Lomba lari jarak pendek menggunakan start jongkok (crouch start) dengan starting block. Aba-abanya: "On your marks", "Set", lalu bunyi pistol. Jika terjadi false start, atlet didiskualifikasi langsung sesuai aturan World Athletics.
Lari jarak pendek (sprint) adalah nomor lari yang menguji kecepatan maksimal atlet dari start hingga finis. Jarak yang dilombakan untuk lari jarak pendek adalah 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Untuk penjelasan detail nomor-nomornya, lihat nomor lari jarak pendek.
Aturan Perlombaan Lari Jarak Pendek
Aturan lari jarak pendek diatur oleh World Athletics dalam Competition and Technical Rules. Berikut ringkasan aturan perlombaan lari jarak pendek yang perlu diketahui:
| Aspek | Aturan |
|---|---|
| Start | Start jongkok dengan starting block |
| Aba-aba | "On your marks" → "Set" → pistol |
| Lintasan | Setiap atlet di lintasan terpisah |
| False start | Diskualifikasi langsung |
| Reaksi minimal | ≥ 0,1 detik setelah pistol |
| Finis | Batang tubuh (bukan kepala/tangan) melewati garis |
Prosedur Start Lomba Lari Jarak Pendek
Semua nomor sprint menggunakan start jongkok dengan tiga tahap:
Tahap 1: "On Your Marks" (Aba-aba Bersedia)
Atlet mendekati starting block. Kedua kaki ditempatkan di blok: kaki depan di blok depan, kaki belakang di blok belakang. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start selebar bahu. Lutut kaki belakang menyentuh tanah. Pandangan ke depan sekitar satu meter di depan garis start.
Tahap 2: "Set" (Aba-aba Siap)
Atlet mengangkat pinggul ke posisi lebih tinggi dari bahu. Beban tubuh bertumpu pada kedua tangan dan kaki depan. Posisi ini menunggu bunyi pistol. Atlet harus diam dan tidak boleh bergerak setelah aba-aba "Set". Jika atlet bergerak atau gemetar, wasit bisa menghentikan start.
Tahap 3: Pistol Start
Begitu pistol dibunyikan, atlet mendorong starting block dengan kuat dan berlari. Dorongan kaki dari starting block menghasilkan akselerasi awal. Waktu reaksi atlet diukur dari bunyi pistol hingga tekanan pada starting block. Reaksi di bawah 0,1 detik dianggap false start.
Aturan False Start Lari Jarak Pendek
False start terjadi jika atlet memulai gerakan lari sebelum pistol dibunyikan. Berdasarkan World Athletics Rules 2026 (TR16.8), aturan false start dalam sprint:
- Diskualifikasi langsung: satu false start langsung mendiskualifikasi atlet yang melakukannya. Tidak ada peringatan.
- Bukan karena atlet: jika false start terjadi bukan karena kesalahan atlet (misalnya gangguan teknis), semua atlet mendapat kartu hijau dan start diulang tanpa sanksi.
- Mulai ulang: wasit memberhentikan lomba dengan menembakkan pistol dua kali. Atlet lain kembali ke posisi start.
- Isyarat gangguan: atlet yang merasa terganggu bisa mengangkat tangan sebelum aba-aba "Set" selesai untuk memberi tahu starter.
Kesalahan Umum dan Konsekuensinya
- False start: diskualifikasi langsung.
- Mengganggu atlet lain: peringatan atau diskualifikasi.
- Menunda start: bisa dikenakan sanksi oleh starter.
- Melanggar lintasan: jika atlet keluar dari lintasannya dan mengganggu atlet lain, bisa didiskualifikasi.
Perbedaan Aturan Start Lari Gawang dan Sprint
Prosedur start lari gawang sama dengan sprint (start jongkok, aba-aba "On your marks", "Set", pistol). Bedanya ada pada jumlah dan tinggi gawang yang harus dilewati setelah start. Untuk nomor 100m gawang putri (10 gawang, tinggi 84 cm), 110m gawang putra (10 gawang, tinggi 106,7 cm), dan 400m gawang.
Kesimpulan
Aturan lomba lari jarak pendek meliputi prosedur start jongkok yang ketat, aturan false start dengan diskualifikasi langsung, dan jalur lintasan terpisah. Atlet harus menguasai teknik start dan memahami aturan perlombaan untuk bisa bersaing secara adil.