Read More
Kartu Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Keuangan

Kartu Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Pahami apa itu kartu kredit, fungsi utamanya sebagai alat pembayaran non-tunai, dan bagaimana cara kerjanya mulai dari transaksi hingga penagihan.

SN
Silvi Nandia
7 Nov 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Kartu Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Isi artikel

Iklan

Bank atau lembaga keuangan menerbitkan kartu kredit sebagai alat pembayaran non-tunai. Kartu ini memungkinkan penggunanya membeli barang atau jasa secara kredit dan harus melunasinya di kemudian hari. Dana yang digunakan kartu ini berasal dari pinjaman bank (berbatas limit) dan bukan dari saldo tabungan, sehingga pengguna memiliki kewajiban untuk membayar tagihan sesuai jatuh tempo.

Berbeda dari kartu debit, apa bedanya kartu kredit dan kartu debit terletak pada sistem utangnya. Memahaminya secara mendalam adalah langkah pertama untuk memanfaatkannya secara bijak dan menghindari risiko finansial.

Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana pengertian kartu kredit menurut regulator, fungsi utamanya, serta cara kerjanya dari awal transaksi hingga Anda menerima lembar tagihan.

Kartu Kredit Adalah Alat Pembayaran Berbasis Utang

Menurut Bank Indonesia (BI), kartu kredit adalah Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang memungkinkan penggunanya membayar kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi. Kewajiban tersebut dipenuhi terlebih dahulu oleh bank atau lembaga penerbit kartu, dan pemegang kartu wajib melunasinya pada waktu yang disepakati, baik secara penuh (lunas) maupun secara angsuran.

Sederhananya, setiap kali Anda bertransaksi menggunakan kartu kredit, bank penerbit akan "menalangi" atau membayarkan terlebih dahulu pembelian Anda kepada penjual (merchant). Transaksi tersebut kemudian dicatat sebagai utang Anda kepada bank yang harus dilunasi di kemudian hari.

Fungsi Kartu Kredit

Selain sebagai pengganti uang tunai, fungsi kartu kredit sangat beragam, membuatnya menjadi alat finansial yang fleksibel.

  1. Mempermudah Transaksi: Anda tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar. Ini membuat transaksi menjadi lebih praktis dan aman, terutama saat berbelanja dalam jumlah besar atau bepergian.
  2. Memberikan Fleksibilitas Pembayaran: Kartu kredit memungkinkan Anda membeli barang atau jasa yang dibutuhkan sekarang dan membayarnya nanti. Banyak bank juga menawarkan program cicilan, sehingga Anda bisa membeli barang mahal tanpa mengganggu arus kas bulanan.
  3. Membantu Mengatur Arus Kas: Semua transaksi yang Anda lakukan akan tercatat rapi dalam satu lembar tagihan bulanan. Ini sangat membantu Anda untuk melacak dan mengevaluasi ke mana saja uang Anda dihabiskan.
  4. Menjadi Dana Cadangan Darurat: Dalam situasi mendesak, seperti biaya pengobatan tak terduga, kartu kredit bisa menjadi penyelamat untuk melakukan pembayaran cepat sebelum dana tunai Anda tersedia.
Fungsi Kartu Kredit

Bagaimana Cara Kerja Kartu Kredit?

Proses di balik layar saat Anda menggesek kartu kredit sebenarnya cukup canggih namun dapat dijelaskan dalam tiga langkah sederhana.

1. Proses Otorisasi saat Transaksi

Saat Anda menyerahkan kartu kepada kasir, kartu akan digesek, dimasukkan (dip), atau ditempelkan (tap) pada mesin EDC (Electronic Data Capture).

  • Permintaan Otorisasi: Mesin EDC mengirim detail transaksi (nomor kartu, jumlah belanja) melalui jaringan pembayaran (seperti Visa atau Mastercard) ke bank penerbit kartu Anda.
  • Verifikasi oleh Bank: Dalam hitungan detik, bank akan memverifikasi apakah kartu Anda aktif, tidak terblokir, dan memiliki sisa limit yang cukup.
  • Persetujuan atau Penolakan: Jika valid, bank mengirim kode otorisasi kembali ke mesin EDC, dan transaksi disetujui. Anda mungkin akan diminta memasukkan PIN untuk konfirmasi akhir.

2. Pencatatan Utang oleh Bank

Setelah transaksi disetujui, bank penerbit secara otomatis akan mengurangi sisa limit kredit Anda dan mencatat transaksi tersebut sebagai utang atas nama Anda. Pada momen inilah, bank secara efektif telah membayarkan belanjaan Anda kepada merchant.

3. Pengiriman Lembar Tagihan

Setiap bulan, bank memiliki siklus penagihan.

  • Tanggal Cetak Tagihan: Pada tanggal ini, bank akan mengakumulasi semua transaksi yang telah Anda lakukan selama satu periode siklus.
  • Penerbitan Tagihan: Bank menerbitkan lembar tagihan (billing statement) yang berisi rincian lengkap transaksi, total tagihan, jumlah pembayaran minimum, dan tanggal jatuh tempo.
  • Kewajiban Pembayaran: Anda sebagai pemegang kartu wajib melunasi tagihan tersebut sebelum tanggal jatuh tempo untuk menghindari denda dan bunga.

Memahami bahwa kartu kredit adalah alat utang merupakan dasar untuk menjadi pengguna yang cerdas. Jika Anda tertarik untuk memilikinya, pelajari cara membuat kartu kredit untuk pemula sebagai langkah awal.

Iklan
SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!