Scroll untuk baca artikel
Rupa

Perbedaan Perwakilan Politik dan Fungsional Beserta Contohnya

Avatar
×

Perbedaan Perwakilan Politik dan Fungsional Beserta Contohnya

Sebarkan artikel ini
Perbedaan Perwakilan Politik dan Fungsional

Apa itu Perwakilan Politik dan Perwakilan Fungsional?

Perwakilan (representation) adalah konsep bahwa seseorang atau suatu kelompok mempunyai kemampuan atau kewajiban untuk berbicara dan bertindak atas nama suatu kelompok yang lebih besar.

Ada dua jenis utama perwakilan dalam sistem politik modern:

Perwakilan Politik

Perwakilan politik (political representation) adalah perwakilan yang didasarkan pada sistem kepartaian. Anggota lembaga perwakilan seperti DPR dipilih melalui partai politik dalam pemilihan umum.

Perwakilan Politik

Perwakilan Fungsional

Perwakilan fungsional (functional/occupational representation) adalah perwakilan berdasarkan golongan fungsional atau profesi tertentu dalam masyarakat.

Perbedaan Utama

Berikut adalah perbedaan utama antara perwakilan politik dan perwakilan fungsional:

AspekPewakilan PolitikPerwakilan Fungsional
Dasar PerwakilanSistem kepartaianGolongan fungsional/profesi
ContohAnggota DPR, DPD, DPRDGolongan fungsional/profesi
Cakupan WilayahLebih luasLebih spesifik profesi tertentu
PenekananPolitikKeahlian/profesionalisme

Contoh Perwakilan Politik dan Fungsional di Indonesia

Perwakilan Politik

Beberapa contoh perwakilan politik di Indonesia:

  • Anggota DPR, DPD, DPRD dipilih berdasarkan sistem kepartaian melalui Pemilu. Mereka mewakili konstituen pemilih di daerah tertentu.
  • Presiden dan Wakil Presiden juga merupakan perwakilan politik yang dipilih secara langsung oleh rakyat.

Perwakilan Fungsional

Perwakilan Fungsional

Contoh perwakilan fungsional di Indonesia:

  • Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mewakili berbagai unsur profesi dan keahlian untuk memberikan saran kepada presiden.
  • Beberapa anggota MPR juga berasal dari perwakilan fungsional seperti duta besar, gubernur, dan tokoh masyarakat.
  • Di masa Orde Baru, anggota MPR dari Golongan Karya (Golkar) dianggap sebagai perwakilan fungsional dari berbagai golongan karya.
Baca Juga!  Perbedaan Air Mineral dan RO: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Peran dan Tanggung Jawab Perwakilan

Perwakilan politik dan fungsional memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda:

Perwakilan Politik

  • Mewakili aspirasi politik konstituen pemilih
  • Membuat undang-undang dan mengawasi pemerintah
  • Menyalurkan kepentingan daerah/kelompok tertentu

Perwakilan Fungsional

  • Memberikan masukan berdasarkan keahlian profesi
  • Mengawasi kebijakan berdasarkan dampak pada sektor profesi
  • Menjaga kepentingan profesi tertentu dalam pengambilan keputusan

Kesimpulan

Perwakilan politik dan fungsional adalah dua bentuk representasi yang penting dalam sistem demokrasi modern. Perwakilan politik lebih luas dari sisi cakupan pemilih, sementara perwakilan fungsional lebih spesifik berdasarkan keahlian atau profesi tertentu.

Kedua bentuk perwakilan ini diperlukan agar aspirasi dan kepentingan semua kelompok masyarakat dapat terwadahi secara adil dan seimbang di lembaga perwakilan seperti parlemen. Oleh karena itu, sistem perwakilan politik dan fungsional harus saling melengkapi satu sama lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *