Read More
Cara Membuat Resensi yang Benar: Langkah, Format, dan Contohnya
Pendidikan

Cara Membuat Resensi yang Benar: Langkah, Format, dan Contohnya

Cara membuat resensi dimulai dari memahami karya, menulis identitas, ringkasan, analisis, kelebihan, kekurangan, penilaian, dan rekomendasi.

WC
Wah Cha Yup
27 Mei 2026 6 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Cara Membuat Resensi yang Benar: Langkah, Format, dan Contohnya

Isi artikel

Iklan

Cara membuat resensi yang benar dimulai dari memahami karya, mencatat identitas, menulis ringkasan, menganalisis kelebihan dan kekurangan, lalu menutupnya dengan penilaian serta rekomendasi. Resensi bukan sekadar menceritakan ulang isi buku atau film, tetapi juga memberi ulasan yang membantu pembaca menilai kualitas karya.

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, resensi sering dibuat untuk mengulas buku, novel, film, atau karya lain. Agar hasilnya rapi, kamu perlu mengikuti langkah yang jelas dan memakai format yang sesuai.

LangkahYang Dilakukan
1Pilih dan pahami karya yang akan diresensi
2Catat identitas karya
3Tulis ringkasan isi secara singkat
4Analisis isi, bahasa, alur, atau penyajian karya
5Tulis kelebihan dan kekurangan
6Beri penilaian dengan alasan
7Tutup dengan kesimpulan dan rekomendasi

Apa Itu Resensi?

Resensi adalah tulisan yang berisi ulasan dan penilaian terhadap suatu karya. Karya yang diresensi bisa berupa buku, novel, film, lagu, drama, atau karya lainnya.

Jika kamu masih perlu memahami dasarnya, baca dulu penjelasan tentang resensi adalah. Setelah memahami pengertian dan tujuannya, kamu akan lebih mudah mengikuti langkah membuat resensi.

Persiapan Sebelum Membuat Resensi

Sebelum mulai menulis, lakukan beberapa persiapan berikut agar resensi tidak terasa asal-asalan.

1. Baca atau amati karya sampai paham

Jika yang diresensi adalah buku, bacalah bagian pentingnya dengan teliti. Jika yang diresensi adalah film, tonton sampai selesai dan catat bagian yang penting.

Tujuannya agar kamu tidak hanya menebak-nebak isi karya. Resensi yang baik harus lahir dari pemahaman terhadap karya yang diulas.

2. Catat hal penting selama membaca

Catat tokoh, tema, alur, gaya bahasa, pesan, kelebihan, dan kekurangan yang kamu temukan. Catatan ini akan membantu saat menyusun analisis.

3. Tentukan sudut pandang penilaian

Resensi perlu memiliki penilaian yang jelas. Misalnya, kamu ingin menilai apakah buku tersebut mudah dipahami pelajar, apakah alurnya menarik, atau apakah isi bukunya bermanfaat.

Cara Membuat Resensi yang Benar

Berikut langkah-langkah membuat resensi yang bisa kamu ikuti.

1. Buat judul resensi

Judul resensi adalah judul tulisan ulasan, bukan selalu judul karya yang diulas. Judul sebaiknya singkat dan mencerminkan pendapat utama.

Contoh judul resensi: “Novel Persahabatan yang Ringan dan Penuh Pesan”.

2. Tulis identitas karya

Identitas karya berisi data dasar karya yang diulas. Untuk buku, identitas bisa memuat judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, dan genre.

Untuk film, identitas dapat memuat judul film, sutradara, pemain, tahun rilis, durasi, dan genre.

3. Tulis pembuka atau orientasi

Pembuka berfungsi mengenalkan karya kepada pembaca. Kamu bisa menulis alasan karya tersebut menarik, tema utama karya, atau gambaran singkat sebelum masuk ke isi.

4. Buat ringkasan isi

Ringkasan isi atau sinopsis menjelaskan gambaran utama karya. Bagian ini tidak perlu terlalu panjang. Hindari membocorkan seluruh isi cerita, terutama jika karya berupa novel atau film.

5. Analisis isi karya

Analisis adalah bagian yang membahas kualitas karya. Untuk buku fiksi, kamu bisa menganalisis alur, tokoh, latar, tema, pesan, dan gaya bahasa.

Untuk buku nonfiksi, kamu bisa menganalisis kejelasan pembahasan, susunan bab, kekuatan contoh, data pendukung, dan manfaat isi buku.

6. Tulis kelebihan karya

Kelebihan karya berisi bagian yang menurutmu kuat atau berhasil. Contohnya, bahasa mudah dipahami, alur menarik, konflik dekat dengan kehidupan pembaca, atau pembahasan disusun rapi.

7. Tulis kekurangan karya

Kekurangan karya berisi bagian yang masih lemah. Sampaikan dengan bahasa yang santun dan alasan yang jelas.

Contoh: “Beberapa bagian cerita terasa terlalu cepat selesai sehingga konflik utama kurang mendalam.”

8. Beri penilaian akhir

Penilaian akhir berisi pendapatmu terhadap karya secara keseluruhan. Bagian ini sebaiknya menggabungkan hasil analisis, kelebihan, dan kekurangan.

9. Tulis rekomendasi

Rekomendasi menjelaskan apakah karya tersebut layak dibaca, ditonton, atau dinikmati. Kamu juga bisa menyebutkan siapa pembaca yang cocok untuk karya tersebut.

Format Resensi yang Mudah Diikuti

Berikut format sederhana yang bisa kamu pakai untuk tugas sekolah.

BagianIsi
Judul resensiJudul ulasan yang kamu buat
Identitas karyaData lengkap karya
OrientasiPengantar singkat tentang karya
SinopsisRingkasan isi karya
AnalisisPembahasan isi, alur, bahasa, pesan, atau penyajian
EvaluasiKelebihan dan kekurangan karya
PenutupKesimpulan dan rekomendasi

Format ini berkaitan erat dengan struktur resensi dan unsur-unsur resensi. Jadi, jika diminta guru menjelaskan bagian-bagiannya, kamu bisa memakai dua materi tersebut sebagai panduan.

Contoh Resensi Singkat

Berikut contoh singkat cara membuat resensi dalam bentuk sederhana.

Judul resensi: Cerita Persahabatan yang Ringan dan Mudah Dipahami

Identitas karya: Buku cerita remaja karya penulis Indonesia, diterbitkan untuk pembaca usia sekolah.

Orientasi: Buku ini menarik karena mengangkat tema persahabatan yang dekat dengan kehidupan pelajar.

Sinopsis: Cerita berpusat pada beberapa siswa yang mengalami konflik karena kesalahpahaman. Mereka kemudian belajar menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang jujur.

Analisis: Alur cerita sederhana dan bahasa yang digunakan mudah dipahami. Tokoh-tokohnya memiliki masalah yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kelebihan: Pesan moralnya jelas dan cocok untuk pembaca remaja.

Kekurangan: Beberapa bagian konflik terasa cepat selesai sehingga kurang mendalam.

Kesimpulan: Buku ini layak dibaca oleh pelajar yang menyukai cerita ringan tentang persahabatan.

Cara Membuat Resensi Buku

Jika yang kamu resensi adalah buku, pastikan identitas buku ditulis lengkap. Setelah itu, tulis ringkasan isi, analisis isi buku, kelebihan, kekurangan, dan kesimpulan.

Untuk buku pelajaran atau buku nonfiksi, jangan hanya menilai cerita. Perhatikan juga apakah isi buku jelas, contoh mudah dipahami, pembahasan tersusun rapi, dan manfaatnya sesuai kebutuhan pembaca.

Cara Membuat Resensi Novel

Untuk resensi novel, perhatikan alur, tokoh, latar, konflik, gaya bahasa, dan pesan cerita. Kamu boleh menulis ringkasan cerita, tetapi jangan terlalu banyak membocorkan bagian penting.

Penilaian terhadap novel sebaiknya tidak hanya berdasarkan suka atau tidak suka. Jelaskan alasanmu, misalnya karena alurnya kuat, tokohnya berkembang, atau konflik terasa kurang mendalam.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Resensi

Agar resensi lebih baik, hindari kesalahan berikut:

  • hanya menulis sinopsis tanpa penilaian,
  • tidak mencantumkan identitas karya,
  • menulis kritik tanpa alasan,
  • terlalu banyak membocorkan isi cerita,
  • hanya memuji tanpa menyebut kekurangan,
  • tidak memberi rekomendasi pada bagian akhir.

Tips agar Resensi Lebih Bagus

Gunakan tips berikut agar tulisan resensimu lebih rapi dan meyakinkan.

  1. Gunakan bahasa yang jelas dan tidak bertele-tele.
  2. Berikan alasan pada setiap penilaian.
  3. Pisahkan ringkasan dan opini agar pembaca tidak bingung.
  4. Sampaikan kritik dengan santun.
  5. Tutup dengan rekomendasi yang spesifik.

Siapa yang Membuat Resensi?

Orang yang membuat resensi disebut peresensi atau resensator. Seorang peresensi perlu memahami karya yang diulas, menyusun pendapat secara logis, dan menulis penilaian dengan bahasa yang mudah dipahami.

Kalau kamu ingin melihat bentuk ulasan lain, baca juga contoh teks ulasan buku pelajaran.

FAQ

Bagaimana cara membuat resensi?

Cara membuat resensi adalah memahami karya, mencatat identitas, menulis ringkasan, menganalisis isi, menjelaskan kelebihan dan kekurangan, lalu menutup dengan penilaian serta rekomendasi.

Apa langkah pertama membuat resensi?

Langkah pertama adalah membaca atau mengamati karya sampai paham. Setelah itu, catat identitas dan bagian penting dari karya tersebut.

Apa saja isi resensi?

Isi resensi meliputi judul resensi, identitas karya, ringkasan, analisis, kelebihan, kekurangan, penilaian, dan rekomendasi.

Apakah resensi harus mencantumkan kekurangan?

Ya, resensi sebaiknya mencantumkan kekurangan agar penilaian lebih seimbang. Namun, kritik harus ditulis dengan bahasa yang santun dan alasan yang jelas.

Apa perbedaan resensi dan sinopsis?

Sinopsis hanya berisi ringkasan isi karya, sedangkan resensi berisi ringkasan, analisis, kelebihan, kekurangan, penilaian, dan rekomendasi.

Kesimpulan

Cara membuat resensi yang benar adalah memahami karya, menulis identitas, membuat ringkasan, menganalisis isi, menilai kelebihan dan kekurangan, lalu memberi rekomendasi. Resensi yang baik tidak hanya menceritakan isi karya, tetapi juga membantu pembaca memahami kualitas dan manfaat karya tersebut.

Iklan
WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!