Jawaban Pertanyaan ke-1
Jurnal Eliminasi pada 1 Januari 2024
Ketika PT Bravo (induk) menerbitkan obligasi dan PT Charlie (anak) membeli sebagian obligasi tersebut, dalam laporan keuangan konsolidasian, semua saldo timbal balik (investasi pada obligasi dan utang obligasi) harus dieliminasi agar tidak terjadi penggandaan nilai. Berikut ilustrasi jurnal eliminasi yang diperlukan:
- Mengeliminasi Investasi pada Obligasi dan Utang Obligasi
- Investasi pada Obligasi (di buku PT Charlie): Rp5.000.000.000
- Utang Obligasi (di buku PT Bravo): Rp5.000.000.000
Jurnal eliminasi:
<code>Utang Obligasi Rp5.000.000.000
Investasi pada Obligasi Rp5.000.000.000
</code>
Jurnal ini menghilangkan saldo utang dan investasi antar perusahaan dari laporan konsolidasi, sehingga dari sudut pandang grup, tidak ada utang kepada diri sendiri[3][6][11].
- Mengeliminasi Premium dan Diskon
- Premium yang masih tersisa di PT Bravo (20% dari Rp500.000.000): Rp100.000.000 (karena yang dibeli hanya 10% dari total obligasi, maka premium terkait = 10% x Rp500.000.000 = Rp50.000.000)
- Diskon di PT Charlie (Rp5.000.000.000 - Rp4.750.000.000 = Rp250.000.000)
Jurnal eliminasi untuk premium dan diskon:
<code>Premium Obligasi Rp50.000.000
Keuntungan Konstruktif Rp250.000.000
Diskon Investasi pada Obligasi Rp250.000.000
Premium Obligasi Rp50.000.000
</code>
Keuntungan konstruktif sebesar Rp250.000.000 diakui pada saat pembelian obligasi oleh anak perusahaan, namun dalam konsolidasi, keuntungan ini harus dieliminasi agar tidak terjadi pengakuan laba yang tidak nyata[2][3][11].
Pengaruh Amortisasi Premium dan Diskon pada Laporan Keuangan Konsolidasian
- Amortisasi Premium (PT Bravo): Setiap tahun, PT Bravo akan mengamortisasi 20% dari premium obligasi yang terkait. Amortisasi premium akan mengurangi beban bunga yang diakui oleh PT Bravo.
- Amortisasi Diskon (PT Charlie): PT Charlie juga mengamortisasi 20% dari diskon investasinya setiap tahun. Amortisasi diskon akan menambah pendapatan bunga yang diakui oleh PT Charlie.
Dalam laporan keuangan konsolidasian, efek amortisasi premium dan diskon ini harus dieliminasi setiap periode. Selisih antara pendapatan bunga yang diakui anak (PT Charlie) dan beban bunga yang diakui induk (PT Bravo) akibat amortisasi premium dan diskon akan diakui secara bertahap sebagai penyesuaian pada laba konsolidasian. Dengan demikian, laba konsolidasi akan tetap mencerminkan hasil operasi nyata grup, tanpa distorsi dari transaksi antar perusahaan[2][5][13].
Jawaban Pertanyaan ke-2
Pengaruh Kepemilikan Nonpengendali terhadap Perhitungan Laba per Saham Induk
Dalam laporan keuangan konsolidasi, laba bersih konsolidasi harus dibagi antara pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali. Laba per saham (LPS) induk dihitung hanya berdasarkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, bukan total laba konsolidasi[8][15][16][20].
Prinsip Akuntansi yang Mendasari:
- Hanya laba yang menjadi hak pemegang saham induk yang digunakan sebagai pembilang dalam perhitungan LPS.
- Jumlah saham biasa induk yang beredar digunakan sebagai penyebut.
- Kepemilikan nonpengendali hanya berhak atas porsi laba anak perusahaan sesuai persentase kepemilikannya, dan tidak termasuk dalam perhitungan LPS induk[15][16][20].
Contoh Sederhana:
Jika laba konsolidasi Rp10 miliar, dan Rp2 miliar diatribusikan ke nonpengendali, maka laba per saham induk dihitung dari Rp8 miliar dibagi rata-rata tertimbang saham biasa induk yang beredar selama periode tersebut[8][9][15].
Kesimpulan:
Kepemilikan nonpengendali menyebabkan laba konsolidasi harus dipisahkan antara induk dan nonpengendali. Laba per saham induk mencerminkan hanya bagian laba yang menjadi hak pemegang saham induk, sesuai prinsip akuntansi konsolidasi yang berlaku[8][15][16][20].
[1] https://www.jurnal.id/id/blog/jurnal-eliminasi-konsolidasi/
[2] http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI.AKUNTANSI/195407061987031-KARLI_SOEDIJATNO/TERJEMAHAN_AKL/AKL_BAB_07.pdf
[3] http://eprints.binadarma.ac.id/8000/1/Bab 8.pdf
[4] https://id.scribd.com/document/441950582/TRANSAKSI-ENTITAS-INDUK-DAN-ENTITAS-ANAK-print
[5] https://id.scribd.com/document/429290043/6-2-Akuntansi-Obligasi-Metode-Garis-Lurus
[6] https://id.scribd.com/presentation/695899105/AKL-BAB-8
[7] https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JAGo/article/download/17005/10077
[8] https://id.scribd.com/document/614053515/Bab-10
[9] https://ajaib.co.id/mengenal-apa-yang-dimaksud-dengan-laba-ditahan/
[10] https://accurate.id/akuntansi/jurnal-eliminasi-konsolidasi/
[11] http://eprints.dinus.ac.id/14306/1/10.
TRANSFER_OBLIGASI.pdf
[12] https://id.scribd.com/presentation/697921468/M8-Transaksi-Antar-Perusahaan-Induk-Anak-Hutang
[13] https://ajaib.co.id/jurnal-amortisasi-obligasi-pencatatan-obligasi/
[14] https://www.youtube.com/watch?v=qWcL2VgcYTo
[15] http://eprints.binadarma.ac.id/7995/1/BAB 5.pdf
[16] http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI.AKUNTANSI/195407061987031-KARLI_SOEDIJATNO/TERJEMAHAN_AKL/AKL_BAB_10.pdf
[17] https://kledo.com/blog/jurnal-eleminasi-konsolidasi/
[18] https://senima.conference.unesa.ac.id/ocs/index.php/senima/senima8/paper/download/784/512
[19] http://www.rcipress.rcipublisher.org/index.php/rcipress/catalog/download/793/1334/2163-2?inline=1
[20] https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/akuntansi/article/download/4579/2321
[21] https://id.scribd.com/document/486525527/AKL-UtangAntarPerusahaan-B-HARRY-FIRMANSYAH-A1C018064
[22] https://penerbitan.pknstan.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/Akuntansi-Keuangan-Lanjutan-Agung-Reduce.pdf
[23] https://id.scribd.com/document/604144150/AKL-UTANG-ANTAR-PERUSAHAAN
[24] https://penerbitan.pknstan.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Akuntansi-Keuangan-Lanjutan-Iin-Indrawati.pdf
[25] http://repo.darmajaya.ac.id/5177/1/Buku_Akuntansi_Keuangan_Menengah.pdf
[26] http://repository.ibs.ac.id/7378/1/23-08-102-EBOOK-Buku Akuntansi Keuangan Lanjutan.pdf
[27] https://repository.unimal.ac.id/1942/1/Modul Akuntansi Keuangan Lanjutan 2 by Dy Ilham Satria.pdf
[28] https://id.scribd.com/document/618310284/KULIAH-6-KONSOLIDASI-TIDAK-PENUH
[29] https://samatorgas.com/id/investor/ikhtisar-keuangan