Scroll untuk baca artikel
Rupa

Mengapa Valentine Identik dengan Coklat?

×

Mengapa Valentine Identik dengan Coklat?

Sebarkan artikel ini
pile of eaten cupcakes

Valentine sudah menjadi hari raya yang identik dengan coklat. Di mana-mana, toko-toko bunga dan permen membanjiri sudut kota. Di supermarket, lemari pendingin terisi penuh dengan coklat berbentuk hati. Mungkin sebagian orang merasa aneh dan bertanya-tanya, mengapa sih Valentine identik dengan coklat? Nah, dalam artikel ini, kami akan membahas alasan mengapa coklat menjadi hadiah utama pada hari kasih sayang.

Asal-Usul Valentine

Sebelum membahas lebih jauh tentang coklat, kita perlu mengenal asal-usul dari hari Valentine terlebih dahulu. Valentine sendiri merujuk pada Santo Valentine, seorang tokoh gereja yang terkenal di era Romawi Kuno. Legenda menyebutkan bahwa pada zaman itu, kaisar melarang para tentara untuk menikah karena dianggap dapat mengurangi kekuatan militernya. Namun, Santo Valentine nekat membantu pasangan-pasangan muda untuk menikah secara rahasia.

Namun, aksinya akhirnya terbongkar dan Santo Valentine dijatuhi hukuman mati pada 14 Februari. Sejak saat itu, orang-orang mulai merayakan hari kasih sayang sebagai penghormatan kepada Santo Valentine yang dipercaya sebagai pelindung pasangan-pasangan muda yang ingin menikah.

Coklat sebagai Hadiah Valentine

Lalu, mengapa coklat menjadi hadiah yang sangat populer pada hari Valentine? Ternyata, hal ini berawal dari tradisi di Eropa abad ke-19. Pada masa itu, coklat dikenal sebagai makanan mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Eropa mulai merayakan hari Valentine dengan memberikan kartu ucapan dan bunga kepada orang yang mereka cintai.

Karena harga coklat yang mahal, hanya kalangan bangsawan saja yang bisa memberikan coklat sebagai hadiah Valentine. Namun, pada abad ke-20, produksi coklat semakin massal dan harga coklat semakin terjangkau. Sejak saat itu, coklat mulai menjadi hadiah populer pada hari kasih sayang, terutama di Amerika Serikat dan Eropa.

Baca Juga!  7 Cara Melihat Pengumuman Administrasi CPNS dan PPPK 2023

Alasan Lain Mengapa Coklat Populer pada Hari Valentine

Selain sejarah dan tradisi, ada beberapa alasan lain mengapa coklat menjadi hadiah yang populer pada hari Valentine. Pertama, coklat dianggap sebagai makanan yang dapat meningkatkan mood dan memberikan rasa bahagia. Hal ini karena coklat mengandung senyawa feniletilamina yang dapat merangsang produksi endorfin dalam otak, yang pada akhirnya membuat kita merasa senang dan bahagia.

Kedua, coklat dianggap sebagai simbol keintiman dan romantis. Bentuk hati yang biasa ditemukan pada coklat Valentine dapat menjadi simbol cinta dan kasih sayang. Selain itu, memberikan coklat sebagai hadiah juga dapat menunjukkan perhatian dan penghargaan kepada orang yang kita cintai.

Kesimpulan

Jadi, itulah alasan mengapa coklat menjadi hadiah yang populer pada hari Valentine. Selain memiliki nilai sejarah dan tradisi, coklat juga memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan mood dan mengurangi stres. Tidak heran jika banyak orang memilih memberikan coklat sebagai hadiah pada orang yang mereka cintai.

Namun, saat memilih coklat sebagai hadiah Valentine, pastikan untuk memilih coklat yang berkualitas tinggi dan tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Ada banyak produsen coklat premium yang dapat Anda pilih, seperti Valrhona, Lindt, dan Godiva.

Akhirnya, tidak ada yang salah dengan memberikan hadiah yang klise seperti coklat pada hari Valentine. Yang terpenting adalah makna di balik hadiah tersebut, yaitu kasih sayang dan perhatian yang tulus dari hati. Jadi, mari merayakan hari kasih sayang dengan penuh cinta dan memberikan hadiah yang bermakna bagi orang yang kita sayangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *