Read More
Dari Gawai sampai AI: Begini Wajah Globalisasi IPTEK di Indonesia
Teknologi

Dari Gawai sampai AI: Begini Wajah Globalisasi IPTEK di Indonesia

Jelaskan globalisasi di bidang IPTEK di Indonesia: pengertian, contoh, dampak positif-negatif, dan cara menghadapinya.

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
25 Okt 2023 Diperbarui 13 Jul 2026 3 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Dari Gawai sampai AI: Begini Wajah Globalisasi IPTEK di Indonesia

Isi artikel

Globalisasi yang terjadi dalam bidang IPTEK di Indonesia adalah masuk dan menyebarnya ilmu pengetahuan serta teknologi lintas negara, sehingga masyarakat Indonesia lebih cepat terhubung dengan inovasi global. Bentuknya tampak pada internet, gawai, media sosial, e-commerce, pembelajaran daring, hingga kecerdasan buatan.

Artikel ini menjawab secara ringkas: apa artinya, contoh nyata, dampak positif-negatif, dan cara menghadapinya.

Pengertian Singkat

IPTEK adalah ilmu pengetahuan dan teknologi. Globalisasi di bidang IPTEK berarti pengetahuan, produk, dan praktik teknologi tidak lagi terbatas di satu negara. Aliran data, perangkat, platform digital, dan kolaborasi riset membuat Indonesia ikut dalam jaringan teknologi dunia.

Intinya: teknologi yang dulu “jauh” kini mudah dipakai sehari-hari, dari desa hingga kota.

Ciri Globalisasi di Bidang IPTEK

  • penyebaran teknologi komunikasi dan informasi yang cepat
  • akses internet dan perangkat digital yang meluas
  • pertukaran pengetahuan lintas negara (open source, kursus online, riset)
  • standar teknologi global yang diadopsi lokal
  • munculnya industri digital dan model kerja baru

Contoh Globalisasi IPTEK di Indonesia

Contoh Penjelasan singkat
Internet & smartphone Akses informasi, chat, video call, dan layanan digital harian
Media sosial Pertukaran opini dan budaya lintas negara dalam hitungan detik
E-commerce & fintech Belanja, pembayaran, dan pinjaman digital berbasis platform global/lokal
Pembelajaran daring Kelas online, MOOC, dan sumber belajar internasional
Cloud, AI, otomasi Layanan cloud, chatbot, AI generatif, dan otomatisasi kerja
Telemedicine & transportasi digital Konsultasi kesehatan jarak jauh, ojek online, navigasi digital

Contoh-contoh itu menunjukkan bahwa globalisasi IPTEK bukan hanya “ada internet”, tetapi mengubah cara belajar, bekerja, berbisnis, dan berkomunikasi. Kaitan dengan dunia kerja dibahas di pekerjaan yang berubah karena teknologi digital.

Dampak Positif

  1. Akses informasi lebih luas. Belajar, riset, dan berita global lebih mudah dijangkau.
  2. Efisiensi komunikasi. Jarak dan waktu tidak lagi menghambat kolaborasi.
  3. Peluang ekonomi digital. UMKM bisa menjual online; talenta digital punya pasar lebih besar.
  4. Peningkatan layanan publik dan kesehatan. Administrasi digital, telemedicine, dan data membantu layanan.
  5. Akselerasi inovasi lokal. Start-up dan kreator Indonesia bisa belajar dari praktik global.

Di sektor pendidikan, pengaruh IPTEK juga kuat; lihat pengaruh IPTEK terhadap pendidikan dan dampak globalisasi pada pendidikan.

Dampak Negatif

  1. Kesenjangan digital. Tidak semua wilayah/kelompok punya akses dan keterampilan setara.
  2. Disrupsi pekerjaan. Otomasi dan AI menekan jenis kerja rutin.
  3. Risiko siber dan privasi. Kebocoran data, penipuan online, dan serangan siber meningkat.
  4. Ketergantungan teknologi luar. Infrastruktur dan platform kunci sering dikuasai global player.
  5. Dampak sosial-budaya. Arus informasi cepat bisa mempercepat hedonisme, hoaks, atau erosi nilai lokal. Baca juga pengaruh globalisasi terhadap budaya nasional.

Cara Menghadapi Globalisasi IPTEK

  • tingkatkan literasi digital dan literasi data
  • perkuat SDM lewat pendidikan STEM, coding, dan soft skill adaptif
  • dorong inovasi lokal dan kolaborasi riset
  • perluas infrastruktur internet yang merata
  • jaga etika digital, keamanan siber, dan kritis terhadap hoaks
  • manfaatkan teknologi tanpa meninggalkan nilai dan kearifan lokal

Tantangan pengembangan IPTEK untuk generasi muda juga relevan di tantangan pengembangan IPTEK untuk generasi muda.

FAQ

Jelaskan globalisasi yang terjadi dalam bidang IPTEK di Indonesia!

Globalisasi IPTEK di Indonesia adalah proses masuknya teknologi dan pengetahuan global—seperti internet, gawai, platform digital, AI, dan model bisnis teknologi—yang mengubah cara masyarakat berkomunikasi, belajar, bekerja, dan bertransaksi.

Apa contoh paling mudah dilihat sehari-hari?

Smartphone, media sosial, belanja online, transfer digital, dan belajar lewat aplikasi/video online.

Apakah globalisasi IPTEK selalu menguntungkan?

Tidak otomatis. Ada manfaat besar, tetapi juga risiko kesenjangan, keamanan data, dan tekanan budaya/pekerjaan.

Bagaimana siswa bisa menjawab soal ini dengan baik?

Mulai dari definisi singkat, beri 3–5 contoh konkret di Indonesia, sebut dampak positif-negatif, lalu tutup dengan cara menghadapi.

Kesimpulan

Globalisasi di bidang IPTEK membuat Indonesia terhubung lebih cepat dengan inovasi dunia. Manfaatnya nyata: akses pengetahuan, efisiensi, dan peluang ekonomi digital. Tantangannya juga nyata: kesenjangan, disrupsi kerja, dan risiko siber. Respons terbaik bukan menolak teknologi, melainkan menguasai, menyaring, dan mengarahkannya untuk kepentingan publik.

Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!