Minyak mentah adalah campuran kompleks dari ribuan senyawa hidrokarbon. Untuk dapat dimanfaatkan, campuran ini harus dipisahkan menjadi kelompok-kelompok yang lebih sederhana. Kelompok-kelompok inilah yang disebut sebagai fraksi minyak bumi. Proses pemisahan ini dilakukan melalui destilasi bertingkat, yang memisahkan komponen berdasarkan perbedaan titik didihnya.
Setiap fraksi memiliki rentang titik didih, jumlah atom karbon, dan sifat yang berbeda, sehingga kegunaannya pun bervariasi. Fraksi yang lebih ringan (titik didih rendah) akan keluar dari puncak menara destilasi, sementara fraksi yang lebih berat (titik didih tinggi) akan tertinggal di dasar.
Berikut adalah penjelasan mengenai fraksi-fraksi utama minyak bumi dan produk yang dihasilkannya.
Tabel Fraksi Minyak Bumi
Tabel di bawah ini merangkum fraksi-fraksi utama yang diperoleh dari proses destilasi bertingkat, diurutkan dari yang paling ringan (puncak menara) hingga yang paling berat (dasar menara).
| Nama Fraksi | Rentang Titik Didih (°C) | Jumlah Atom Karbon | Contoh Produk yang Dihasilkan |
|---|---|---|---|
| Gas | < 25°C | C1 - C4 | LPG (Liquefied Petroleum Gas) |
| Nafta (Bensin Ringan) | 25°C - 75°C | C5 - C7 | Bahan baku petrokimia, pelarut |
| Bensin (Gasoline) | 75°C - 150°C | C7 - C11 | Bahan bakar kendaraan bermotor |
| Kerosin (Minyak Tanah) | 150°C - 240°C | C11 - C16 | Bahan bakar jet (avtur), minyak lampu |
| Solar (Minyak Diesel) | 240°C - 350°C | C15 - C18 | Bahan bakar mesin diesel |
| Minyak Pelumas (Oli) | 350°C - 500°C | C18 - C25 | Oli mesin, pelumas industri |
| Residu | > 500°C | > C25 | Lilin parafin, aspal, minyak bakar |
Penjelasan Detail Setiap Fraksi
1. Fraksi Gas
Ini adalah fraksi paling ringan dengan titik didih terendah.
- Sifat: Sangat mudah menguap dan tidak berwarna.
- Produk: Produk utamanya adalah LPG, yang merupakan campuran gas propana (C₃H₈) dan butana (C₄H₁₀).
- Kegunaan: Bahan bakar kompor gas di rumah tangga dan industri.
2. Fraksi Nafta
Nafta, atau sering disebut bensin ringan, adalah fraksi yang sangat penting untuk industri kimia.
- Sifat: Cairan ringan yang mudah menguap.
- Produk: Bukan untuk bahan bakar langsung, melainkan sebagai bahan baku (feedstock) industri petrokimia.
- Kegunaan: Diolah lebih lanjut untuk menghasilkan plastik, serat sintetis, karet, deterjen, dan pelarut.
3. Fraksi Bensin (Gasoline)
Fraksi ini adalah salah satu produk paling dikenal dan paling banyak diproduksi.
- Sifat: Cairan yang mudah terbakar.
- Produk: Bensin dengan berbagai tingkat oktan (Pertalite, Pertamax).
- Kegunaan: Bahan bakar utama untuk mobil dan sepeda motor.
4. Fraksi Kerosin (Minyak Tanah)
Dikenal juga sebagai minyak tanah, fraksi ini memiliki titik didih lebih tinggi dari bensin.
- Sifat: Cairan yang tidak terlalu mudah menguap dibandingkan bensin.
- Produk: Minyak tanah dan Avtur (Aviation Turbine Fuel).
- Kegunaan: Bahan bakar untuk kompor minyak, lampu teplok, dan yang terpenting, sebagai bahan bakar pesawat jet.
5. Fraksi Solar (Minyak Diesel)
Fraksi ini lebih kental dan memiliki titik didih lebih tinggi dari kerosin.
- Sifat: Cairan yang lebih pekat dan berminyak.
- Produk: Minyak solar atau diesel.
- Kegunaan: Bahan bakar untuk mesin diesel pada bus, truk, kereta api, kapal, dan mesin industri.
6. Fraksi Minyak Pelumas (Oli)
Fraksi ini tidak digunakan sebagai bahan bakar karena rantai karbonnya yang panjang.
- Sifat: Cairan kental yang tidak mudah menguap.
- Produk: Berbagai jenis oli dan pelumas.
- Kegunaan: Mengurangi gesekan pada mesin kendaraan dan peralatan industri.
7. Fraksi Residu
Ini adalah sisa dari proses destilasi yang memiliki molekul sangat besar dan titik didih sangat tinggi.
- Sifat: Sangat kental, bisa berupa cairan pekat hingga padatan.
- Produok: Lilin parafin, aspal (bitumen), dan minyak bakar (fuel oil).
- Kegunaan: Lilin digunakan untuk berbagai keperluan (lilin penerangan, pelapis, batik), aspal untuk pengerasan jalan, dan minyak bakar untuk bahan bakar kapal atau tungku industri.
Dengan memahami setiap fraksi minyak bumi, kita dapat melihat bagaimana satu sumber daya alam dapat dipecah menjadi berbagai produk dengan fungsi yang sangat beragam dan vital bagi kehidupan modern.