Di antara berbagai dokumen kelulusan, SKHUN dan ijazah adalah dua istilah yang paling dikenal. Namun, masih banyak yang bertanya, apakah SKHUN sama dengan ijazah? Jawabannya adalah tidak, keduanya sangat berbeda.
Meskipun sama-sama diterima setelah siswa menyelesaikan ujian akhir, SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) dan ijazah memiliki perbedaan fundamental dalam hal fungsi, kekuatan hukum, dan informasi yang dimuat. Menganggap keduanya sama adalah sebuah kekeliruan yang bisa menghambat proses administrasi Anda.
Artikel ini akan menjelaskan secara rinci perbedaan antara SKHUN dan ijazah agar Anda tidak lagi salah kaprah.
Perbedaan SKHUN vs Ijazah
Untuk memahami mengapa keduanya tidak sama, mari kita bandingkan secara langsung.
| Aspek | SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) | Ijazah |
|---|---|---|
| Definisi | Dokumen berisi transkrip nilai dari hasil Ujian Nasional (UN). | Sertifikat atau piagam resmi sebagai bukti kelulusan dari suatu jenjang pendidikan. |
| Fokus Utama | Menampilkan performa akademik siswa dalam ujian berskala nasional. | Menyatakan status kelulusan siswa secara sah dan final. |
| Kekuatan Hukum | Sebagai dokumen pendukung. Tidak bisa menggantikan ijazah secara permanen. | Sebagai bukti hukum tertinggi yang menyatakan seseorang telah menyelesaikan pendidikan. |
| Sifat | Dokumen pelengkap. Fungsinya melengkapi ijazah dengan rincian nilai UN. | Dokumen utama. Merupakan bukti pokok dari kualifikasi pendidikan seseorang. |
| Masa Berlaku | Relevan selama nilai UN masih digunakan sebagai acuan. Tidak lagi diterbitkan sejak UN dihapus. | Permanen dan berlaku seumur hidup. |
| Penerbit | Diterbitkan oleh Pemerintah (Kemendikbudristek). | Diterbitkan oleh Satuan Pendidikan (Sekolah) dengan format yang diatur secara nasional. |
Fungsi yang Tidak Bisa Saling Menggantikan
Dari perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa fungsi keduanya berbeda.
- Fungsi SKHUN adalah untuk menunjukkan rincian nilai yang tidak tercantum di lembar ijazah utama. Pada masanya, nilai ini menjadi pertimbangan penting untuk seleksi masuk sekolah favorit atau perguruan tinggi.
- Fungsi Ijazah adalah untuk membuktikan bahwa Anda telah lulus dan berhak menyandang status sebagai lulusan dari jenjang pendidikan tersebut. Tanpa ijazah, status kelulusan Anda tidak memiliki kekuatan hukum yang final.
Sederhananya, bayangkan ijazah sebagai SIM (Surat Izin Mengemudi) Anda, yang membuktikan Anda boleh mengemudi. Sementara itu, SKHUN ibarat laporan hasil tes mengemudi Anda, yang menunjukkan seberapa baik Anda saat ujian. Anda butuh SIM untuk berkendara secara legal, bukan hanya laporan hasil tesnya.
Kesimpulan
Jadi, apakah SKHUN sama dengan ijazah? Tentu saja tidak.
- SKHUN adalah laporan nilai Ujian Nasional.
- Ijazah adalah sertifikat tanda lulus.
Keduanya adalah dokumen yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan. Ijazah adalah dokumen kelulusan yang paling utama dan final, sedangkan SKHUN (pada masanya) berfungsi sebagai pelengkap yang memberikan informasi detail mengenai hasil ujian nasional.
Untuk pemahaman yang lebih komprehensif, baca juga artikel kami yang membahas perbedaan antara SKL dan Ijazah.