Read More
SKHUN adalah: Pengertian, Fungsi, dan Status Terbarunya
Administrasi

SKHUN adalah: Pengertian, Fungsi, dan Status Terbarunya

SKHUN adalah Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional. Pahami pengertian, fungsi, dan status terbarunya setelah UN dihapus.

SN
Silvi Nandia
3 Okt 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
SKHUN adalah: Pengertian, Fungsi, dan Status Terbarunya

Isi artikel

Bagi Anda yang pernah mengikuti Ujian Nasional (UN), istilah SKHUN tentu sudah tidak asing lagi. Namun, dengan berubahnya sistem evaluasi pendidikan di Indonesia, banyak yang bertanya-tanya apa status dokumen ini sekarang. Lantas, SKHUN adalah dokumen apa, apa saja fungsinya, dan apakah masih relevan saat ini?

SKHUN adalah singkatan dari Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional. Ini adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Kemendikbudristek) yang berisi rincian nilai yang diperoleh siswa dalam Ujian Nasional pada jenjang pendidikan tertentu, seperti SMP atau SMA/SMK.

Artikel ini akan mengupas tuntas pengertian, fungsi utama, dan status terbaru SKHUN setelah Ujian Nasional resmi dihapus.

Apa Itu SKHUN?

SKHUN adalah dokumen resmi yang berfungsi sebagai bukti pencapaian seorang siswa dalam Ujian Nasional. Menurut berbagai sumber media kredibel seperti Liputan6 dan Tempo, dokumen ini mencantumkan daftar nilai untuk setiap mata pelajaran yang diujikan secara nasional.

Pada masanya, SKHUN menjadi salah satu dokumen paling penting bagi lulusan. Bahkan, beberapa versi terbaru SKHUN dilengkapi dengan penanda digital atau barcode untuk mempermudah proses verifikasi keaslian dan mencegah pemalsuan data.

Fungsi Utama SKHUN

Meskipun bukan penentu kelulusan, SKHUN memiliki beberapa fungsi krusial dalam administrasi pendidikan, terutama sebelum ijazah resmi diterbitkan. Berikut adalah beberapa fungsi utamanya:

  1. Syarat Pendaftaran Lanjutan: Fungsi paling umum dari SKHUN adalah sebagai dokumen wajib untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Misalnya, lulusan SMP menggunakan SKHUN untuk mendaftar ke SMA/SMK.
  2. Pengganti Sementara Ijazah: Karena proses penerbitan ijazah seringkali memakan waktu, SKHUN berfungsi sebagai dokumen pengganti sementara yang membuktikan hasil akademik siswa.
  3. Dokumen Pelengkap Administrasi: Selain untuk pendaftaran sekolah, SKHUN juga terkadang dibutuhkan untuk keperluan administrasi lain, seperti pendaftaran beasiswa atau seleksi program tertentu yang mempertimbangkan nilai Ujian Nasional.
Ilustrasi Laporan Sekolah

Status Terbaru SKHUN Setelah UN Dihapus

Sejak tahun 2021, Pemerintah Indonesia secara resmi menghapus Ujian Nasional dan menggantinya dengan Asesmen Nasional (AN). Kebijakan yang diumumkan oleh Mendikbudristek Nadiem Makarim ini secara fundamental mengubah sistem evaluasi pendidikan.

Lalu, bagaimana nasib SKHUN?

Dengan ditiadakannya UN, penerbitan SKHUN secara otomatis juga dihentikan. Penentuan kelulusan siswa kini sepenuhnya menjadi wewenang satuan pendidikan (sekolah) yang didasarkan pada tiga kriteria:

  • Nilai rapor semester 1 sampai 6.
  • Penilaian sikap atau perilaku minimal baik.
  • Mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah (Ujian Sekolah).

Sebagai penggantinya, dokumen yang kini relevan untuk keperluan pendaftaran atau administrasi sementara sebelum ijazah terbit adalah:

  • SKHU (Surat Keterangan Hasil Ujian): Dokumen yang dikeluarkan sekolah berisi nilai Ujian Sekolah.
  • SKL (Surat Keterangan Lulus): Surat resmi dari sekolah yang menyatakan siswa telah lulus.

Meskipun tidak lagi diterbitkan, SKHUN lama (bagi lulusan sebelum 2021) tetap menjadi dokumen arsip yang sah dan berharga yang membuktikan riwayat hasil Ujian Nasional seseorang.

Untuk pemahaman lebih mendalam mengenai berbagai dokumen ini, Anda bisa membaca panduan lengkap kami tentang perbedaan SKHUN, SKHU, SKL, dan Ijazah.

SN

Silvi Nandia

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!