Cara menanam sereh dapat dimulai dari batang segar yang pangkalnya masih utuh. Batang bisa langsung ditanam di media lembap atau ditumbuhkan akarnya lebih dulu di air. Setelah berakar, pindahkan ke pot berdrainase baik, letakkan di tempat cerah, lalu jaga tanah tetap lembap tanpa tergenang.
Di Indonesia, nama sereh dan serai sering dipakai untuk tanaman yang sama. Panduan ini fokus pada serai dapur (Cymbopogon citratus) yang umum digunakan untuk memasak, bukan serai wangi yang lebih banyak dibudidayakan untuk minyak atsiri.
Ringkasan Cara Menanam Sereh
| Tahap | Yang dilakukan |
|---|---|
| Pilih bibit | Gunakan batang segar dengan pangkal putih keras yang tidak terpotong habis |
| Tumbuhkan akar | Rendam bagian pangkal saja dalam air bersih sampai akar baru muncul |
| Siapkan media | Gunakan tanah gembur, kompos, dan bahan pembantu drainase |
| Tanam | Tanam pangkal beberapa sentimeter dan tegakkan batang |
| Rawat | Beri cahaya matahari, siram secukupnya, dan tambah kompos berkala |
| Panen | Ambil batang luar yang sudah besar tanpa membongkar seluruh rumpun |
1. Pilih Batang Sereh yang Masih Layak Tumbuh
Pilih batang yang padat, tidak keriput, tidak berlendir, dan pangkal putihnya masih utuh. Pangkal inilah tempat akar baru dan tunas berkembang. Batang yang dipotong terlalu tinggi dari pangkal atau sudah mengering memiliki peluang tumbuh lebih rendah.
Potong daun bagian atas dan sisakan sekitar 15–20 cm batang. Pemangkasan mengurangi kehilangan air saat akar belum terbentuk. Jangan mengupas terlalu banyak lapisan pangkal karena dapat merusak titik tumbuh.
2. Tumbuhkan Akar di Air
Menumbuhkan akar di air memudahkan Anda memantau batang sebelum dipindahkan ke tanah:
- Masukkan batang ke gelas atau stoples.
- Isi air secukupnya hingga hanya bagian pangkal terendam sekitar 2–3 cm.
- Letakkan di tempat terang dengan cahaya tidak terlalu terik.
- Ganti air ketika keruh atau berbau.
- Pindahkan ke tanah setelah akar putih baru tumbuh beberapa sentimeter dan tunas terlihat aktif.

Waktu munculnya akar tidak selalu sama. Suhu, kesegaran batang, dan kondisi pangkal memengaruhi kecepatan tumbuh. Hindari klaim bahwa semua batang pasti berakar dalam jumlah hari tertentu.
Bisakah Menanam Sereh Tanpa Akar?
Bisa, selama pangkal batang masih utuh. Anda dapat menumbuhkan akar di air lebih dulu atau menanamnya langsung pada media yang lembap. Metode air lebih mudah dipantau, sedangkan tanam langsung mengurangi risiko akar muda rusak saat dipindahkan.
Jika menanam langsung, tancapkan pangkal sekitar 3–5 cm, padatkan media secara ringan, dan jaga kelembapan. Buang batang bila pangkal membusuk, berbau, atau menjadi lembek.
3. Siapkan Pot dan Media Tanam
Sereh membentuk rumpun yang cepat membesar. Gunakan pot berdiameter sekitar 30 cm atau lebih untuk satu kelompok kecil batang. Pot wajib memiliki lubang drainase agar akar tidak terus-menerus terendam.
Media tidak harus memakai satu resep mutlak. Campurkan tanah gembur dengan kompos atau pupuk kandang matang, lalu tambahkan sekam bakar, pasir kasar, atau bahan lain yang membantu air mengalir. Media yang baik terasa remah dan tidak berubah menjadi lumpur padat setelah disiram.
Untuk memahami kondisi media, lihat panduan mengenali ciri tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman.
4. Pindahkan Batang ke Tanah
- Isi pot dengan media dan sisakan ruang beberapa sentimeter dari bibir pot.
- Buat lubang kecil sesuai panjang akar.
- Masukkan akar tanpa melipat atau mematahkannya.
- Tutup pangkal dengan tanah sekitar 3–5 cm.
- Padatkan ringan agar batang berdiri tegak.
- Siram sampai air keluar dari lubang bawah pot.
Jika menanam beberapa batang, beri ruang agar setiap anakan dapat berkembang. Pot yang terlalu penuh cepat berebut air dan unsur hara.
5. Rawat agar Sereh Cepat Rimbun
Cahaya
Letakkan tanaman di area yang memperoleh banyak cahaya matahari. Jika sebelumnya batang hanya mendapat cahaya dalam ruangan, pindahkan secara bertahap agar daun tidak langsung terbakar.
Penyiraman
Siram ketika permukaan media mulai mengering. Pada cuaca panas, kebutuhan air meningkat; pada musim hujan, kurangi penyiraman. Jangan memakai jadwal kaku tanpa memeriksa kondisi tanah.
Pemupukan
Tambahkan kompos atau pupuk organik matang secara berkala dalam jumlah wajar. Hindari pupuk kandang yang belum matang karena dapat panas, berbau, dan mengganggu akar. Baca juga kegunaan pupuk organik untuk media tanam.
Ruang tumbuh
Jika akar memenuhi pot, pertumbuhan melambat, atau air langsung lolos tanpa membasahi media, pindahkan rumpun ke wadah lebih besar atau bagi menjadi beberapa rumpun.

Cara Menanam Sereh Langsung di Tanah
Pilih lokasi yang tidak mudah tergenang dan mendapat cukup matahari. Gemburkan tanah, campurkan bahan organik matang, lalu tanam batang berakar atau pecahan rumpun. Untuk kebun rumah, beri jarak yang cukup agar rumpun tidak saling berhimpitan dan tersedia ruang saat panen.
Perbanyakan paling andal untuk rumpun yang sudah besar adalah memisahkan anakan beserta sebagian akarnya. Metode ini biasanya lebih cepat mapan dibanding batang dapur yang belum berakar.
Masalah yang Sering Terjadi
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Yang dapat dilakukan |
|---|---|---|
| Pangkal lembek dan berbau | Air rendaman kotor atau media tergenang | Buang bagian busuk, bersihkan wadah, dan perbaiki drainase |
| Ujung daun mengering | Kurang air, panas mendadak, atau akar terganggu | Periksa kelembapan dan biasakan tanaman ke matahari bertahap |
| Daun pucat dan pertumbuhan lambat | Kurang cahaya atau unsur hara | Pindahkan ke lokasi lebih terang dan tambahkan kompos matang |
| Batang tidak berakar | Pangkal terpotong atau batang terlalu tua | Ganti dengan batang segar yang pangkalnya utuh |
| Rumpun sesak | Pot terlalu kecil | Bagi rumpun atau pindahkan ke pot lebih besar |
Kapan dan Bagaimana Memanen Sereh?
Panen setelah rumpun cukup kokoh dan memiliki beberapa batang besar. Ambil batang bagian luar terlebih dahulu. Pegang dekat pangkal, lalu potong dengan pisau bersih atau pisahkan satu anakan secara hati-hati. Sisakan batang muda di tengah agar rumpun terus berkembang.
Jangan memanen semua batang sekaligus pada tanaman yang baru mapan. Setelah panen, rapikan daun kering, tambahkan sedikit kompos, dan siram bila media kering.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama akar sereh tumbuh di air?
Akar dapat mulai terlihat dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung kesegaran batang dan suhu. Pindahkan setelah akar putih cukup kuat, bukan semata-mata berdasarkan jumlah hari.
Apakah sereh bisa ditanam dari batang pasar?
Bisa jika batang masih segar dan bagian pangkalnya tidak terpotong habis. Batang yang sudah kering atau membusuk sebaiknya tidak digunakan.
Apakah sereh harus ditumbuhkan di air dulu?
Tidak. Batang berpangkal utuh dapat langsung ditanam pada media lembap. Menumbuhkan akar di air hanya memudahkan pemantauan.
Berapa ukuran pot untuk sereh?
Gunakan pot sekitar 30 cm atau lebih untuk memberi ruang bagi rumpun. Pindahkan atau bagi tanaman jika akar dan anakan sudah memenuhi wadah.
Sereh berkembang biak dengan cara apa?
Sereh umumnya diperbanyak secara vegetatif melalui pemisahan anakan atau rumpun. Batang dapur yang pangkalnya utuh juga dapat menumbuhkan akar baru.
Kesimpulan
Menanam sereh tidak memerlukan teknik rumit. Kunci utamanya adalah batang dengan pangkal utuh, media gembur yang tidak tergenang, cahaya cukup, dan penyiraman sesuai kondisi tanah. Setelah rumpun mapan, panen batang luar secara bertahap agar tanaman terus menghasilkan anakan baru.