Mencari contoh majas untuk memperkaya tulisan atau memahami pelajaran Bahasa Indonesia? Anda berada di tempat yang tepat. Majas atau gaya bahasa adalah teknik untuk membuat tulisan lebih hidup, imajinatif, dan berkesan.
Penggunaannya sangat luas, mulai dari karya sastra seperti puisi dan novel hingga tulisan sehari-hari seperti artikel dan iklan. Berikut adalah kumpulan lengkap contoh majas yang dikelompokkan berdasarkan jenis-jenisnya untuk memudahkan Anda.
Contoh Majas Perbandingan
Majas ini digunakan untuk membandingkan satu hal dengan hal lainnya untuk menciptakan gambaran yang lebih jelas dan menarik.
1. Contoh Majas Metafora
(Perbandingan langsung tanpa kata hubung)
- Raja siang telah kembali ke peraduannya.
- Dia dianggap sebagai bintang kelas karena prestasinya.
- Perpustakaan adalah gudang ilmu yang tak ternilai.
- Senyumnya adalah pelita di tengah kegelapan hatiku.
- Masa depan adalah kanvas kosong yang siap kita lukis.
2. Contoh Majas Simile/Perumpamaan
(Perbandingan menggunakan kata hubung: seperti, bagai, laksana, bak)
- Wajahnya berseri bagai rembulan di malam hari.
- Semangatnya berkobar seperti api yang membara.
- Langkahnya ringan bak kapas yang tertiup angin.
- Mereka bersahabat erat laksana surat dan prangko.
- Tekadnya keras seperti baja.
3. Contoh Majas Personifikasi
(Memberikan sifat manusia pada benda mati)
- Angin malam berbisik lembut menyampaikan salam rindu.
- Ombak di lautan saling berkejaran menuju pantai.
- Pena itu menari-nari di atas kertas putih.
- Lampu-lampu kota berkedip genit menyambut malam.
- Waktu terus berlari tanpa pernah mau menunggu.
4. Contoh Majas Eufemisme
(Menghaluskan ungkapan agar lebih sopan)
- Ia adalah seorang tuna netra yang berprestasi. (menggantikan: buta)
- Beberapa karyawan terpaksa dirumahkan oleh perusahaan. (menggantikan: di-PHK)
- Anak itu sedikit terlambat dalam perkembangan bicaranya. (menggantikan: gagap)
5. Contoh Majas Metonimia
(Menggunakan merek atau atribut untuk menggantikan benda)
- Setiap pagi, ayah membaca Kompas sambil minum kopi.
- Untuk bekal, ibu membawakanku dua botol Aqua.
- Kami pergi ke sekolah naik Gojek.
Contoh Majas Sindiran
Majas ini digunakan untuk menyampaikan kritik atau cemoohan secara tidak langsung.
6. Contoh Majas Ironi
(Sindiran halus dengan menyatakan kebalikannya)
- Cepat sekali kamu datang, sampai acaranya sudah selesai.
- Rapi sekali kamarmu, seperti kapal pecah.
- Bagus sekali nilaimu, banyak dihiasi warna merah.
7. Contoh Majas Sinisme
(Sindiran yang lebih lugas dan cenderung meremehkan)
- Percuma kamu bicara, tidak akan ada yang mendengarkanmu.
- Aku muak mendengar janji-janji manismu yang tak pernah terbukti.
8. Contoh Majas Sarkasme
(Sindiran paling kasar dan pedas)
- Dasar otak udang, soal begini saja tidak bisa kau kerjakan!
- Pergi sana, sampah masyarakat sepertimu hanya mengganggu pemandangan!
Contoh Majas Penegasan
Majas ini berfungsi untuk menegaskan atau menguatkan suatu gagasan.
9. Contoh Majas Repetisi
(Pengulangan kata untuk penegasan)
- Belajar, belajar, dan sekali lagi belajar adalah kunci kesuksesan.
- Dialah satu-satunya yang kupercaya, dialah harapanku.
- Selamat datang pahlawanku, selamat datang pujaanku.
10. Contoh Majas Pleonasme
(Menambahkan keterangan yang sebenarnya tidak perlu)
- Semua siswa segera naik ke atas saat bel berbunyi.
- Dia mundur ke belakang untuk memberi jalan.
11. Contoh Majas Klimaks
(Mengurutkan gagasan dari yang paling sederhana ke yang paling penting)
- Bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa semua menikmati acara itu.
- Rapat itu dihadiri oleh ketua RT, ketua RW, kepala desa, hingga camat.
12. Contoh Majas Retoris
(Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban)
- Siapa yang tidak ingin masuk surga?
- Apakah kita akan diam saja melihat negara ini hancur?
Contoh Majas Pertentangan
Majas ini menonjolkan pertentangan antara satu hal dengan hal lainnya.
13. Contoh Majas Hiperbola
(Melebih-lebihkan sesuatu secara ekstrem)
- Suara pidatonya menggelegar membelah angkasa.
- Air matanya mengalir menganak sungai.
- Tugas sekolah menumpuk setinggi gunung.
14. Contoh Majas Antitesis
(Memadukan pasangan kata yang berlawanan artinya)
- Tua muda, kaya miskin, semua memiliki hak yang sama di mata hukum.
- Keputusan itu harus dipertimbangkan dari sisi baik buruknya.
15. Contoh Majas Paradoks
(Pernyataan yang seolah bertentangan namun mengandung kebenaran)
- Aku merasa kesepian di tengah keramaian kota Jakarta.
- Kekayaannya tidak membuatnya bahagia, hatinya tetap terasa miskin.
16. Contoh Majas Litotes
(Merendahkan diri untuk kesopanan)
- Terimalah pemberian yang tidak seberapa ini sebagai tanda terima kasih.
- Silakan mampir ke gubuk sederhanaku jika ada waktu.
Untuk contoh lebih lengkap, baca 100+ Contoh Majas Personifikasi dan 100+ Contoh Majas Simile. Perlu membedakan ketiganya? Simak Perbedaan Majas Metafora, Simile & Personifikasi.
Dengan melihat berbagai contoh majas di atas, semoga Anda semakin memahami cara kerja dan fungsi setiap gaya bahasa dalam memperkaya sebuah tulisan.