Read More
5 Cara Menanam Cabe Besar di Polybag agar Berbuah Lebat & Anti Rontok
Teknologi

5 Cara Menanam Cabe Besar di Polybag agar Berbuah Lebat & Anti Rontok

FE
Frans Eka
19 Feb 2026 2 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
5 Cara Menanam Cabe Besar di Polybag agar Berbuah Lebat & Anti Rontok

Isi artikel

Siapa yang tidak suka pedas? Hampir semua masakan Indonesia butuh cabai. Namun, harga cabe besar (Capsicum annuum L.) seringkali naik turun bak roller coaster, kadang bisa tembus Rp100.000 per kilo! Solusinya? Tanam sendiri di rumah.

Menanam cabe besar sebenarnya tidak sulit, bahkan bisa dilakukan di lahan sempit atau menggunakan polybag di teras rumah. Kuncinya ada pada media tanam dan perawatan rutin. Yuk, simak panduan lengkap cara menanam cabe besar agar cepat panen dan buahnya gemuk-gemuk!

1. Pemilihan Bibit Unggul

Jangan sembarangan ambil biji dari cabe busuk di kulkas. Gunakan bibit hibrida F1 yang tahan penyakit dan produksinya tinggi.

  • Rendam benih dalam air hangat kuku selama 3 jam.
  • Buang benih yang mengapung (kopong), ambil yang tenggelam.

2. Persiapan Media Tanam Polybag

Tanah yang gembur adalah kunci akar sehat. Campurkan bahan-bahan berikut dengan perbandingan 1:1:1 :

  • Tanah top soil (tanah hitam).
  • Pupuk kandang matang/kompos.
  • Sekam bakar (arang sekam).

Aduk rata dan masukkan ke dalam polybag ukuran 40x50 cm. Diamkan selama 1 minggu sebelum ditanami agar gas racun tanah hilang.

Proses pemindahan bibit cabe besar muda ke dalam polybag berisi media tanam subur

3. Pindah Tanam (Transplanting)

Pindahkan bibit saat sudah memiliki 4-5 helai daun sejati (usia sekitar 21-25 hari setelah semai). Lakukan pada sore hari agar tanaman tidak stres terkena terik matahari langsung.

4. Perawatan Rutin: Siram & Pupuk

Cabe besar butuh air tapi tidak suka becek.

  • Penyiraman: 1x sehari (pagi atau sore). Jika musim hujan, pastikan drainase polybag lancar.
  • Pemupukan: Gunakan NPK 16-16-16 (satu sendok teh dilarutkan dalam 1 liter air) seminggu sekali. Saat berbunga, tambahkan pupuk tinggi Kalium (KNO3) agar bunga tidak rontok. Simak panduan lengkap kandungan pupuk organik untuk hasil lebih alami.

5. Perempelan & Pemasangan Ajir

Ini rahasia petani profesional! Buang tunas air (tunas yang tumbuh di ketiak daun di bawah cabang Y pertama). Tujuannya agar nutrisi fokus ke pembentukan buah di bagian atas.

Jangan lupa pasang ajir (tongkat penyangga) karena buah cabe besar cukup berat dan bisa mematahkan batang jika terkena terpaan angin.

Dengan perawatan yang tepat, cabe besar biasanya bisa dipanen mulai usia 75-85 hari setelah tanam. Selamat mencoba berkebun di rumah!

FE

Frans Eka

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!