Siapa yang tidak kenal Microsoft? Raksasa teknologi yang menciptakan Windows, sistem operasi yang mungkin sedang Anda gunakan saat membaca artikel ini. Tapi, tahukah Anda siapa otak jenius di balik kesuksesan Microsoft yang mengubah dunia komputasi selamanya?
Banyak orang hanya mengenal satu nama: Bill Gates. Padahal, ada sosok lain yang sama pentingnya dalam sejarah berdirinya Microsoft. Tanpa kolaborasi dua sahabat ini, mungkin kita tidak akan mengenal komputer personal (PC) seperti sekarang.
Duo Pendiri Microsoft: Bill Gates & Paul Allen
Microsoft didirikan pada tanggal 4 April 1975 oleh dua sahabat masa kecil yang sama-sama "gila" komputer:
1. Bill Gates (William Henry Gates III)
Sosok visioner dan ahli strategi bisnis. Gates drop out dari Harvard University demi mengejar mimpinya mendirikan perusahaan perangkat lunak. Ia dikenal sebagai wajah publik Microsoft dan orang terkaya di dunia selama bertahun-tahun.
2. Paul Allen
Sosok teknis yang jenius namun sering terlupakan. Allen-lah yang sebenarnya meyakinkan Gates untuk keluar dari Harvard dan mendirikan Microsoft. Ia juga yang memberi nama perusahaan ini (gabungan dari Microcomputer dan Software). Sayangnya, Allen harus mundur dari operasional harian Microsoft pada 1983 karena didiagnosa penyakit Hodgkin's lymphoma, namun tetap menjadi pemegang saham utama hingga wafatnya pada 2018.
Sejarah Singkat: Dari Garasi Menuju Dunia
- Awal Mula: Semuanya dimulai ketika mereka melihat majalah Popular Electronics edisi Januari 1975 yang menampilkan komputer mikro Altair 8800. Mereka melihat peluang untuk membuat bahasa pemrograman BASIC untuk mesin tersebut.
- Kontrak Pertama: Mereka sukses mendemonstrasikan interpreter BASIC kepada MITS (pembuat Altair) di Albuquerque, New Mexico, yang menjadi kantor pertama Microsoft.
- Titik Balik (IBM PC): Momen terbesar Microsoft datang pada 1980 ketika IBM meminta mereka membuat sistem operasi untuk komputer pribadi IBM. Gates membeli sistem QDOS dari Tim Paterson seharga $50.000, memolesnya menjadi MS-DOS, dan melisensikannya ke IBM. Langkah cerdasnya: Ia tidak menjual hak ciptanya, tapi melisensikannya. Sehingga ketika kloningan IBM PC bermunculan, semua produsen harus membayar royalti ke Microsoft.
Warisannya Kini
Hari ini, Microsoft bukan hanya soal Windows. Di bawah kepemimpinan Satya Nadella, mereka merajai dunia teknologi cloud (Azure), produktivitas (Office 365), game (Xbox), hingga kecerdasan buatan (investor utama OpenAI/ChatGPT).
Kisah Bill Gates dan Paul Allen mengajarkan kita bahwa persahabatan, visi yang kuat, dan keberanian mengambil risiko adalah kunci untuk menciptakan inovasi yang tak lekang oleh waktu.