Prinsip-prinsip dalam Penyelenggaraan Hubungan Internasional

Frans Eka

Prinsip-prinsip dalam Penyelenggaraan Hubungan Internasional

Hubungan internasional merupakan interaksi antara aktor-aktor dalam sistem internasional, seperti negara, organisasi internasional, perusahaan multinasional, dan lainnya. Agar hubungan internasional dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan prinsip-prinsip sebagai pedoman bagi para aktor dalam berinteraksi.

Prinsip-prinsip ini penting untuk dijunjung tinggi demi terciptanya hubungan internasional yang adil, setara, saling menghormati, dan saling menguntungkan. Tanpa prinsip yang jelas, hubungan internasional rawan mengarah pada konflik, perang, dan ketidakadilan.

Berikut ini adalah prinsip-prinsip utama dalam penyelenggaraan hubungan internasional beserta contoh penerapannya:

Prinsip Saling Menghormati Kedaulatan Negara Lain

Prinsip ini mengharuskan setiap negara menghormati kedaulatan wilayah, politik, dan hukum negara lain. Negara tidak boleh seenaknya melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain tanpa izin.

Contoh penerapan prinsip ini adalah ketika Amerika Serikat memutuskan untuk menginvasi Irak pada 2003 tanpa mandat PBB. Invasi sepihak ini dianggap melanggar kedaulatan Irak sehingga menuai kecaman dari banyak negara.

Demikian pula ketika Rusia menganeksasi Krimea dari Ukraina pada 2014. Langkah sepihak Rusia tersebut dianggap telah melanggar kedaulatan wilayah Ukraina. Kasus ini kemudian memicu berbagai sanksi ekonomi dari Barat terhadap Rusia.

Prinsip Tidak Mencampuri Urusan Dalam Negeri Negara Lain

Prinsip ini melarang suatu negara ikut campur dalam masalah internal atau domestik negara lain. Setiap negara memiliki hak untuk menentukan sistem politik, ekonomi, dan sosialnya tanpa intervensi dari luar.

Baca Juga!
Kelemahan Siren Head Terbongkar! Seram dan Mematikan!

Sebagai contoh, banyak negara Barat yang mengkritik sistem politik Tiongkok yang dianggap otoriter. Namun Tiongkok menolak kritikan tersebut dengan alasan bahwa negara lain tidak berhak ikut campur urusan politik dalam negeri Tiongkok.

Begitu pula ketika ada mosi Parlemen Eropa yang mengecam pelanggaran HAM di Arab Saudi. Arab Saudi menolak mosi tersebut karena dianggap sebagai bentuk intervensi terhadap urusan dalam negeri Arab Saudi.

Prinsip Saling Menguntungkan

Kerja sama dan interaksi antar negara harus memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat, bukan hanya menguntungkan satu pihak saja. Prinsip saling menguntungkan mendorong terjalinnya hubungan yang seimbang.

Sebagai contoh, perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Australia. Kedua negara sepakat menghapuskan atau mengurangi tarif untuk barang-barang ekspor masing-masing negara. Kesepakatan ini menguntungkan produsen di kedua negara karena memiliki akses pasar yang lebih luas.

Contoh lain adalah kerja sama Selandia Baru dan Tiongkok dalam sektor perikanan. Nelayan Selandia Baru boleh menangkap ikan di perairan Tiongkok, sementara Tiongkok mendapat akses teknologi perikanan maju dari Selandia Baru.

Prinsip Diabdikan untuk Kepentingan Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat

Kerja sama internasional harus memberi manfaat bagi kepentingan nasional suatu negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Jadi, bukan hanya elit politik yang menikmati hasil kerja sama tersebut.

Sebagai contoh, Indonesia menjalin kerja sama bilateral dengan Jepang dalam sektor tenaga kerja. Ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) bekerja di berbagai perusahaan Jepang. Hal ini secara langsung meningkatkan kesejahteraan para TKI dan keluarganya.

Di sisi lain, keberadaan TKI di Jepang juga membantu mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja di negara tersebut akibat populasi yang menua. Jadi kedua negara sama-sama diuntungkan.

Baca Juga!
Peran Indonesia Dalam Kerja Sama ASEAN Di Bidang Komunikasi

Prinsip Mewujudkan Tatanan Dunia Baru yang Adil dan Damai

Prinsip ini mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih baik, adil, dan damai. Hubungan internasional tidak boleh didominasi kepentingan negara-negara besar semata, tetapi harus memperhatikan keadilan bagi semua bangsa.

Contoh konkrit penerapan prinsip ini adalah dibentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1945. PBB mewadahi aspirasi semua negara anggotanya, bukan hanya negara adidaya. Setiap negara memiliki satu suara di Majelis Umum PBB.

Melalui PBB dan lembaga-lembaga di bawahnya, negara-negara berusaha mewujudkan perdamaian dunia, meningkatkan standar hidup, dan mendorong kerja sama internasional yang adil. Misalnya melalui Program Pembangunan PBB (UNDP).

Prinsip Berlandaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Kerja sama internasional harus sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Politik luar negeri ini dicetuskan oleh Menteri Luar Negeri RI pertama, R.M. Ali Alatas.

Bebas artinya Indonesia bebas dari pengaruh kekuatan asing manapun. Sedangkan aktif mengandung arti bahwa Indonesia secara proaktif menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa memihak ke salah satu blok.

Contoh penerapan prinsip bebas aktif misalnya ketika Indonesia menjadi salah satu pendiri Gerakan Non-Blok pada 1955. Gerakan ini menjadi wadah bagi negara-negara yang ingin bebas dari persaingan blok Barat dan blok Timur pada masa Perang Dingin.

Indonesia juga aktif dalam berbagai misi perdamaian PBB, seperti di Congo, Namibia, Kosovo, dan lainnya. Hal ini sejalan dengan politik luar negeri RI yang aktif mewujudkan perdamaian dunia.

Penutup

Itulah prinsip-prinsip utama yang harus dipegang teguh dalam penyelenggaraan hubungan internasional demi terwujudnya kerja sama yang adil dan saling menguntungkan. Tanpa berlandaskan prinsip-prinsip tersebut, hubungan internasional rawan menjadi ajang persaingan negatif dan intervensi yang merugikan.

Baca Juga!
5 Game Penghasil Uang Langsung Ke Dana Tanpa Iklan 2024

Oleh karena itu, semua pihak harus menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara, non-intervensi, saling menguntungkan, mewujudkan perdamaian dunia, dan politik luar negeri bebas aktif. Dengan demikian diharapkan hubungan internasional dapat memberi manfaat bagi semua bangsa di dunia.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar