Scroll untuk baca artikel
Rupa

Sistem Temu Kembali Informasi: Pengertian dan Fokus Menurut Belkin

Avatar
×

Sistem Temu Kembali Informasi: Pengertian dan Fokus Menurut Belkin

Sebarkan artikel ini
Sistem Temu Kembali Informasi

Sistem temu kembali informasi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Ketika kita mencari sesuatu di Google, sebenarnya kita sedang menggunakan sistem temu kembali informasi. Nah, tahukah kamu apa sebenarnya definisi sistem ini dan apa saja fokusnya menurut pakar informasi Belkin? Yuk kita bahas lebih lanjut!

Pengertian Sistem Temu Kembali Informasi

Secara sederhana, sistem temu kembali informasi adalah sistem yang dirancang untuk menemukan informasi yang relevan dari sekumpulan data dan sumber informasi secara otomatis. Sistem ini umumnya diterapkan pada mesin pencari (search engine) yang kita gunakan setiap hari seperti Google, Bing, Yahoo, dan lain-lain.

Sistem Temu Kembali Informasi

Ketika kamu mengetikkan kata kunci tertentu di mesin pencari, maka secara otomatis sistem akan mencari informasi yang relevan dari jutaan halaman web yang ada di internet. Informasi tersebut kemudian ditampilkan dalam bentuk daftar hasil pencarian beserta ringkasannya. Nah proses automatis inilah yang dinamakan sistem temu kembali informasi.

Beberapa contoh penerapan sistem temu kembali informasi dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Mesin pencari web seperti Google, Bing, Yahoo, dll.
  • Pencarian produk di situs belanja online seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dll.
  • Pencarian artikel di ensiklopedia online seperti Wikipedia.
  • Pencarian video di YouTube.
  • Pencarian berita di portal berita online.
  • Pencarian buku di perpustakaan online.
Baca Juga!  Mengapa Komunikasi dan Transportasi Sulit Disamaratakan di Indonesia?

Jadi bisa dibilang hampir semua situs dan aplikasi yang menyediakan fasilitas pencarian informasi sudah menerapkan sistem ini agar pengguna bisa menemukan informasi yang dibutuhkan dengan mudah dan cepat. Keren kan?

Fokus Sistem Temu Kembali Informasi Menurut Belkin

Lalu apa saja yang menjadi fokus dalam sistem temu kembali informasi? Menurut pakar informasi Nicholas J. Belkin ada 5 hal utama yang menjadi perhatian dalam sistem ini, yaitu:

1. Perpindahan Informasi

Sistem temu kembali informasi tidak hanya berfokus pada informasi itu sendiri, tapi juga proses perpindahan informasi dari sumber ke pengguna. Proses perpindahan informasi ini meliputi akuisisi, pengindeksan, penyimpanan, pencarian, penyaringan, pengambilan, dan penyajian informasi kepada pengguna.

Semua proses tersebut harus dilakukan secara efektif dan efisien agar informasi yang dibutuhkan pengguna bisa ditemukan dan disajikan dengan cepat dan akurat.

2. Pemikiran tentang Informasi yang Diinginkan

Fokus kedua adalah memahami apa sebenarnya informasi yang diinginkan oleh pengguna. Kita perlu memodelkan permintaan informasi dari pengguna agar bisa menyajikan hasil pencarian yang paling relevan dengan kebutuhannya.

Sebagai contoh, ketika pengguna mengetikkan kata kunci “Jakarta” di mesin pencari, apakah yang dimaksud adalah ibukota Indonesia, cuaca di Jakarta, hotel di Jakarta, atau hal lain? Pemahaman tentang maksud pencarian pengguna inilah yang menjadi kunci keberhasilan sistem temu kembali informasi.

3. Efektivitas Sistem

Fokus ketiga adalah mengevaluasi seberapa efektif sistem temu kembali informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi pengguna. Efektivitas bisa diukur dari seberapa akurat, relevan dan lengkap informasi yang berhasil ditemukan dan disajikan kepada pengguna.

Semakin efektif sistem dalam memenuhi kebutuhan informasi pengguna, maka semakin baik kualitas dan kepuasan penggunanya.

4. Hubungan Informasi dengan Penciptanya

Fokus keempat adalah memahami konteks di mana informasi tersebut diciptakan oleh sumbernya. Informasi yang sama bisa memiliki makna yang berbeda tergantung siapa yang menciptakannya dan dalam konteks apa informasi tersebut dibuat.

Baca Juga!  Gambaran Psikologikal Masyarakat Modern: Kebenaran atau Ilusi?

Pemahaman terhadap hubungan antara informasi dengan penciptanya ini penting agar informasi yang ditemukan dan disajikan ke pengguna sesuai dengan konteks yang dimaksud oleh sumbernya.

5. Hubungan Informasi dengan Pemakainya

Terakhir, kita juga perlu memahami hubungan personal antara informasi dengan pemakainya. Informasi yang sama bisa memiliki makna dan nilai yang berbeda bagi tiap individu pengguna.

Makna informasi bagi seorang dokter tentu akan berbeda dengan maknanya bagi seorang insinyur. Pemahaman terhadap hubungan personal ini dapat membantu sistem untuk menyajikan informasi yang paling bernilai dan relevan secara individual kepada masing-masing penggunanya.

Nah, itulah kelima fokus utama sistem temu kembali informasi menurut pakar Nicholas J. Belkin yang perlu diperhatikan agar sistem bisa memenuhi kebutuhan informasi pengguna secara efektif.

Contoh Penerapan Sistem Temu Kembali Informasi

Agar lebih memahami bagaimana sistem temu kembali informasi bekerja, berikut ini adalah contoh konkret penerapannya pada mesin pencari Google:

Proses Pencarian Informasi

Ketika kamu mengetikkan kata kunci “gunung tertinggi di Indonesia” di Google, maka secara otomatis sistem akan mencari informasi yang relevan dari miliaran halaman web yang telah diindeks sebelumnya.

Google kemudian akan menganalisis dan memilih halaman-halaman web mana saja yang paling relevan dengan permintaan informasi tersebut berdasarkan sejumlah algoritma.

Informasi dari halaman-halaman web terpilih tersebut lalu disaring, diambil datanya, dan disajikan ke pengguna dalam bentuk ringkasan singkat beserta tautan ke masing-masing halamannya. Seluruh proses ini berjalan secara otomatis dalam hitungan detik.

Contoh Hasil Pencarian

Berikut ini adalah contoh hasil pencarian untuk kata kunci “gunung tertinggi di Indonesia” di Google:

Hasil Pencarian Google

Dari screenshot di atas bisa kita lihat informasi yang disajikan antara lain:

Baca Juga!  Berapa Lama Proses Verifikasi BRImo? Panduan Lengkap
  • Nama gunung tertinggi di Indonesia adalah Puncak Jaya
  • Letaknya di provinsi Papua, Indonesia
  • Memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut

Informasi tersebut merupakan rangkuman dari isi halaman web www.wikipedia.org yang dianggap paling relevan dan berkualitas tinggi menjawab permintaan informasi pengguna.

Dengan contoh di atas bisa terlihat bagaimana sistem temu kembali informasi Google bekerja secara efektif untuk menemukan dan menyajikan informasi yang relevan bagi penggunanya. Keren bukan?

Itulah penjelasan lengkap tentang sistem temu kembali informasi beserta contoh penerapannya pada mesin pencari Google. Mudah-mudahan artikel ini bisa menambah pemahaman kamu tentang teknologi hebat yang kita gunakan setiap hari ini. Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *