Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajdah dalam Al-Qur'an. Sujud ini menjadi bentuk ketundukan kepada Allah saat seorang Muslim bertemu ayat yang berisi perintah atau isyarat sujud.
Pelaksanaannya bisa dilakukan saat shalat atau di luar shalat. Tata caranya perlu disesuaikan dengan kondisi: apakah sedang menjadi imam, makmum, shalat sendiri, atau membaca Al-Qur'an di luar shalat.
Apa Itu Sujud Tilawah?
Sujud tilawah adalah sujud karena membaca atau mendengar ayat sajdah. Ayat sajdah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur'an yang dianjurkan untuk disertai sujud saat dibaca atau didengar.
Sujud ini berbeda dari sujud dalam shalat wajib. Sujud tilawah dilakukan karena sebab khusus, yaitu bertemu ayat sajdah, bukan karena rangkaian rakaat shalat seperti biasa.
Sujud Tilawah Dilakukan Ketika Apa?
Sujud tilawah dilakukan ketika seseorang membaca atau mendengar ayat sajdah. Contohnya saat:
- membaca Al-Qur'an sendiri;
- mendengar imam membaca ayat sajdah dalam shalat;
- mengikuti tilawah atau kajian Al-Qur'an;
- mendengar bacaan ayat sajdah dari orang lain.
Dalam shalat berjamaah, makmum mengikuti imam. Jika imam melakukan sujud tilawah, makmum ikut sujud. Jika imam tidak sujud, makmum tidak mendahului imam dengan sujud sendiri.
Hukum Sujud Tilawah
Mayoritas ulama memandang sujud tilawah sebagai amalan yang dianjurkan. Sebagian ulama memberi penekanan hukum yang berbeda, tetapi secara umum sujud tilawah dipahami sebagai bentuk adab dan ketundukan saat membaca ayat sajdah.
Karena ada perbedaan rincian dalam fikih, ikuti tuntunan guru atau mazhab yang biasa Anda gunakan, terutama untuk detail seperti syarat wudhu, takbir, atau salam di luar shalat.
Niat Sujud Tilawah
Niat sujud tilawah cukup dihadirkan dalam hati bahwa sujud tersebut dilakukan karena membaca atau mendengar ayat sajdah. Jika ingin melafalkan niat, sebagian orang memakai lafaz seperti berikut:
Nawaitu sujuuda at-tilaawati lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat melakukan sujud tilawah karena Allah Ta'ala.
Yang paling penting adalah maksud ibadahnya jelas, bukan sekadar menghafal lafaz.
Bacaan Sujud Tilawah Arab, Latin, dan Artinya
Salah satu bacaan yang sering dibaca saat sujud tilawah adalah:
سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
Sajada wajhiya lilladzii khalaqahuu wa shawwarahuu wa syaqqa sam'ahuu wa basharahuu bi haulihii wa quwwatih.
Artinya: Wajahku bersujud kepada Zat yang menciptakannya, membentuknya, serta membukakan pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya.
Jika belum hafal bacaan tersebut, sebagian ulama membolehkan membaca tasbih sujud seperti dalam shalat, misalnya Subhaana rabbiyal a'laa. Untuk amalan pribadi, ikuti tuntunan guru agama yang Anda percaya.
Tata Cara Sujud Tilawah di Luar Shalat
Berikut cara umum melakukan sujud tilawah di luar shalat:
- Pastikan Anda mengetahui bahwa ayat yang dibaca atau didengar adalah ayat sajdah.
- Hadirkan niat sujud tilawah karena Allah.
- Menghadap kiblat jika memungkinkan.
- Bertakbir menurut tuntunan yang diikuti.
- Turun sujud satu kali.
- Membaca bacaan sujud tilawah atau tasbih sujud.
- Bangkit dari sujud.
- Menutup sesuai tuntunan yang biasa diikuti.
Beberapa rincian seperti perlu salam atau tidak dapat berbeda dalam pembahasan fikih. Karena itu, jika Anda mengikuti mazhab tertentu, gunakan tuntunan mazhab tersebut.
Tata Cara Sujud Tilawah dalam Shalat
Jika sedang shalat sendiri dan membaca ayat sajdah, tata cara umumnya adalah:
- Selesai membaca ayat sajdah.
- Bertakbir lalu turun sujud tilawah satu kali.
- Membaca bacaan sujud tilawah atau tasbih sujud.
- Bangkit kembali berdiri.
- Melanjutkan bacaan atau langsung rukuk sesuai urutan shalat.
Jika shalat berjamaah, makmum mengikuti imam. Jangan sujud sendiri jika imam tidak melakukan sujud tilawah, karena makmum tidak boleh menyelisihi gerakan imam.
Perbedaan Sujud Tilawah, Sujud Syukur, dan Sujud Sahwi
| Jenis Sujud | Sebab Dilakukan |
|---|---|
| Sujud tilawah | Karena membaca atau mendengar ayat sajdah. |
| Sujud syukur | Karena mendapat nikmat besar atau terhindar dari musibah. |
| Sujud sahwi | Karena lupa atau ada kekurangan tertentu dalam shalat. |
Ketiganya sama-sama berbentuk sujud, tetapi sebab dan tata cara rincinya tidak selalu sama.
Tips Menghafal Bacaan Sujud Tilawah
- Mulai dari bacaan latin dan artinya.
- Dengarkan bacaan dari qari atau ustaz yang tepercaya.
- Hafalkan sedikit demi sedikit.
- Tempel catatan kecil di mushaf atau buku kajian.
- Pahami maknanya agar lebih mudah diingat.
Untuk bacaan doa lain, Anda juga bisa membaca doa sholat taubat nasuha dan doa malam 1 Suro.
FAQ Seputar Sujud Tilawah
Apa itu sujud tilawah?
Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajdah dalam Al-Qur'an.
Sujud tilawah dilakukan kapan?
Sujud tilawah dilakukan saat membaca atau mendengar ayat sajdah, baik di dalam shalat maupun di luar shalat.
Berapa kali sujud tilawah?
Sujud tilawah dilakukan satu kali sujud untuk satu sebab ayat sajdah yang dibaca atau didengar.
Apakah sujud tilawah harus wudhu?
Rincian syarat sujud tilawah dibahas berbeda oleh ulama. Untuk kehati-hatian, lakukan dalam keadaan suci jika memungkinkan, dan ikuti tuntunan guru atau mazhab yang Anda pakai.
Apa bacaan sujud tilawah?
Salah satu bacaannya adalah Sajada wajhiya lilladzii khalaqahuu wa shawwarahuu.... Jika belum hafal, sebagian ulama membolehkan membaca tasbih sujud.
Apakah makmum harus sujud tilawah?
Makmum mengikuti imam. Jika imam sujud tilawah, makmum ikut sujud. Jika imam tidak sujud, makmum tidak sujud sendiri.
Kesimpulan
Tata cara sujud tilawah dilakukan saat membaca atau mendengar ayat sajdah. Secara umum, sujud dilakukan satu kali dengan niat karena Allah dan membaca bacaan sujud tilawah atau tasbih sujud.
Karena ada perbedaan rincian fikih, terutama untuk pelaksanaan di luar shalat, ikuti tuntunan guru atau mazhab yang Anda gunakan. Yang terpenting, sujud tilawah dilakukan sebagai bentuk ketundukan kepada Allah saat bertemu ayat sajdah.