwarna. Di dalam kisaran itu, warna merah muda mulai muncul. Di atasnya, warna merah muda tampak lebih jelas.

Karena trayek pH-nya berada di daerah basa, fenolftalein cocok untuk titrasi yang titik akhirnya berada dekat atau melewati daerah pH tersebut.

Fungsi fenolftalein dalam titrasi asam basa

Dalam titrasi asam basa, fenolftalein berfungsi sebagai indikator titik akhir. Banyak larutan asam dan basa tidak berwarna, sehingga perubahan reaksi sulit dilihat langsung. Fenolftalein memberi tanda visual berupa perubahan warna merah muda.

Pada praktik titrasi, larutan biasanya dihentikan ketika warna merah muda pucat mulai muncul dan bertahan setelah larutan digoyangkan. Warna yang terlalu pekat sering menandakan titran sudah berlebih.

Titik akhir dan titik ekuivalen

Titik akhir titrasi adalah saat indikator berubah warna. Titik ekuivalen adalah saat jumlah mol asam dan basa sudah bereaksi sesuai perbandingan reaksi.

Keduanya tidak selalu persis sama. Karena itu, indikator dipilih agar perubahan warnanya terjadi sedekat mungkin dengan titik ekuivalen. Fenolftalein cocok jika trayek pH-nya sesuai dengan lonjakan pH di sekitar titik ekuivalen.

Contoh penggunaan fenolftalein

Titrasi asam kuat dengan basa kuat

Pada titrasi HCl dengan NaOH, larutan awal bersifat asam sehingga fenolftalein tidak berwarna. Saat NaOH ditambahkan, pH naik. Mendekati akhir titrasi, perubahan pH berlangsung cepat dan warna merah muda pucat mulai muncul.

Titrasi asam lemah dengan basa kuat

Pada titrasi asam asetat dengan NaOH, titik ekuivalen berada di daerah basa. Karena itu, fenolftalein sering cocok digunakan karena trayek warnanya berada pada daerah pH basa.

Kapan fenolftalein kurang tepat?

Fenolftalein kurang tepat digunakan jika titik ekuivalen titrasi berada di daerah asam. Untuk titrasi seperti itu, indikator dengan trayek pH lebih rendah dapat lebih sesuai.

Prinsipnya, indikator harus dipilih berdasarkan daerah lonjakan pH pada kurva titrasi, bukan hanya karena indikator tersebut populer.

Baca juga

Kesimpulan

Fenolftalein adalah indikator pH dengan rumus kimia C20H14O4. Indikator ini tidak berwarna dalam larutan asam atau netral dan berubah menjadi merah muda dalam larutan basa, terutama pada kisaran pH sekitar 8,2–10.

Dalam titrasi asam basa, fenolftalein membantu menunjukkan titik akhir titrasi. Warna merah muda pucat yang bertahan menjadi tanda visual bahwa titrasi perlu dihentikan.

FAQ

Fenolftalein berwarna apa dalam asam?

Dalam larutan asam, fenolftalein tidak berwarna.

Fenolftalein berwarna apa dalam basa?

Dalam larutan basa, fenolftalein berwarna merah muda.

Apa rumus kimia fenolftalein?

Rumus kimia fenolftalein adalah C20H14O4.

Berapa trayek pH fenolftalein?

Trayek perubahan warna fenolftalein umumnya sekitar pH 8,2–10.

Apa fungsi indikator PP?

Indikator PP atau fenolftalein berfungsi menunjukkan perubahan pH dan titik akhir titrasi asam basa.

Jika fenolftalein berubah merah muda, larutan bersifat apa?

Jika fenolftalein berubah merah muda, larutan tersebut bersifat basa.

Iklan
LZ

Lili Zulaika

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!