Sebastian del Cano adalah seorang navigator asal Spanyol yang terkenal karena keberhasilannya menyelesaikan pelayaran keliling dunia pertama dalam sejarah. Perjalanan ini dimulai pada tahun 1519 sebagai bagian dari ekspedisi yang dipimpin Ferdinand Magellan. Namun, setelah Magellan tewas di Filipina pada tahun 1521, del Cano mengambil alih komando kapal Victoria dan membawa sisa awak kembali ke Spanyol. Ekspedisi ini tidak hanya membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat, tetapi juga membuka jalur perdagangan baru yang menghubungkan Eropa dengan Asia melalui Samudra Pasifik dan Hindia.
Rute Perjalanan Sebastian del Cano
Perjalanan dimulai dari pelabuhan Sanlúcar de Barrameda, Spanyol, pada 20 September 1519. Ekspedisi ini terdiri dari lima kapal: Concepción, San Antonio, Santiago, Trinidad, dan Victoria. Tujuan utama mereka adalah mencapai Kepulauan Maluku (Spice Islands) di Indonesia untuk mendapatkan rempah-rempah seperti cengkih dan pala, yang sangat berharga pada masa itu.
Tahap Awal: Atlantik dan Amerika Selatan
- Armada melintasi Samudra Atlantik menuju pantai timur Amerika Selatan.
- Mereka singgah di Puerto San Julián (Argentina) untuk perbekalan.
- Salah satu kapal, Santiago, hancur akibat badai.
- Ekspedisi kemudian menemukan Selat Magellan, jalur sempit di ujung selatan Amerika Selatan, pada tahun 1520. Selat ini menjadi pintu gerbang menuju Samudra Pasifik.
Samudra Pasifik: Tantangan Besar
- Setelah melewati Selat Magellan, armada memasuki Samudra Pasifik yang luas. Perjalanan ini sangat berat karena kekurangan makanan dan air bersih.
- Mereka akhirnya mencapai Kepulauan Mariana dan Filipina pada tahun 1521. Di Filipina, Magellan terbunuh dalam pertempuran dengan penduduk lokal di Pulau Mactan.
Kepemimpinan Del Cano
- Setelah kematian Magellan, Sebastian del Cano mengambil alih komando kapal Victoria. Dua kapal lainnya, Concepción dan San Antonio, sudah hilang atau kembali ke Spanyol sebelumnya.
- Del Cano memimpin perjalanan menuju Kepulauan Maluku (Indonesia), yang mereka capai pada November 1521. Mereka mengisi kapal dengan rempah-rempah seperti cengkih dan pala.
Perjalanan Pulang: Hindia dan Afrika
- Dari Maluku, del Cano membawa kapal Victoria ke arah barat melalui Samudra Hindia.
- Mereka melewati Tanjung Harapan di ujung selatan Afrika sebelum akhirnya tiba kembali di Spanyol pada 6 September 1522.
Keberhasilan Bersejarah
Ekspedisi ini berlangsung selama hampir tiga tahun dan hanya menyisakan satu kapal (Victoria) serta 18 awak dari total sekitar 270 orang yang berangkat. Meskipun penuh dengan tantangan seperti badai, penyakit, dan konflik dengan penduduk lokal, perjalanan ini menjadi tonggak sejarah maritim dunia. Raja Spanyol memberikan penghargaan kepada Sebastian del Cano berupa globe bertuliskan Primus circumdedisti me (“Kau yang pertama kali mengitariku”) sebagai pengakuan atas jasanya.
Dampak Perjalanan
Pelayaran keliling dunia oleh Magellan dan del Cano membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat serta membuka jalur perdagangan baru antara Eropa dan Asia. Selain itu, keberhasilan ini memperkuat dominasi maritim Spanyol dalam eksplorasi global selama abad ke-16.
Terima kasih telah membaca artikel ini! Semoga cerita tentang rute perjalanan Sebastian del Cano memberikan wawasan baru tentang sejarah penjelajahan dunia. Jangan lupa untuk kembali lagi nanti untuk membaca kisah menarik lainnya!