Read More
Pohon Cempedak: Ciri-Ciri, Daun, Buah, Habitat, dan Cara Menanamnya
Tanaman

Pohon Cempedak: Ciri-Ciri, Daun, Buah, Habitat, dan Cara Menanamnya

Pohon cempedak adalah pohon buah tropis bernama ilmiah Artocarpus integer. Kenali ciri batang, daun, buah, habitat, perbedaan dengan nangka, dan cara menanamnya.

RS
Raka Santoso
23 Mei 2026 6 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Pohon Cempedak: Ciri-Ciri, Daun, Buah, Habitat, dan Cara Menanamnya

Isi artikel

Pohon cempedak adalah pohon buah tropis dari keluarga Moraceae dengan nama ilmiah Artocarpus integer. Pohon ini masih berkerabat dekat dengan nangka dan sukun. Ciri khasnya adalah tajuk yang rimbun, daun hijau mengilap, batang berkayu, serta buah lonjong beraroma kuat yang biasanya muncul pada batang atau cabang besar.

Di Indonesia, cempedak banyak dikenal karena buahnya yang manis, lembut, dan sering digoreng. Namun, mengenali pohonnya juga penting, terutama jika Anda ingin membedakannya dari pohon nangka atau ingin menanam cempedak di pekarangan.

Jawaban Cepat: Seperti Apa Pohon Cempedak?

  • Pohon buah tropis bernama ilmiah Artocarpus integer.
  • Dapat tumbuh menjadi pohon sedang hingga besar, sekitar 10-20 meter.
  • Daunnya hijau, cukup lebar, dan tersusun pada ranting.
  • Buahnya lonjong, berkulit hijau kekuningan sampai cokelat kekuningan saat matang.
  • Aromanya lebih kuat daripada nangka, dengan daging buah lembut dan manis.
  • Cocok tumbuh di daerah panas-lembap dengan tanah berdrainase baik.

Jika ingin mengenal buahnya secara khusus, baca juga buah cempedak adalah.

Ciri-Ciri Pohon Cempedak

Pohon cempedak umumnya tumbuh tegak dengan tajuk cukup rapat. Pada kondisi yang baik, pohon dapat menjadi cukup tinggi dan rindang. Batangnya berkayu, berwarna cokelat keabu-abuan sampai cokelat tua, dan dapat tampak agak kasar seiring usia pohon.

Beberapa ciri yang mudah diamati:

  • Batang: tegak, berkayu, dan menjadi tempat buah dapat muncul pada pohon dewasa.
  • Tajuk: rimbun, dengan cabang yang menyebar.
  • Daun: hijau, relatif lebar, dan membantu membedakan pohon muda dari tanaman buah lain.
  • Buah: lonjong, lebih kecil dari banyak jenis nangka, beraroma kuat saat matang.
  • Getah: seperti kerabat Artocarpus lain, bagian tanaman dapat mengeluarkan getah.

Daun Pohon Cempedak

Daun pohon cempedak biasanya berwarna hijau dan tampak cukup tebal. Pada tanaman muda, bentuk daun bisa terlihat lebih bervariasi, sedangkan pada pohon dewasa daun umumnya tampak lebih utuh dan memanjang.

Daun yang sehat biasanya terlihat segar, tidak menguning berlebihan, dan tidak banyak berlubang. Jika daun banyak menguning, rontok, atau bercak, penyebabnya bisa berupa kekurangan air, drainase buruk, serangan hama, atau kondisi tanah yang kurang sesuai.

Buah pada Pohon Cempedak

Buah cempedak berbentuk lonjong atau agak memanjang. Kulitnya berduri tumpul dan warnanya berubah dari hijau menuju kuning kecokelatan saat matang. Aromanya kuat dan mudah dikenali, terutama ketika buah sudah masak.

Daging buah cempedak biasanya kuning sampai oranye, lebih lembut dibanding nangka, dan rasanya manis legit. Karena teksturnya lembut dan aromanya khas, cempedak sering dimakan langsung atau diolah menjadi cempedak goreng.

Perbedaan Pohon Cempedak dan Nangka

Pohon cempedak dan nangka memang mirip karena masih satu kerabat. Namun, keduanya bisa dibedakan dari buah, aroma, tekstur daging, dan beberapa ciri pohonnya.

AspekPohon CempedakPohon Nangka
BuahUmumnya lebih kecil dan lonjongBiasanya lebih besar
Aroma buahLebih kuat dan tajamLebih ringan dibanding cempedak
Daging buahLembut, manis, agak lumerLebih kenyal dan berserat
Olahan populerCempedak goreng, mandai, dimakan matangGudeg, sayur nangka, buah matang

Untuk perbandingan yang lebih lengkap, baca perbedaan cempedak dan nangka.

Habitat dan Syarat Tumbuh Pohon Cempedak

Cempedak cocok tumbuh di wilayah tropis yang hangat dan lembap. Tanaman ini menyukai sinar matahari cukup, tanah yang subur, dan drainase yang baik. Tanah yang terlalu sering tergenang kurang ideal karena dapat mengganggu pertumbuhan akar.

Secara umum, pohon cempedak lebih cocok ditanam di:

  • daerah panas sampai lembap;
  • lahan terbuka dengan cahaya matahari cukup;
  • tanah gembur dan tidak mudah tergenang;
  • pekarangan luas atau kebun karena pohonnya bisa membesar;
  • wilayah tropis dataran rendah hingga menengah, tergantung kondisi setempat.

Cara Menanam Pohon Cempedak

Menanam cempedak bisa dimulai dari biji atau bibit. Untuk hasil yang lebih praktis, banyak orang memilih bibit karena pertumbuhannya lebih mudah dipantau dan sifat tanamannya lebih jelas.

  1. Pilih bibit sehat. Pilih bibit yang batangnya tegak, daunnya segar, dan tidak terserang hama.
  2. Siapkan lokasi tanam. Pilih tempat yang mendapat sinar matahari cukup dan punya ruang tumbuh.
  3. Perbaiki tanah. Gunakan tanah gembur dan tambahkan bahan organik seperti kompos matang.
  4. Tanam bibit dengan hati-hati. Jangan merusak akar saat memindahkan bibit.
  5. Siram secukupnya. Jaga kelembapan tanah, tetapi hindari genangan.
  6. Beri mulsa atau penutup tanah. Ini membantu menjaga kelembapan dan mengurangi gulma.

Perawatan agar Pohon Cempedak Sehat

Agar pohon tumbuh sehat, perawatan perlu dilakukan sejak awal. Perawatan paling penting meliputi penyiraman, pemupukan, pemangkasan ringan, dan pengendalian hama.

  • Penyiraman: lakukan rutin pada masa awal tanam, terutama saat cuaca kering.
  • Pemupukan: gunakan pupuk organik atau pupuk buah sesuai kebutuhan tanah.
  • Pemangkasan: pangkas cabang yang mati, sakit, atau terlalu rapat.
  • Pengendalian gulma: bersihkan area sekitar batang agar nutrisi tidak banyak bersaing.
  • Pemantauan hama: periksa daun, batang, dan buah secara berkala.

Pohon Cempedak Berbuah Berapa Tahun?

Waktu berbuah pohon cempedak bisa berbeda tergantung asal bibit, perawatan, iklim, dan kesuburan tanah. Tanaman dari biji biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibanding bibit hasil perbanyakan tertentu.

Sebagai gambaran umum, pohon buah tropis seperti cempedak memerlukan beberapa tahun sebelum mulai berbuah stabil. Jika ingin pohon lebih cepat produktif, pilih bibit sehat, tanam di lokasi yang tepat, dan rawat secara konsisten.

Apakah Pohon Cempedak Bisa Ditanam dalam Pot?

Pohon cempedak pada dasarnya lebih ideal ditanam di tanah langsung karena ukurannya bisa besar. Menanam dalam pot bisa dilakukan pada fase bibit atau sebagai percobaan, tetapi untuk pertumbuhan jangka panjang, pot harus sangat besar dan perawatannya lebih intensif.

Jika lahan terbatas, pertimbangkan apakah Anda benar-benar punya ruang untuk tajuk dan akar pohon. Jangan menanam terlalu dekat dengan bangunan, pagar, atau saluran air.

Apakah Pohon Cempedak Bisa Dicangkok?

Perbanyakan cempedak dapat dilakukan dengan beberapa cara, termasuk dari biji dan teknik vegetatif tertentu. Namun, keberhasilan cangkok atau sambung sangat bergantung pada keterampilan, kondisi tanaman induk, dan perawatan setelah perbanyakan.

Untuk pemula, membeli bibit cempedak sehat dari penangkar tepercaya biasanya lebih mudah daripada mencoba mencangkok sendiri.

FAQ

Pohon cempedak adalah pohon apa?

Pohon cempedak adalah pohon buah tropis dari keluarga Moraceae dengan nama ilmiah Artocarpus integer.

Bagaimana ciri pohon cempedak?

Ciri pohon cempedak antara lain batang berkayu, tajuk rimbun, daun hijau, dan buah lonjong beraroma kuat yang muncul pada batang atau cabang besar.

Apa bedanya pohon cempedak dan nangka?

Keduanya mirip, tetapi buah cempedak umumnya lebih kecil, aromanya lebih kuat, dan daging buahnya lebih lembut dibanding nangka.

Pohon cempedak cocok ditanam di mana?

Pohon cempedak cocok di daerah tropis yang hangat dan lembap, dengan tanah subur, cahaya matahari cukup, dan drainase baik.

Apakah pohon cempedak bisa cepat berbuah?

Bisa lebih cepat jika bibitnya bagus, lokasi tanam sesuai, dan perawatannya konsisten. Namun, waktu berbuah tetap dipengaruhi jenis bibit, iklim, dan kondisi tanah.

Kesimpulan

Pohon cempedak adalah pohon buah tropis yang masih berkerabat dengan nangka. Ciri utamanya meliputi tajuk rimbun, daun hijau, batang berkayu, serta buah lonjong beraroma kuat dengan daging lembut dan manis.

Jika ingin menanamnya, pilih lokasi yang cukup luas, terkena sinar matahari, dan memiliki tanah berdrainase baik. Dengan bibit sehat dan perawatan konsisten, pohon cempedak dapat menjadi tanaman buah yang produktif sekaligus menarik untuk kebun tropis.

RS

Raka Santoso

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!