Read More
Resmi! Olimpiade Musim Dingin 2030 Digelar di French Alps: Simak Fakta Menariknya
Olahraga

Resmi! Olimpiade Musim Dingin 2030 Digelar di French Alps: Simak Fakta Menariknya

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
20 Feb 2026 Diperbarui 1 Jun 2026 2 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Resmi! Olimpiade Musim Dingin 2030 Digelar di French Alps: Simak Fakta Menariknya

Isi artikel

Setelah Milan-Cortina 2026, tongkat estafet pesta olahraga musim dingin dunia akan kembali ke Prancis. Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah secara resmi menunjuk wilayah French Alps (Pegunungan Alpen Prancis) sebagai tuan rumah untuk Olimpiade Musim Dingin 2030. Ini menjadi momen bersejarah kembalinya Olimpiade ke tanah Prancis setelah terakhir kali menjadi tuan rumah di Albertville pada 1992.

Keputusan ini diambil dalam Sesi IOC ke-142 di Paris, Juli 2024 lalu. Bagi Anda penggemar olahraga, berikut adalah fakta-fakta kunci mengenai perhelatan akbar yang akan datang ini.

Jadwal Pelaksanaan

Catat tanggalnya! Olimpiade Musim Dingin 2030 (Edisi ke-XXVI) dijadwalkan berlangsung pada puncak musim dingin Eropa:

  • Olimpiade: 1 Februari hingga 17 Februari 2030
  • Paralimpiade: 1 Maret hingga 17 Maret 2030

Konsep Wilayah: Dari Puncak Gunung hingga Pantai

Pemandangan konseptual yang menggabungkan pesona pesisir Nice dengan latar belakang pegunungan bersalju

Uniknya, Olimpiade 2030 tidak hanya terpusat di satu kota, melainkan tersebar di dua wilayah utama yang menawarkan kontras pemandangan luar biasa:

  1. Auvergne-Rhône-Alpes: Wilayah ini akan menjadi pusat bagi cabang olahraga salju (snow sports) seperti ski alpine, biathlon, dan snowboarding. Kawasan ini dikenal memiliki infrastruktur resor ski kelas dunia seperti di La Plagne dan Courchevel.
  2. Provence-Alpes-Côte d'Azur: Wilayah ini, yang mencakup kota pesisir Nice, akan menjadi tuan rumah bagi cabang olahraga es (ice sports) seperti skating, hoki es, dan curling. Bayangkan, kompetisi olahraga es digelar hanya selemparan batu dari Laut Mediterania yang hangat!

Konsep desentralisasi ini sejalan dengan agenda keberlanjutan IOC untuk memanfaatkan 95% venue yang sudah ada atau temporer, sehingga tidak perlu membangun stadion raksasa baru yang berpotensi terbengkalai.

Kenapa French Alps Istimewa?

Aksi atlet ski melompat dengan latar belakang pegunungan Alpen yang megah

Prancis memiliki sejarah panjang dengan Olimpiade Musim Dingin. Edisi pertama Olimpiade Musim Dingin bahkan digelar di Chamonix, Prancis, pada tahun 1924. Dengan menjadi tuan rumah di 2030, Prancis akan mencatatkan diri sebagai negara yang telah empat kali menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin (1924, 1968, 1992, dan 2030).

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menjamin komitmen penuh negara, termasuk jaminan finansial yang sempat menjadi syarat finalisasi penunjukan ini. Dengan paduan pesona alam pegunungan Alpen yang legendaris dan sentuhan budaya pesisir selatan Prancis, Olimpiade 2030 diprediksi akan menjadi salah satu edisi paling fotogenik dan berkesan.

Bagi kita di Indonesia, ini berarti satu lagi alasan untuk menantikan aksi-aksi spektakuler di atas salju dan es. Siap-siap menyaksikan sejarah baru di French Alps 2030!

Iklan
Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!