Read More
5 Cara Aman Menghilangkan Tulang Ikan di Leher (Tanpa Sakit)
Keuangan

5 Cara Aman Menghilangkan Tulang Ikan di Leher (Tanpa Sakit)

Panik karena ketulangan? Jangan dikorek jari! Coba 5 cara menghilangkan tulang ikan di leher secara aman: metode pisang, roti basah, dan batuk efektif.

TF
Tania Fitrawan
8 Feb 2026 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
5 Cara Aman Menghilangkan Tulang Ikan di Leher (Tanpa Sakit)

Isi artikel

Sedang asyik menyantap ikan bakar atau gulai kepala kakap, tiba-tiba... nyess! Ada duri yang tersangkut di tenggorokan. Rasanya seperti ada jarum yang menusuk setiap kali menelan. Panik? Pasti. Tapi tenang, "ketulangan" adalah kejadian umum yang bisa diatasi sendiri di rumah tanpa perlu operasi.

Namun, hati-hati! Banyak mitos beredar seperti meminum air cuka atau menelan kepalan nasi besar-besar yang justru berisiko melukai kerongkongan lebih parah. Lantas, bagaimana cara yang medis dan aman?

Berikut adalah 5 cara efektif menghilangkan tulang ikan di leher (tenggorokan) yang aman dan minim rasa sakit.

1. Jangan Gunakan Jari!

Langkah pertama yang paling krusial: JANGAN memaksakan jari masuk ke tenggorokan untuk mengorek duri. Tindakan muntah paksa (refleks muntah) justru bisa membuat otot tenggorokan kejang dan mencengkeram duri semakin kuat, atau malah mendorong duri masuk lebih dalam dan melukai jaringan lunak.

Wanita merasa tidak nyaman karena ada duri ikan tersangkut di tenggorokan

2. Batuk Paksa (Forceful Cough)

Jika duri masih tersangkut di area atas (faring), cobalah untuk batuk dengan kuat beberapa kali. Dorongan udara dari paru-paru seringkali cukup kuat untuk melontarkan duri keluar. Tapi ingat, lakukan ini hanya jika tidak sakit saat batuk.

3. Menelan Potongan Pisang

Ini adalah trik klasik yang sangat efektif. Mengapa pisang?

  • Teksturnya lembut namun padat.
  • Saat dikunyah dan bercampur air liur, pisang menjadi lengket dan licin.
Buah pisang matang yang efektif membantu mendorong duri ikan

Caranya: Potong pisang ukuran sedang, kunyah sebentar (jangan sampai hancur total/jadi bubur), lalu telan sekaligus brek! Massa pisang yang lengket akan "menangkap" duri dan membawanya turun ke lambung dengan aman.

4. Roti Tawar dan Air

Metode ini mirip dengan pisang. Ambil sepotong roti tawar, celupkan ke dalam air atau susu sebentar (sekitar 1 menit) hingga lembek tapi tidak hancur. Peras sedikit airnya, lalu telan potongan roti basah tersebut. Tekstur roti yang seperti spons basah sangat efektif "menyapu" duri halus.

5. Minum Air Garam Hangat

Jika duri yang tersangkut sangat kecil (duri halus) dan hanya menyebabkan iritasi ringan, cobalah berkumur dengan air garam hangat.

Gelas berisi air garam hangat untuk meredakan iritasi tenggorokan

Air garam berfungsi sebagai antiseptik alami yang mencegah infeksi pada luka bekas tusukan duri. Selain itu, air hangat membantu merelaksasi otot [kerongkongan] yang tegang, sehingga duri bisa lepas dengan sendirinya.

6. Kapan Harus ke IGD?

Anda harus segera mencari pertolongan medis jika:

  • Sakit luar biasa dan tak tertahankan.
  • Keluar ludah berdarah atau muntah darah.
  • Kesulitan bernapas (duri menyumbat jalan napas/tersedak).
  • Duri terasa sangat besar atau tajam (misal: duri ikan kakap atau gurame).

Dokter THT memiliki alat khusus (laringoskop) untuk melihat dan mengambil duri dengan cepat tanpa rasa sakit.

Tips Mencegah Ketulangan

Saat makan ikan yang banyak duri (seperti ikan mas, bandeng, atau bawal), sebaiknya jangan sambil mengobrol atau tertawa. Pisahkan daging dari duri di piring, jangan memasukkan potongan ikan utuh ke dalam mulut. Fokuslah saat mengunyah agar kenikmatan makan ikan tidak berubah menjadi bencana.

Semoga durinya cepat hilang dan tenggorokan lega kembali!

Iklan
TF

Tania Fitrawan

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!