Scroll untuk baca artikel
Rupa

Konsep dan Tujuan Hukum Konvensional

×

Konsep dan Tujuan Hukum Konvensional

Sebarkan artikel ini
Konsep dan Tujuan Hukum Konvensional

Tujuan Hukum Konvensional – Hukum adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial dan masyarakat. Dalam setiap negara, hukum memiliki peran kunci dalam mengatur perilaku individu, hubungan antarindividu, dan hubungan antara individu dan negara. Ada berbagai pandangan tentang tujuan hukum, dan salah satunya adalah konsep tujuan hukum konvensional.

Konsep Dasar Tujuan Hukum Konvensional

Konsep tujuan hukum konvensional mengacu pada pemahaman dasar tentang mengapa hukum ada dan apa yang harus dicapainya. Menurut Gustav Radbruch, seorang filsuf hukum terkemuka, ada tiga tujuan utama dalam hukum konvensional, yaitu kemanfaatan, kepastian, dan keadilan.

  1. Kemanfaatan: Salah satu tujuan utama hukum konvensional adalah melayani kemanfaatan umum dan kesejahteraan masyarakat. Ini berarti hukum harus dirancang untuk mempromosikan kebaikan bersama dan melindungi kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Ini mencakup pembuatan peraturan yang membantu menciptakan stabilitas ekonomi, melindungi hak individu, dan memastikan akses yang setara ke layanan publik.
  2. Kepastian: Kepastian hukum adalah prinsip penting dalam hukum konvensional. Ini berarti hukum harus memberikan peraturan yang jelas dan tidak ambigu. Individu dan organisasi harus dapat mengandalkan hukum dalam pengambilan keputusan mereka. Tanpa kepastian hukum, masyarakat akan menghadapi ketidakpastian yang dapat merusak stabilitas dan keadilan.
  3. Keadilan: Keadilan adalah salah satu tujuan utama hukum. Ini mencakup berbagai dimensi, seperti keadilan distributif, prosedural, dan retributif. Sistem hukum dirancang untuk mengatasi ketidakadilan, memperbaiki ketidakseimbangan, dan memberikan solusi kepada mereka yang telah dirugikan.

Perbedaan Pendekatan Barat dan Timur

Dalam konteks hukum konvensional, terdapat perbedaan pendekatan antara hukum Barat dan Timur. Teori Tujuan Hukum Barat lebih berfokus pada keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Sedangkan Teori Tujuan Hukum Timur lebih menekankan tujuan hukum untuk mencapai kedamaian (peace), bukanhanya kepastian hukum, kemanfaatan, atau keadilan.

Baca Juga!  Organisasi Semi Militer Pada Masa Pendudukan Jepang Di Indonesia

Hubungan dengan Ilmu Filsafat Hukum

Ilmu filsafat hukum mempertimbangkan tujuan hukum dari sudut pandang yang lebih luas. Filsafat hukum berbeda dari hukum itu sendiri, karena itu lebih bersifat teoritis dan abstrak. Tujuan hukum dalam konteks filsafat hukum adalah mencari keadilan, kepastian hukum, dan ketertiban. Tujuan ini bersifat etis, yang berarti bersumber pada konsep kebaikan.

Implikasi dalam Sistem Hukum

Konsep tujuan hukum konvensional memiliki implikasi yang signifikan dalam sistem hukum suatu negara. Tujuan-tujuan ini membentuk dasar pembuatan undang-undang, pengadilan, dan pelaksanaan hukum. Oleh karena itu, sistem hukum modern juga mulai mengakomodasi isu-isu global seperti perlindungan lingkungan, hak asasi manusia, dan keadilan sosial bersama dengan tujuan konvensional.

Penutup

Dalam rangka memahami hukum dan fungsinya dalam masyarakat, penting untuk memahami konsep dasar tujuan hukum konvensional. Tujuan utama seperti kemanfaatan, kepastian, dan keadilan membentuk landasan hukum yang penting dalam menjaga tatanan sosial yang adil dan berfungsi. Selain itu, perbedaan pendekatan antara hukum Barat dan Timur serta hubungannya dengan ilmu filsafat hukum adalah aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam diskusi tentang hukum konvensional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *