Read More
Jika Poin Sama di Fase Grup Piala Dunia, Ini Aturan Penentuan Peringkatnya
Olahraga

Jika Poin Sama di Fase Grup Piala Dunia, Ini Aturan Penentuan Peringkatnya

Jika dua atau lebih tim punya poin sama di fase grup Piala Dunia, peringkat ditentukan lewat selisih gol, jumlah gol, head-to-head, fair play, hingga undian FIFA.

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
20 Jun 2026 6 menit
Jika Poin Sama di Fase Grup Piala Dunia, Ini Aturan Penentuan Peringkatnya

Isi artikel

Jika ada tim yang jumlah poinnya sama di fase grup Piala Dunia, peringkat tidak langsung ditentukan secara acak. FIFA memakai urutan tie-breaker mulai dari selisih gol, jumlah gol yang dicetak, hasil pertemuan langsung, poin fair play, sampai undian jika semua kriteria masih sama.

Aturan ini penting karena di Piala Dunia 2026, format turnamen memakai 12 grup berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik. Artinya, selisih kecil seperti satu gol tambahan atau satu kartu kuning bisa ikut menentukan nasib sebuah tim.

Jawaban Singkat: Urutan Penentuan Peringkat Jika Poin Sama

Jika dua atau lebih tim dalam satu grup memiliki poin yang sama, urutan penentu peringkatnya adalah:

  1. Selisih gol di semua pertandingan grup.
  2. Jumlah gol yang dicetak di semua pertandingan grup.
  3. Poin dalam pertandingan antara tim-tim yang masih imbang.
  4. Selisih gol dalam pertandingan antara tim-tim yang masih imbang.
  5. Jumlah gol dalam pertandingan antara tim-tim yang masih imbang.
  6. Poin fair play berdasarkan jumlah kartu.
  7. Undian oleh FIFA jika semua kriteria masih sama.

Dengan kata lain, tim tidak cukup hanya mengincar kemenangan. Cara menang, jumlah gol, dan kedisiplinan pemain juga bisa berpengaruh pada posisi akhir di klasemen grup.

1. Poin Tetap Jadi Penentu Pertama

Seperti turnamen sepak bola pada umumnya, klasemen grup dimulai dari jumlah poin:

  • Menang: 3 poin
  • Seri: 1 poin
  • Kalah: 0 poin

Jika satu tim memiliki poin lebih banyak dari tim lain, posisinya lebih tinggi. Tie-breaker baru dipakai ketika dua atau lebih tim memiliki poin yang sama setelah semua pertandingan grup selesai.

2. Selisih Gol di Semua Pertandingan Grup

Kriteria pertama setelah poin adalah selisih gol. Rumusnya sederhana:

Selisih gol = jumlah gol memasukkan - jumlah gol kemasukan

Contoh: sebuah tim mencetak 5 gol dan kebobolan 2 gol. Selisih golnya adalah +3. Jika tim lain punya poin sama tetapi selisih golnya +1, tim dengan +3 berada di posisi lebih tinggi.

3. Jumlah Gol yang Dicetak

Jika poin dan selisih gol sama, FIFA melihat jumlah gol yang dicetak di semua pertandingan grup. Tim yang mencetak gol lebih banyak akan berada di atas.

Contohnya, dua tim sama-sama punya 5 poin dan selisih gol +2. Tim A mencetak 6 gol, sedangkan Tim B mencetak 4 gol. Tim A unggul karena lebih produktif.

4. Hasil Head-to-Head Antartim yang Masih Imbang

Jika poin, selisih gol, dan jumlah gol masih sama, aturan berikutnya melihat pertandingan antara tim-tim yang masih imbang. Inilah yang sering disebut head-to-head.

Dalam tahap ini, FIFA menilai:

  • poin yang diperoleh dalam laga antara tim-tim terkait,
  • selisih gol dalam laga antara tim-tim terkait,
  • jumlah gol yang dicetak dalam laga antara tim-tim terkait.

Jika hanya dua tim yang imbang, hasil pertemuan langsung mereka menjadi sangat penting. Jika ada tiga tim yang masih imbang, perhitungannya bisa memakai klasemen mini khusus dari laga antartim tersebut.

5. Poin Fair Play: Kartu Bisa Menentukan Nasib

Jika semua kriteria teknis masih sama, FIFA memakai poin fair play. Tim dengan catatan disiplin lebih baik akan berada di posisi lebih tinggi.

Secara umum, kartu menghasilkan pengurangan poin fair play. Semakin berat pelanggarannya, semakin besar pengurangannya. Kartu kuning, kartu merah tidak langsung, kartu merah langsung, dan kombinasi kartu kuning-kedua biasanya memiliki nilai penalti berbeda.

Karena itu, kartu yang terlihat kecil pada satu pertandingan bisa menjadi penting jika klasemen grup sangat ketat.

6. Undian FIFA Jika Semua Masih Sama

Jika semua kriteria di atas tetap tidak bisa memisahkan tim-tim yang imbang, langkah terakhir adalah undian oleh FIFA. Ini jarang terjadi, tetapi tetap disiapkan sebagai mekanisme final agar peringkat grup bisa ditentukan.

Contoh Sederhana Cara Membaca Tie-Breaker

Bayangkan tiga tim memiliki 4 poin setelah tiga pertandingan:

TimPoinGolKebobolanSelisih Gol
Tim A453+2
Tim B442+2
Tim C432+1

Tim C langsung berada di bawah karena selisih golnya lebih kecil. Tim A dan Tim B masih sama pada poin dan selisih gol, lalu dibandingkan dari jumlah gol. Tim A unggul karena mencetak 5 gol, sedangkan Tim B mencetak 4 gol.

Kenapa Aturan Ini Penting di Piala Dunia 2026?

Piala Dunia 2026 memakai format 48 tim. Setiap grup berisi empat tim, dan setiap tim hanya punya tiga pertandingan grup. Dengan jumlah laga yang sedikit, satu hasil seri, satu gol tambahan, atau satu kartu bisa mengubah posisi akhir.

Selain dua tim teratas tiap grup, delapan peringkat ketiga terbaik juga akan lolos. Itu membuat perhitungan klasemen menjadi lebih penting, terutama menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Apa Bedanya Selisih Gol dan Head-to-Head?

Selisih gol menghitung semua pertandingan grup. Sementara itu, head-to-head hanya melihat pertandingan antara tim-tim yang masih imbang setelah kriteria awal tidak memisahkan mereka.

Jadi, sebuah tim bisa unggul dalam head-to-head, tetapi aturan itu baru dipakai setelah poin, selisih gol keseluruhan, dan jumlah gol keseluruhan tidak cukup menentukan peringkat.

Tips Membaca Klasemen Grup Piala Dunia

  • Lihat poin terlebih dahulu.
  • Jika poin sama, cek selisih gol.
  • Jika selisih gol sama, cek jumlah gol yang dicetak.
  • Jika masih sama, cek hasil pertemuan langsung.
  • Perhatikan kartu kuning dan merah jika persaingan sangat ketat.
  • Jangan hanya melihat posisi sementara sebelum semua pertandingan grup selesai.

FAQ

Kalau poin sama di fase grup Piala Dunia, apa yang dilihat pertama?

Yang dilihat pertama setelah poin adalah selisih gol di semua pertandingan grup. Tim dengan selisih gol lebih baik berada di posisi lebih tinggi.

Apakah head-to-head langsung dipakai jika poin sama?

Tidak selalu. Dalam aturan Piala Dunia, selisih gol dan jumlah gol keseluruhan dilihat lebih dulu sebelum masuk ke perhitungan head-to-head.

Apakah kartu kuning bisa membuat tim gagal lolos?

Bisa, jika semua kriteria sebelumnya masih sama. Pada kondisi sangat ketat, poin fair play berdasarkan kartu dapat menentukan posisi tim.

Bagaimana jika semua kriteria tetap sama?

Jika poin, selisih gol, jumlah gol, head-to-head, dan fair play tetap sama, FIFA dapat menentukan peringkat melalui undian.

Berapa tim yang lolos dari grup Piala Dunia 2026?

Dua tim teratas dari setiap grup lolos ke babak 32 besar. Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga lolos.

Kesimpulan

Jika poin sama di fase grup Piala Dunia, FIFA memakai urutan penentuan peringkat mulai dari selisih gol, jumlah gol, head-to-head, fair play, hingga undian. Karena itu, setiap gol dan setiap kartu bisa berpengaruh besar, terutama pada pertandingan terakhir fase grup.

Untuk mengikuti konteks turnamennya, baca juga jadwal Piala Dunia 2026 dan cara nonton Piala Dunia 2026 di TV digital dan streaming resmi.

Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!