Read More
10 Burung Termahal di Indonesia: Daftar Burung Kicau Mahal dan Alasannya
Hewan

10 Burung Termahal di Indonesia: Daftar Burung Kicau Mahal dan Alasannya

Daftar burung termahal di Indonesia, dari murai batu, cucak rowo, lovebird, cucak ijo, kenari, hingga serindit. Simak kisaran harga dan faktor yang membuat burung kicau mahal.

RH
Riko Herlambang
30 Nov 2024 Diperbarui 1 Jun 2026 6 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
10 Burung Termahal di Indonesia: Daftar Burung Kicau Mahal dan Alasannya

Isi artikel

Iklan

Burung termahal di Indonesia biasanya berasal dari jenis burung kicau yang punya suara istimewa, mental lomba kuat, warna unik, atau garis keturunan juara. Di pasar penghobi, harga burung bisa sangat lebar: ada yang ratusan ribu, jutaan, puluhan juta, bahkan bisa jauh lebih mahal jika sudah terbukti menang lomba.

Daftar berikut bukan harga pasti, karena nilai burung sangat bergantung pada kualitas individu, daerah, tren pasar, dan prestasi. Namun, daftar ini bisa menjadi gambaran jenis burung kicau mahal yang paling sering dibicarakan penghobi di Indonesia.

Ringkasan Burung Kicau Termahal di Indonesia

Jenis BurungKisaran Harga UmumKenapa Bisa Mahal?
Murai BatuJutaan hingga ratusan juta rupiahSuara, mental tarung, ekor, prestasi lomba
Cucak RowoJutaan hingga puluhan juta rupiahSuara ropel, kelangkaan, kualitas gacor
LovebirdRatusan ribu hingga puluhan juta rupiahDurasi ngekek, warna, prestasi
Cucak IjoJutaan hingga puluhan juta rupiahVariasi suara, gaya tarung, kondisi nopeng
KacerRatusan ribu hingga puluhan juta rupiahSuara lantang, mental lomba, gaya buka ekor
KenariRatusan ribu hingga jutaan rupiahWarna, strain, lagu, postur
PleciRatusan ribu hingga jutaan rupiahVolume, buka paruh, mental koloni
Jalak SurenRatusan ribu hingga jutaan rupiahKemampuan meniru suara dan karakter jinak
SerinditRatusan ribu hingga jutaan rupiahSuara khas untuk masteran dan warna menarik
Burung impor/eksotik legalBervariasi, bisa sangat mahalKelangkaan, legalitas, warna, dan perawatan

1. Murai Batu

Murai batu sering disebut sebagai salah satu raja burung kicau di Indonesia. Suaranya lantang, variasinya kaya, dan gaya tarungnya menarik saat lomba. Murai batu biasa bisa bernilai jutaan rupiah, sedangkan murai batu jawara dapat menembus puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Faktor yang membuat harganya tinggi antara lain kualitas suara, mental, panjang ekor, asal-usul, dan riwayat prestasi. Untuk pembahasan lebih spesifik, baca juga kenapa murai batu mahal dan jenis murai batu yang disukai penghobi.

2. Cucak Rowo

Cucak rowo termasuk burung mahal karena suara ropel dan karakternya yang khas. Burung dengan suara gacor, sehat, dan berkualitas bisa dihargai jauh lebih tinggi dibanding burung biasa.

Harga cucak rowo juga dipengaruhi umur, kualitas suara, kondisi fisik, dan reputasi asal burung. Karena itu, pembeli perlu berhati-hati dan tidak hanya tergiur klaim gacor.

3. Lovebird

Lovebird pernah sangat populer di dunia lomba, terutama karena durasi ngekek dan variasi warna. Lovebird biasa dapat dibeli dengan harga relatif terjangkau, tetapi lovebird berprestasi atau punya warna tertentu bisa bernilai jauh lebih tinggi.

Selain suara, perawatan juga berpengaruh besar. Jika Anda memelihara lovebird, perhatikan nutrisi hariannya melalui panduan makanan burung lovebird.

4. Cucak Ijo

Cucak ijo diminati karena warna hijau yang mencolok, karakter aktif, dan kemampuan menirukan suara. Pada burung jantan dewasa, tampilan nopeng sering menjadi salah satu daya tarik.

Harga cucak ijo bisa meningkat jika burung sudah gacor, punya mental bagus, dan stabil saat tampil. Untuk pemula, mengenali ciri fisik juga penting, misalnya lewat panduan cucak ijo jantan yang belum nopeng.

5. Kacer

Kacer dikenal punya suara keras, variasi kicau menarik, dan gaya tarung khas. Burung yang stabil, tidak mudah mbagong, dan punya mental bagus biasanya lebih dicari penghobi.

Harga kacer biasa relatif masih terjangkau, tetapi kacer lomba dengan performa konsisten bisa jauh lebih mahal.

6. Kenari

Kenari populer karena suara merdu, warna beragam, dan perawatan yang relatif mudah dibanding beberapa burung lomba lain. Harga kenari dipengaruhi warna, postur, lagu, jenis, dan kualitas indukan.

Beberapa varian warna atau strain tertentu bisa lebih mahal. Jika tertarik dari sisi warna, baca juga warna burung kenari termahal.

7. Pleci

Pleci berukuran kecil, tetapi punya komunitas penghobi yang kuat. Burung pleci yang sudah buka paruh, lantang, dan punya mental bagus bisa dihargai lebih tinggi daripada pleci bahan.

Karena pleci sering dipelihara berkelompok, faktor perawatan, adaptasi, dan pemilihan burung aktif sangat berpengaruh pada performanya.

8. Jalak Suren

Jalak suren disukai karena tampilannya kontras, suaranya ramai, dan kemampuannya meniru suara tertentu. Burung yang jinak, aktif, sehat, dan rajin bunyi biasanya lebih bernilai.

Harga jalak suren umumnya tidak setinggi murai batu jawara, tetapi tetap menjadi salah satu burung peliharaan populer di kalangan penghobi.

9. Serindit

Serindit adalah burung kecil berparuh bengkok dengan suara khas. Meski tidak selalu masuk daftar burung termahal secara ekstrem, serindit tetap menarik bagi penghobi karena dapat dipakai sebagai variasi masteran dan punya warna hijau mencolok.

Untuk mengenalnya lebih jauh, baca panduan burung serindit. Jika ingin memilih berdasarkan jenis kelamin, cek juga perbedaan serindit jantan dan betina.

10. Burung Impor atau Eksotik Legal

Beberapa burung impor atau burung eksotik legal bisa bernilai mahal karena warna, kelangkaan, biaya perawatan, dan proses legalitasnya. Namun, pembeli wajib memastikan asal-usul dan aturan kepemilikannya.

Jangan membeli burung yang statusnya tidak jelas. Untuk satwa tertentu, aspek legalitas dan konservasi lebih penting daripada sekadar harga.

Kenapa Harga Burung Kicau Bisa Sangat Mahal?

  • Prestasi lomba: burung yang pernah juara biasanya punya nilai lebih tinggi.
  • Kualitas suara: volume, variasi, durasi, dan kestabilan suara sangat menentukan.
  • Mental dan karakter: burung yang berani tampil lebih dicari penghobi lomba.
  • Fisik dan warna: postur, bulu, ekor, dan warna tertentu bisa menaikkan harga.
  • Kelangkaan: jenis atau kualitas tertentu yang sulit ditemukan biasanya lebih mahal.
  • Indukan dan trah: burung dari garis keturunan bagus sering dihargai lebih tinggi.

Tips Membeli Burung Mahal agar Tidak Salah Pilih

  1. Jangan hanya percaya klaim penjual; dengarkan suara dan amati langsung kondisi burung.
  2. Periksa kesehatan: mata cerah, bulu rapi, gerak aktif, dan napas tidak berat.
  3. Jika membeli burung lomba, minta bukti prestasi atau rekam jejak.
  4. Sesuaikan pilihan dengan tujuan: lomba, hobi rumahan, masteran, atau ternak.
  5. Pastikan legalitas dan asal-usul burung jelas, terutama untuk jenis yang sensitif.
  6. Siapkan biaya perawatan, bukan hanya biaya beli.

FAQ tentang Burung Termahal di Indonesia

Burung apa yang paling mahal di Indonesia?

Untuk burung kicau, murai batu sering menjadi salah satu yang paling mahal, terutama jika sudah berprestasi di lomba dan punya kualitas suara istimewa.

Kenapa murai batu bisa mahal?

Murai batu mahal karena kombinasi suara, mental tarung, ekor, popularitas lomba, dan rekam jejak prestasi. Burung jawara bisa bernilai jauh lebih tinggi daripada burung rumahan.

Apakah burung mahal selalu bagus untuk pemula?

Tidak selalu. Pemula sebaiknya memilih burung yang sesuai kemampuan perawatan. Burung mahal biasanya membutuhkan perhatian, pakan, dan manajemen harian yang lebih serius.

Apa bedanya burung mahal dan burung bahan?

Burung mahal biasanya sudah terlihat kualitasnya, misalnya gacor, stabil, sehat, atau berprestasi. Burung bahan masih perlu dilatih dan hasilnya belum pasti.

Apakah harga burung kicau bisa turun?

Bisa. Harga burung mengikuti tren, kondisi burung, prestasi, minat pasar, dan musim lomba. Karena itu, jangan membeli hanya karena sedang populer.

Iklan
RH

Riko Herlambang

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!