Read More
Cara Menggambar Bunga Aster yang Mudah untuk Pemula
Rupa

Cara Menggambar Bunga Aster yang Mudah untuk Pemula

Cara menggambar bunga aster bisa dimulai dari lingkaran kecil, kelopak tipis berlapis, batang, daun, lalu pewarnaan. Ikuti langkah mudah untuk pemula ini.

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
4 Okt 2023 Diperbarui 31 Mei 2026 5 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Cara Menggambar Bunga Aster yang Mudah untuk Pemula

Isi artikel

Iklan

Cara menggambar bunga aster yang paling mudah adalah memulai dari lingkaran kecil di tengah, lalu menambahkan kelopak tipis mengelilinginya secara berlapis. Setelah itu, gambar batang, daun, detail garis pada kelopak, dan warna sesuai jenis aster yang ingin dibuat.

Bunga aster cocok untuk latihan menggambar karena bentuk dasarnya sederhana: pusat bunga berbentuk bulat, kelopak memanjang, dan susunan kelopaknya berulang. Panduan ini dibuat untuk pemula, anak sekolah, atau siapa pun yang ingin membuat sketsa bunga aster yang rapi tanpa teknik yang rumit.

Langkah visual menggambar bunga aster dari lingkaran pusat hingga selesai diwarnai
Langkah visual sederhana menggambar bunga aster dari sketsa awal sampai pewarnaan.

Alat yang Dibutuhkan

Sebelum mulai, siapkan alat sederhana berikut:

  • kertas gambar atau buku sketsa,
  • pensil HB atau 2B untuk sketsa awal,
  • penghapus,
  • spidol hitam atau drawing pen jika ingin menebalkan garis,
  • pensil warna, krayon, atau cat air untuk mewarnai.

Untuk latihan pertama, gunakan pensil tipis dulu agar garis mudah dihapus jika bentuk kelopaknya belum seimbang.

Bentuk Dasar Bunga Aster

Sebelum menggambar, pahami dulu bentuk dasarnya. Bunga aster umumnya memiliki pusat bunga kecil berbentuk bulat dan banyak kelopak ramping yang tersusun mengelilingi pusat tersebut. Kelopaknya bisa terlihat seperti oval panjang, ujung lancip, atau bentuk tetes air yang memanjang.

Jika ingin gambar yang lebih mudah, buat kelopak tidak terlalu banyak. Setelah terbiasa, Anda bisa menambahkan lapisan kelopak kedua agar bunga terlihat lebih penuh.

Langkah 1: Gambar Lingkaran Kecil sebagai Pusat Bunga

Mulailah dengan menggambar lingkaran kecil di tengah kertas. Lingkaran ini menjadi pusat bunga aster. Tidak perlu terlalu sempurna; bentuk yang sedikit tidak rata justru bisa membuat gambar terlihat lebih alami.

Jika ingin pusat bunga terlihat bertekstur, tambahkan titik-titik kecil atau garis pendek di dalam lingkaran.

Langkah 2: Buat Kelopak Pertama di Sekeliling Pusat

Gambar kelopak pertama mengelilingi lingkaran. Bentuknya bisa berupa oval panjang dengan ujung agak lancip. Arahkan setiap kelopak keluar dari pusat bunga seperti sinar matahari.

Untuk pemula, mulai dengan 8 sampai 12 kelopak utama. Usahakan jarak antar kelopak cukup seimbang, tetapi tidak perlu benar-benar sama.

Langkah 3: Tambahkan Kelopak Kedua agar Terlihat Penuh

Setelah kelopak pertama selesai, tambahkan kelopak kedua di sela-sela kelopak utama. Lapisan kedua ini membuat bunga aster terlihat lebih rimbun dan natural.

Kelopak lapisan belakang boleh dibuat sedikit lebih pendek atau sebagian tertutup. Trik ini membuat gambar tampak bertumpuk tanpa harus memakai teknik perspektif yang sulit.

Langkah 4: Gambar Batang Bunga

Dari bagian bawah bunga, tarik dua garis tipis ke bawah sebagai batang. Batang bunga aster biasanya cukup ramping, jadi jangan membuatnya terlalu lebar.

Jika ingin komposisi lebih menarik, buat batang sedikit melengkung. Garis lengkung ringan membuat gambar terlihat lebih hidup dibanding batang yang terlalu lurus.

Langkah 5: Tambahkan Daun

Gambar satu atau dua daun di sisi batang. Bentuk daun bisa dibuat oval memanjang dengan ujung lancip. Tambahkan satu garis tulang daun di tengah, lalu beberapa garis kecil ke samping.

Untuk gambar yang lebih sederhana, cukup tambahkan dua daun kecil. Jika ingin tampilan botani yang lebih detail, buat daun dengan tepi sedikit bergerigi.

Langkah 6: Perjelas Detail Kelopak

Tambahkan garis halus di tengah beberapa kelopak. Garis ini memberi kesan arah dan tekstur. Jangan menggambar terlalu banyak garis agar bunga tidak terlihat kaku atau penuh coretan.

Setelah bentuknya sudah sesuai, tebalkan garis utama memakai pensil yang lebih gelap atau drawing pen. Hapus garis bantu yang masih terlihat.

Langkah 7: Warnai Bunga Aster

Bunga aster bisa memiliki banyak warna, seperti putih, ungu, pink, kuning, atau biru muda. Untuk gambar pemula, pilih satu warna utama untuk kelopak dan warna kuning atau oranye untuk bagian tengah.

Beberapa pilihan warna yang mudah dicoba:

  • kelopak ungu muda dengan pusat kuning,
  • kelopak putih dengan bayangan biru muda,
  • kelopak pink dengan pusat oranye,
  • kelopak kuning muda dengan batang hijau.

Gunakan tekanan warna yang ringan dulu, lalu tambahkan warna lebih gelap di dekat pusat bunga agar hasilnya tidak datar.

Tips agar Gambar Bunga Aster Terlihat Bagus

  • Jangan membuat semua kelopak terlalu sama; sedikit variasi membuat bunga lebih alami.
  • Mulai dari bentuk besar dulu, baru tambahkan detail kecil.
  • Gunakan garis tipis saat sketsa agar mudah diperbaiki.
  • Tambahkan bayangan ringan di bawah kelopak untuk memberi kesan bertumpuk.
  • Jika menggambar untuk tugas sekolah, buat komposisi bersih dengan satu bunga besar di tengah.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggambar Bunga Aster

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membuat pusat bunga terlalu besar, sehingga kelopaknya terlihat pendek. Kesalahan lain adalah menggambar kelopak terlalu sedikit sehingga bunganya lebih mirip bunga sederhana biasa, bukan aster.

Solusinya, buat pusat bunga kecil sampai sedang, lalu tambahkan kelopak tipis dalam dua lapisan. Dengan cara ini, bentuk aster akan lebih mudah dikenali.

Variasi Sketsa Bunga Aster yang Bisa Dicoba

Setelah bisa menggambar satu bunga, Anda dapat mencoba beberapa variasi:

  • Sketsa bunga aster simple: satu bunga besar tanpa banyak detail.
  • Gambar bunga aster putih: kelopak putih dengan bayangan abu-abu atau biru muda.
  • Bunga aster ungu: kelopak ungu dengan pusat kuning agar kontras.
  • Buket bunga aster: beberapa bunga kecil dengan arah batang berbeda.
  • Aster kartun: bentuk kelopak lebih bulat dan ekspresif.

Jika ingin mencoba bunga lain yang mudah, lihat juga panduan gambar bunga yang mudah digambar untuk pemula.

FAQ

Bagaimana cara menggambar bunga aster yang mudah?

Mulailah dari lingkaran kecil sebagai pusat bunga, lalu gambar kelopak tipis mengelilinginya. Tambahkan lapisan kelopak kedua, batang, daun, detail garis, lalu warnai.

Apa ciri utama gambar bunga aster?

Ciri utama bunga aster adalah pusat bunga kecil dan banyak kelopak ramping yang tersusun melingkar. Kelopaknya biasanya terlihat tipis dan memanjang.

Warna bunga aster apa yang bagus untuk gambar?

Warna yang mudah dipakai adalah ungu, pink, putih, kuning, atau biru muda. Untuk pusat bunga, gunakan kuning atau oranye agar terlihat kontras.

Apakah bunga aster cocok digambar oleh pemula?

Ya. Bunga aster cocok untuk pemula karena bentuk dasarnya sederhana dan bisa dibuat dari pola lingkaran serta kelopak berulang.

Berapa banyak kelopak bunga aster yang perlu digambar?

Untuk gambar sederhana, 8 sampai 12 kelopak utama sudah cukup. Jika ingin terlihat lebih penuh, tambahkan kelopak lapisan kedua di sela-selanya.

Iklan
Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!