Read More
Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan yang Benar: Niat & Aturannya
Pendidikan

Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan yang Benar: Niat & Aturannya

WC
Wah Cha Yup
14 Feb 2026 2 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan yang Benar: Niat & Aturannya

Isi artikel

Bagi sebagian orang, utang puasa Ramadhan seringkali terlupakan atau tertunda hingga mendekati Ramadhan berikutnya. Dalam Islam, mengganti (qadha) puasa hukumnya WAJIB bagi yang meninggalkannya karena uzur seperti haid, sakit, atau musafir. Lalu, bagaimana cara membayar hutang puasa Ramadhan yang benar agar sah dan diterima Allah SWT?

Jangan sampai ibadah puasa tahun depan terganggu karena tanggungan tahun lalu belum lunas. Simak panduan lengkap niat dan tata caranya berikut ini.

Syarat Wajib Qadha Puasa

Qadha puasa wajib dilakukan sebanyak hari yang ditinggalkan. Jika Anda batal puasa 7 hari karena haid, maka wajib menggantinya 7 hari di luar bulan Ramadhan. Waktu membayarnya sangat luas, mulai dari Syawal hingga bulan Sya'ban (sebelum Ramadhan berikutnya). Namun, lebih cepat lebih baik agar tidak menjadi beban.

Bacaan Niat Pusa Qadha

Berbeda dengan puasa sunnah yang niatnya boleh di pagi hari, niat puasa qadha harus dilakukan di malam hari (sebelum fajar).
Lafal Niat:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā."
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala."

Muslimah sedang membaca Al-Quran dan berdoa
Manfaatkan waktu qadha puasa untuk memperbanyak tilawah dan ibadah lainnya.

Tata Cara Pelaksanaan

  1. Waktu: Dilakukan di hari apa saja selain hari-hari yang diharamkan (Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, dan Hari Tasyrik).
  2. Berurutan atau Terpisah?: Boleh dilakukan secara berurutan (langsung 7 hari) atau terpisah-pisah (Senin-Kamis), asalkan jumlah harinya terpenuhi.
  3. Sahur dan Berbuka: Tata caranya sama persis dengan puasa Ramadhan, disunnahkan sahur dan menyegerakan berbuka.

Bolehkah Digabung dengan Puasa Sunnah?

Menurut Mazhab Syafi'i, menggabungkan niat puasa wajib (qadha) dengan puasa sunnah (misal: Senin-Kamis atau Rajab) hukumnya SAH dan tetap mendapatkan pahala keduanya. Jadi, Anda bisa sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui: utang lunas, pahala sunnah dapat.

Bagaimana Jika Lupa Jumlah Utang Puasa?

Jika Anda lupa berapa hari pastinya, ambillah jumlah yang paling meyakinkan atau jumlah maksimal untuk kehati-hatian. Misal ragu antara 5 atau 7 hari, maka pilihlah 7 hari. Islam mengajarkan kehati-hatian dalam perkara wajib. Jangan lupa cek juga ketentuan tentang membayar fidyah jika Anda termasuk golongan yang tidak mampu berpuasa.

Kesimpulan

Hutang kepada Allah (puasa) lebih berhak untuk segera ditunaikan. Selesaikan qadha puasa Anda sekarang juga mumpung masih ada waktu. Semoga Allah memudahkan dan menerima amal ibadah kita. Aamiin.

Iklan
WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!