Read More
Pengertian Latar: Jenis, Fungsi, dan Contoh dalam Cerita
Pendidikan

Pengertian Latar: Jenis, Fungsi, dan Contoh dalam Cerita

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam karya sastra. Pelajari pengertian, 3 jenis latar (tempat, waktu, suasana), fungsi, dan cara menganalisisnya dengan contoh lengkap.

WC
Wah Cha Yup
7 Apr 2026 4 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Pengertian Latar: Jenis, Fungsi, dan Contoh dalam Cerita

Isi artikel

Iklan

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya sastra. Dalam istilah sastra Inggris, latar dikenal dengan istilah setting. Sebagai salah satu unsur intrinsik cerita, kehadiran latar sangat penting karena membantu pembaca memahami konteks dan memvisualisasikan setiap adegan dalam cerita.

Menurut Andri Wicaksono dalam buku Pengkajian Prosa Fiksi (2017), latar adalah bagian cerita atau landas tumpu yang mengacu pada masalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa, serta lingkungan sosial yang digambarkan untuk menghidupkan peristiwa. Artinya, tanpa latar yang jelas, sebuah cerita akan terasa hambar dan sulit dibayangkan oleh pembaca.

Ilustrasi tiga jenis latar dalam cerita: waktu, tempat, dan suasana

Jenis-Jenis Latar dalam Cerita

Dalam karya sastra Indonesia, terdapat 3 jenis latar utama yang wajib dipahami oleh pelajar dan penulis:

1. Latar Tempat

Latar tempat adalah lokasi atau tempat di mana peristiwa dalam cerita terjadi. Tempat ini bisa berupa lokasi nyata seperti kota, desa, sekolah, rumah, pasar, hingga lokasi imajiner seperti planet lain atau kerajaan fantasi.

Contoh latar tempat: "Pagi itu, Rina berjalan menyusuri pasar tradisional Desa Sukamaju yang ramai dengan pedagang sayur dan ikan." Kalimat ini menunjukkan bahwa tempat kejadian berada di sebuah pasar tradisional di sebuah desa.

2. Latar Waktu

Latar waktu mengacu pada kapan peristiwa dalam cerita terjadi. Waktu ini bisa berupa waktu konkret (pagi, siang, malam hari) maupun waktu yang lebih luas (masa penjajahan, era modern, masa depan).

Contoh latar waktu: "Pada malam hari menjelang Idul Fitri 1945, seluruh warga kampung berkumpul di balai desa untuk merencanakan kemerdekaan." Kalimat ini menunjukkan waktu kejadian yang spesifik.

3. Latar Suasana

Latar suasana menggambarkan situasi atau kondisi yang meliputi peristiwa dalam cerita. Suasana bisa bersifat fisik (hujan deras, terik matahari) maupun psikologis (sedih, tegang, gembira, misterius).

Contoh latar suasana: "Suasana haru dan penuh tangis menyelimuti ruangan saat Budi mengumumkan kepergiannya ke luar negeri." Kalimat ini menunjukkan suasana emosional yang sedih.

Fungsi Latar dalam Cerita

Berdasarkan buku Kajian Psikologi Sastra dalam Novel Negeri 5 Menara karya Yeni Hidayat (2021), latar memiliki 5 fungsi utama dalam sebuah cerita:

No. Fungsi Latar Penjelasan
1 Meyakinkan pembaca Membuat pembaca percaya bahwa peristiwa dalam cerita benar-benar terjadi
2 Menghidupkan cerita Memberikan kesan nyata dan hidup pada setiap adegan
3 Memberi konteks peristiwa Menjelaskan latar belakang situasi yang dialami tokoh
4 Informasi ruang dan tempat Memberikan detail lokasi agar pembaca dapat membayangkan tempat kejadian
5 Proyeksi keadaan batin tokoh Mencerminkan perasaan dan emosi tokoh melalui deskripsi lingkungan

Contoh Analisis Latar dalam Cerita

Untuk memahami cara menganalisis latar, perhatikan cuplikan cerita berikut:

"Pada subuh hari yang dingin, Pak Harto berjalan pelan menyusuri tepi Sungai Bengawan Solo. Kabut tebal masih menyelimuti permukaan air. Suasana sunyi dan mistis terasa menyelubungi seluruh tubuhnya."

Dari cuplikan tersebut, kita dapat mengidentifikasi tiga jenis latar sekaligus:

  • Latar waktu: Subuh hari (waktu spesifik dalam sehari)
  • Latar tempat: Tepi Sungai Bengawan Solo (lokasi geografis nyata di Jawa Timur)
  • Latar suasana: Dingin, sunyi, dan mistis (kondisi fisik dan psikologis)

Cara Menentukan Latar dalam Cerita

Berikut langkah-langkah praktis untuk menentukan latar dalam sebuah cerita atau cerpen:

  1. Baca keseluruhan cerita untuk memahami alur secara menyeluruh.
  2. Tandai kata kunci yang merujuk pada tempat (nama daerah, gedung, ruangan), waktu (jam, tanggal, musim, era), dan suasana (kata sifat yang menggambarkan kondisi).
  3. Kelompokkan temuan ke dalam tiga kategori: latar tempat, latar waktu, dan latar suasana.
  4. Analisis fungsi latar tersebut terhadap perkembangan cerita dan karakter tokoh.

Penting untuk dicatat bahwa dalam satu cerita bisa terdapat lebih dari satu latar. Sebuah novel misalnya, biasanya memiliki beberapa latar tempat dan waktu yang berbeda seiring perkembangan alur cerita. Menurut data Kemendikbud RI, kemampuan menganalisis unsur intrinsik seperti latar merupakan salah satu kompetensi dasar yang diujikan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dari jenjang SMP hingga SMA.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan latar dan alur dalam cerita?

Alur adalah urutan peristiwa dalam cerita (awal, tengah, akhir), sedangkan latar adalah tempat, waktu, dan suasana di mana peristiwa tersebut terjadi. Keduanya saling melengkapi sebagai unsur intrinsik pembangun cerita.

Apakah latar bisa berubah dalam satu cerita?

Ya, sebuah cerita bisa memiliki beberapa latar yang berubah seiring perkembangan alur. Misalnya, tokoh utama pindah dari desa ke kota, atau cerita yang menceritakan kehidupan tokoh dari masa kecil hingga dewasa.

Berapa jenis latar yang ada dalam cerita?

Secara umum ada 3 jenis latar utama: latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Beberapa ahli sastra juga menambahkan latar sosial (lingkungan masyarakat dan budaya) sebagai jenis keempat.

Mengapa latar penting dalam cerita?

Latar penting karena membuat cerita terasa nyata dan hidup. Tanpa latar, pembaca tidak bisa membayangkan di mana dan kapan peristiwa terjadi, sehingga cerita akan terasa datar dan tidak menarik.

Bagaimana cara menggambar latar dalam cerpen?

Cara menggambar latar adalah dengan mencari kata atau kalimat dalam cerpen yang merujuk pada tempat, waktu, dan suasana. Kemudian, kelompokkan dan analisis hubungannya dengan alur dan karakter tokoh.

Iklan
WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!