0
0 Comments

Implementasi Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dapat ditempuh dengan dua cara. Cara pertama adalah cara objektif, yaitu dengan menyusun berbagai macam peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan cita-cita dan nilai-nilai luhur Pancasila. Sementara cara kedua adalah cara subjektif, yaitu pengamalan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan setiap individu secara subjektif. Kondisi ideal di dalam pengamalan atau pelaksanaan Pancasila tentu adalah keselarasan dan kesesuaian di antara keduanya. Secara personal atau subjektif sikap seseorang sesuai dengan Pancasila, dan sekaligus pada saat yang sama mematuhi setiap peraturan perundang-undangan yang disusun berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Namun demikian, kondisi ideal ini tidak selalu bisa dicapai. Pada kasus anggota legislatif yang melakukan korupsi misalnya, pada saat yang sama mereka menyusun peraturan perundang-undangan yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila (pelaksanaan Pancasila secara objektif) namun juga melakukan perilaku korupsi yang menyimpang dari pelaksanaan Pancasila secara subjektif.

Kemukakan pendapat Anda, mengapa perilaku tersebut tidak sesuai atau tidak selaras dengan pelaksanaan Pancasila secara subjektif dan objektif tersebut?

Question is closed for new answers.
Frans Eka Selected answer as best 03/06/2024
Add a Comment