Read More
Trimpot Adalah: Fungsi, Cara Kerja, Kaki, Simbol, dan Cara Pasangnya
Teknologi

Trimpot Adalah: Fungsi, Cara Kerja, Kaki, Simbol, dan Cara Pasangnya

Trimpot adalah trimmer potentiometer atau resistor variabel kecil untuk penyetelan rangkaian elektronik. Pelajari fungsi, cara kerja, kaki, kode nilai, simbol, dan cara pasangnya.

FE
Frans Eka
3 Des 2024 Diperbarui 13 Jun 2026 5 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Trimpot Adalah: Fungsi, Cara Kerja, Kaki, Simbol, dan Cara Pasangnya

Isi artikel

Iklan

Trimpot adalah trimmer potentiometer, yaitu resistor variabel kecil yang digunakan untuk menyetel nilai resistansi pada rangkaian elektronik. Komponen ini biasanya dipasang di PCB dan disetel menggunakan obeng kecil, bukan diputar langsung dengan tangan seperti potensiometer biasa.

Dalam praktik elektronika, trimpot sering dipakai untuk kalibrasi, pengaturan tegangan, pengaturan kontras LCD, pengaturan sensitivitas sensor, dan penyetelan rangkaian agar bekerja sesuai kebutuhan.

Gambar trimpot atau trimmer potentiometer pada rangkaian elektronik
Trimpot adalah resistor variabel kecil yang biasanya disetel memakai obeng.

Ringkasan Trimpot

PoinPenjelasan Singkat
Nama lengkapTrimmer potentiometer.
Fungsi utamaMengatur nilai resistansi untuk kalibrasi atau penyetelan rangkaian.
Jumlah kaki umum3 kaki: dua terminal ujung dan satu wiper.
Cara menyetelDiputar memakai obeng kecil.
Contoh kode102 = 1 kΩ, 103 = 10 kΩ, 104 = 100 kΩ.
Bedanya dengan potensiometerTrimpot untuk setelan internal/kalibrasi; potensiometer biasa untuk pengaturan yang sering diubah pengguna.

Apa Itu Trimpot?

Trimpot adalah salah satu jenis resistor variabel. Nilai resistansinya dapat diubah dengan memutar bagian penyetel kecil di badan komponen. Karena ukurannya kecil, trimpot banyak dipakai pada rangkaian yang membutuhkan penyetelan internal.

Berbeda dari potensiometer volume pada speaker atau radio, trimpot biasanya tidak dibuat untuk sering diputar. Setelah nilai yang dibutuhkan didapat, posisinya dibiarkan tetap agar rangkaian bekerja stabil.

Fungsi Trimpot

Fungsi trimpot adalah mengatur nilai resistansi dalam rangkaian. Dari perubahan resistansi ini, rangkaian dapat mengubah tegangan, arus, sensitivitas, atau level sinyal tertentu.

Beberapa fungsi trimpot yang sering ditemui antara lain:

  • Kalibrasi rangkaian, misalnya menyetel nilai agar output sesuai target.
  • Pengatur tegangan, terutama pada rangkaian regulator atau pembagi tegangan.
  • Pengatur kontras LCD, misalnya pada modul LCD karakter 16x2.
  • Pengatur sensitivitas sensor, seperti sensor cahaya, sensor suara, atau sensor jarak tertentu.
  • Pengatur offset pada rangkaian penguat atau pengkondisi sinyal.
  • Pengatur waktu pada rangkaian timer sederhana.

Cara Kerja Trimpot

Trimpot bekerja dengan prinsip potensiometer. Di dalamnya ada jalur resistif dan kontak geser yang disebut wiper. Ketika bagian penyetel diputar, posisi wiper berubah di sepanjang jalur resistif.

Perubahan posisi wiper membuat nilai resistansi antara kaki tengah dan salah satu kaki ujung ikut berubah. Jika dipakai sebagai pembagi tegangan, perubahan posisi wiper juga mengubah tegangan keluaran pada kaki tengah.

Kaki Trimpot dan Pinout Dasar

Trimpot umumnya memiliki 3 kaki:

  • Kaki 1: salah satu ujung jalur resistif.
  • Kaki 2: wiper atau kaki tengah yang nilainya berubah saat trimpot diputar.
  • Kaki 3: ujung lain dari jalur resistif.

Jika trimpot dipakai sebagai pembagi tegangan, kaki 1 dan kaki 3 biasanya dihubungkan ke dua titik tegangan, sedangkan kaki 2 menjadi output. Jika dipakai sebagai resistor variabel sederhana, biasanya hanya dua kaki yang digunakan: kaki tengah dan salah satu kaki ujung.

Simbol Trimpot

Simbol trimpot pada skema rangkaian mirip dengan simbol resistor variabel atau potensiometer. Biasanya berupa simbol resistor yang diberi tanda panah atau garis penyetel untuk menunjukkan bahwa nilainya dapat diatur.

Jika ingin memahami simbol resistor secara lebih luas, baca juga panduan simbol resistor tetap dan variabel.

Kode Nilai Trimpot: 102, 103, dan 104

Banyak trimpot memakai kode angka tiga digit untuk menunjukkan nilai resistansi. Cara membacanya mirip kode resistor SMD: dua digit pertama adalah angka utama, digit ketiga adalah jumlah nol.

Kode TrimpotNilai ResistansiArti
1021 kΩ10 × 10² ohm = 1.000 ohm
10310 kΩ10 × 10³ ohm = 10.000 ohm
104100 kΩ10 × 10⁴ ohm = 100.000 ohm
501500 Ω50 × 10¹ ohm = 500 ohm

Untuk komponen resistor biasa yang memakai gelang warna, Anda bisa membaca panduan kode warna resistor.

Cara Pasang Trimpot

Cara memasang trimpot tergantung fungsi yang diinginkan dalam rangkaian.

1. Sebagai pembagi tegangan

Hubungkan kaki 1 ke sumber tegangan, kaki 3 ke ground, lalu ambil output dari kaki tengah. Saat trimpot diputar, tegangan output akan berubah mengikuti posisi wiper.

2. Sebagai resistor variabel

Gunakan kaki tengah dan salah satu kaki ujung. Nilai resistansi di antara dua kaki tersebut akan berubah saat trimpot diputar.

3. Untuk kontras LCD

Pada banyak modul LCD karakter, trimpot dipasang sebagai pembagi tegangan untuk mengatur kontras tampilan. Kaki tengah biasanya menuju pin kontras LCD, sedangkan dua kaki lainnya menuju VCC dan GND sesuai rangkaian.

Jenis-Jenis Trimpot

1. Single-turn trimpot

Single-turn trimpot hanya membutuhkan satu putaran atau kurang untuk berpindah dari nilai minimum ke maksimum. Jenis ini murah dan cukup untuk penyetelan sederhana.

2. Multi-turn trimpot

Multi-turn trimpot membutuhkan beberapa putaran untuk mencapai nilai maksimum. Kelebihannya, penyetelan lebih halus dan presisi.

3. Trimpot horizontal dan vertikal

Ada trimpot yang dipasang horizontal dan ada yang dipasang vertikal di PCB. Perbedaannya terutama pada bentuk fisik dan arah akses obeng saat penyetelan.

Perbedaan Trimpot dan Potensiometer

AspekTrimpotPotensiometer Biasa
UkuranKecil, biasanya dipasang di PCB.Lebih besar dan sering punya knop.
Cara putarUmumnya memakai obeng kecil.Diputar langsung dengan tangan.
Frekuensi penggunaanDisetel sesekali untuk kalibrasi.Sering diubah pengguna, misalnya volume.
Contoh penggunaanKontras LCD, offset, sensitivitas sensor.Volume audio, dimmer, kontrol manual.

Pembahasan lebih umum tentang resistor tetap dan variabel dapat Anda lihat di artikel resistor tetap vs variabel.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Trimpot

  • Memutar trimpot terlalu kuat sampai rusak.
  • Salah membaca kaki tengah sebagai kaki ujung.
  • Memakai nilai resistansi yang terlalu besar atau terlalu kecil untuk rangkaian.
  • Menganggap trimpot cocok untuk kontrol yang sering diputar setiap hari.
  • Tidak mengecek nilai dengan multimeter sebelum dipasang.

FAQ tentang Trimpot

Trimpot adalah apa?

Trimpot adalah trimmer potentiometer, yaitu resistor variabel kecil yang digunakan untuk menyetel resistansi pada rangkaian elektronik.

Apa fungsi trimpot?

Fungsi trimpot adalah mengatur nilai resistansi untuk kalibrasi, pengaturan tegangan, kontras LCD, sensitivitas sensor, atau level sinyal.

Berapa jumlah kaki trimpot?

Trimpot umumnya memiliki 3 kaki: dua kaki ujung jalur resistif dan satu kaki tengah sebagai wiper.

Apa arti trimpot 103?

Trimpot 103 berarti nilai resistansinya 10 kΩ atau 10.000 ohm.

Apa beda trimpot dan potensiometer?

Trimpot biasanya kecil, dipasang di PCB, dan disetel sesekali untuk kalibrasi. Potensiometer biasa lebih sering dipakai sebagai kontrol yang diputar pengguna, seperti volume audio.

Apakah trimpot bisa menggantikan resistor tetap?

Bisa dalam beberapa rangkaian, terutama saat nilai resistansi perlu dicari atau disetel. Setelah nilai final diketahui, kadang trimpot dapat diganti dengan resistor tetap yang nilainya sesuai.

Kesimpulannya, trimpot adalah komponen kecil tetapi penting dalam elektronika. Dengan memahami fungsi, cara kerja, kaki, kode nilai, dan cara pasangnya, trimpot dapat digunakan untuk menyetel rangkaian secara lebih presisi dan aman.

Iklan
FE

Frans Eka

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!