Read More
Burung Serindit: Ciri, Jenis, Habitat, Makanan, dan Perawatannya
Hewan

Burung Serindit: Ciri, Jenis, Habitat, Makanan, dan Perawatannya

Kenali burung serindit mulai dari ciri fisik, jenis, habitat, makanan, suara, perawatan dasar, hingga perbedaan jantan dan betina.

RH
Riko Herlambang
30 Mei 2026 Diperbarui 1 Jun 2026 4 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Burung Serindit: Ciri, Jenis, Habitat, Makanan, dan Perawatannya

Isi artikel

Burung serindit adalah burung paruh bengkok berukuran kecil yang dikenal karena bulu hijau cerah, suara khas, dan kebiasaan unik seperti bergelantungan atau tidur dengan posisi terbalik. Di Indonesia, serindit sering dikaitkan dengan serindit Melayu atau Loriculus galgulus, salah satu burung kecil dari kelompok hanging parrot.

Selain menarik sebagai burung kicau dan masteran, serindit juga penting dipahami sebagai satwa yang memiliki habitat, perilaku, dan kebutuhan perawatan khusus. Artikel ini membahas ciri, jenis penyebutan, habitat, makanan, suara, dan perawatan dasar burung serindit.

Apa Itu Burung Serindit?

Serindit adalah burung kecil dari keluarga paruh bengkok. Ukurannya relatif mungil, sekitar 12–14 cm pada beberapa spesies yang umum dibahas. Tubuhnya didominasi warna hijau, dengan beberapa bagian berwarna biru, merah, kuning, atau oranye tergantung jenis dan jenis kelaminnya.

Nama serindit di Indonesia sering dipakai untuk beberapa penyebutan lokal, seperti serindit Melayu, serindit Riau, serindit Sumatra, serindit Kalimantan, atau serindit Jawa. Karena itu, ciri detailnya bisa berbeda tergantung jenis yang dimaksud.

Ciri-Ciri Burung Serindit

  • Ukuran tubuh kecil dibanding banyak burung paruh bengkok lain.
  • Bulu dominan hijau dengan kombinasi warna cerah pada bagian tertentu.
  • Paruh bengkok dan pendek, khas kelompok burung paruh bengkok.
  • Ekor pendek.
  • Aktif bergerak dan dapat bergelantungan pada ranting.
  • Memiliki suara khas yang sering dimanfaatkan sebagai isian atau masteran.

Jenis dan Penyebutan Serindit di Indonesia

Salah satu yang paling sering disebut adalah serindit Melayu atau serindit Riau, yang dalam literatur internasional dikenal sebagai blue-crowned hanging parrot. Burung ini dikenal dengan tubuh hijau, mahkota biru pada jantan, dan bercak merah di tenggorokan jantan.

Di pasar burung, penyebutan seperti serindit Jawa, serindit Sumatra, atau serindit Kalimantan kadang dipakai berdasarkan asal atau kebiasaan lokal. Karena penyebutan ini tidak selalu konsisten, penting untuk melihat ciri fisik dan asal burung secara lebih teliti.

Habitat dan Kebiasaan Burung Serindit

Serindit umumnya hidup di kawasan hutan, tepi hutan, kebun, dan area berpohon di Asia Tenggara. Mereka menyukai tempat yang menyediakan makanan alami seperti buah, nektar, bunga, dan biji kecil.

Salah satu kebiasaan unik serindit adalah kemampuannya bergelantungan. Dalam literatur Inggris, kelompok ini disebut hanging parrot karena perilaku menggantungnya yang khas.

Makanan Burung Serindit

Di alam, serindit memakan buah, nektar, bunga, biji, dan bagian tumbuhan tertentu. Untuk burung peliharaan, variasi makanan perlu diperhatikan agar tidak hanya mengandalkan satu jenis pakan.

  • Buah segar dalam porsi wajar.
  • Biji-bijian kecil yang sesuai.
  • Nektar atau pakan tambahan yang aman untuk burung paruh bengkok kecil.
  • Air bersih yang diganti rutin.

Hindari memberi makanan manusia yang terlalu manis, asin, berminyak, atau berbumbu. Jika burung tampak lemas, sulit makan, atau berubah perilaku secara drastis, sebaiknya konsultasikan dengan orang yang berpengalaman atau dokter hewan.

Suara Burung Serindit

Serindit memiliki suara khas yang cukup menarik bagi penghobi burung. Karena ukurannya kecil, suaranya bukan tipe besar seperti murai batu, tetapi dapat menjadi variasi isian untuk burung kicau lain.

Serindit jantan biasanya lebih aktif berbunyi dibanding betina. Namun, betina juga bisa mengeluarkan suara, sehingga suara tidak boleh dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan jenis kelamin.

Perbedaan Serindit Jantan dan Betina

Pada serindit Melayu dewasa, jantan umumnya memiliki bercak biru di kepala dan bercak merah di tenggorokan atau dada atas. Betina cenderung lebih kusam dan tidak memiliki bercak merah mencolok.

Untuk panduan detail dengan tabel pembeda, baca artikel khusus perbedaan serindit jantan dan betina.

Tips Perawatan Dasar Burung Serindit

  1. Sediakan kandang yang aman, bersih, dan tidak terlalu sempit.
  2. Letakkan tangkringan yang nyaman untuk kaki burung.
  3. Berikan makanan bervariasi sesuai kebutuhan burung paruh bengkok kecil.
  4. Jaga kebersihan air minum dan tempat pakan.
  5. Hindari stres akibat suara terlalu bising, gangguan hewan lain, atau perubahan lingkungan mendadak.
  6. Berikan waktu adaptasi jika burung baru pindah kandang.

Apakah Serindit Cocok untuk Pemula?

Serindit bisa menarik untuk penghobi burung, tetapi pemula perlu memahami kebutuhan dasar dan status asal burung. Jangan hanya memilih karena warna atau suara. Pastikan burung sehat, aktif, tidak tampak stres, dan diperoleh dari sumber yang bertanggung jawab.

Jika tujuan memelihara adalah suara, pilih burung yang sudah aktif berbunyi dan tampak sehat. Jika tujuan mengenal jenis kelamin, pilih burung yang sudah cukup dewasa agar ciri fisiknya lebih mudah dilihat.

FAQ tentang Burung Serindit

Burung serindit makan apa?

Di alam, serindit memakan buah, nektar, bunga, biji kecil, dan bagian tumbuhan. Dalam perawatan, berikan pakan bervariasi dan air bersih.

Apakah serindit termasuk burung paruh bengkok?

Ya. Serindit termasuk kelompok burung paruh bengkok kecil, berbeda dari burung kicau biasa seperti kenari atau pleci.

Apakah burung serindit bisa jadi masteran?

Bisa. Serindit sering diminati karena suara khasnya dapat menjadi variasi isian untuk burung kicau lain.

Apa beda serindit jantan dan betina?

Pada serindit Melayu dewasa, jantan biasanya memiliki mahkota biru dan bercak merah di tenggorokan. Betina umumnya lebih kusam dan tidak memiliki bercak merah mencolok.

Apakah serindit muda mudah dibedakan jenis kelaminnya?

Tidak selalu. Serindit muda sering mirip betina karena warna khas jantan belum muncul penuh.

RH

Riko Herlambang

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!