Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup: Apa Bedanya?

Lili Zulaika

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang sering disamakan padahal memiliki perbedaan mendasar. Tulisan ini akan menjelaskan perbedaan keduanya secara mendalam beserta contoh-contoh spesifik pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Bacalah baik-baik agar Anda paham betul!

Pertumbuhan Bersifat Kuantitatif, Perkembangan Bersifat Kualitatif

Perbedaan paling mendasar antara pertumbuhan dan perkembangan terletak pada sifat keduanya. Pertumbuhan bersifat kuantitatif, artinya dapat diukur secara numerik seperti tinggi badan, berat badan, volume otak, dan sebagainya. Semakin tinggi atau berat tubuh makhluk hidup, maka pertumbuhannya semakin besar.

Sementara itu, perkembangan bersifat kualitatif sehingga sulit diukur secara numerik. Perkembangan lebih mengacu pada tingkat kematangan fungsi organ tubuh dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Beberapa contoh perkembangan adalah kecerdasan, emosi, bahasa, dan koordinasi motorik.

Karena sifatnya yang kualitatif, perkembangan lebih sulit diamati dibandingkan pertumbuhan. Kita bisa langsung melihat berat badan atau tinggi badan bertambah, tapi sulit menentukan secara pasti tingkat kecerdasan atau kematangan fungsi otak.

Pertumbuhan Dipengaruhi Faktor Internal, Perkembangan Dipengaruhi Faktor Eksternal

Lalu, faktor apa saja yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan?

Pertumbuhan lebih dipengaruhi oleh faktor internal seperti genetika dan hormon pertumbuhan. Jika orang tua tinggi, besar kemungkinan anaknya juga akan tinggi karena menurun gen tinggi badan. Begitu juga dengan berat badan yang dipengaruhi hormon pertumbuhan dari kelenjar pituitary.

Sementara itu, perkembangan sangat dipengaruhi faktor eksternal seperti gizi, lingkungan, dan stimulus. Bayi yang diberi ASI eksklusif hingga 6 bulan cenderung lebih cerdas daripada yang diberi susu formula. Anak yang dibesarkan di lingkungan penuh buku dan mainan edukatif juga akan lebih cepat berkembang kemampuan bahasa dan motoriknya.

Baca Juga!
Kereta Api dan Ancaman Anjlok: Penyebab dan Dampaknya

Jadi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan lebih ditentukan faktor genetika sedangkan perkembangan lebih fleksibel menyesuaikan kondisi lingkungan.

Pertumbuhan Berhenti pada Usia Tertentu, Perkembangan Berlangsung Seumur Hidup

Pertumbuhan dan perkembangan juga memiliki perbedaan dalam rentang waktu.

Pertumbuhan pada manusia dan hewan akan berhenti setelah mencapai usia tertentu. Misalnya, tinggi badan berhenti bertambah saat remaja. Pada wanita biasanya sekitar usia 15 tahun dan pria 18 tahun. Sementara berat badan juga cenderung stabil setelah usia 30-an.

Namun, perkembangan berlangsung sepanjang hidup manusia. Otak manusia baru benar-benar matang saat usia 25 tahun. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif manusia terus meningkat hingga usia 60-70 tahun. Jadi walaupun tubuh tidak lagi bertumbuh, kemampuan berpikir dan belajar masih dapat terus berkembang.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

Lalu, bagaimana pada tumbuhan? Apa perbedaan pertumbuhan dan perkembangannya?

Pada tumbuhan, pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya ukuran fisik seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan sebagainya. Semakin besar ukuran fisik tanaman maka semakin baik pertumbuhannya.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

Sementara itu, perkembangan pada tumbuhan ditandai dengan munculnya bunga dan kemampuan berproduksi buah. Misalnya, tanaman tomat dikatakan berkembang saat mulai berbunga dan menghasilkan buah tomat. Begitu juga pohon mangga, pertumbuhannya terlihat dari semakin besar batang dan kerimbunan daunnya. Namun perkembangannya baru terjadi saat pohon itu mulai berbunga dan berbuah.

Jadi singkatnya, pertumbuhan tumbuhan terlihat secara fisik sedangkan perkembangannya terlihat dari fungsi reproduksinya.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

Pada hewan, pertumbuhan juga berkaitan dengan ukuran fisik sedangkan perkembangan berkaitan dengan kematangan fungsi organ tubuh, terutama alat reproduksi.

Pertumbuhan hewan terlihat dari bertambahnya ukuran tubuh seperti panjang, berat dan tinggi badan. Seekor anak anjing Golden Retriever betina biasanya dewasa setelah mencapai berat 25 kg dan tinggi 56 cm.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

Sementara perkembangan pada hewan ditandai dengan kematangan alat reproduksinya. Seekor anjing Golden betina dianggap matang atau dewasa jika telah mengalami estrus atau birahi pertama dan mampu bunting. Umumnya terjadi pada usia 6-12 bulan.

Baca Juga!
Warna Wardah Cocok dengan Warna Apa? Tips Makeup Kulit dan Gaya Busana Kamu untuk Tampilan Terbaik!

Jadi walaupun ukuran tubuhnya sudah dewasa, jika alat reproduksinya belum matang maka hewan tersebut belum berkembang secara optimal. Perkembangan baru sempurna jika hewan betina mampu bunting dan melahirkan anak.

Kesimpulan Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Itulah ulasan panjang lebar mengenai perbedaan mendasar antara pertumbuhan dan perkembangan beserta contoh spesifik pada manusia, hewan, dan tumbuhan.

Secara ringkas, pertumbuhan bersifat kuantitatif berkaitan ukuran fisik yang dapat diukur, sedangkan perkembangan bersifat kualitatif berkaitan fungsi organ tubuh dan kemampuan adaptasi.

Semoga artikel ini membantu Anda memahami dua konsep biologi yang sering disamakan ini. Jika masih kurang jelas, Anda bisa membaca artikel terkait pertumbuhan manusia atau tahap perkembangan hewan untuk informasi lebih detail.

Also Read

Bagikan:

Lili Zulaika

Lili Zulaikah adalah seorang penulis berwawasan luas yang lulusan sarjana komunikasi. Dia memiliki hobi nongkrong dan menyukai kopi. Lili mampu menghasilkan tulisan-tulisan yang informatif dan menginspirasi dengan gaya yang santai dan menghibur. Profilnya yang berwawasan luas dan gaul menjadikannya sebagai penulis yang dapat memberikan kontribusi positif dalam dunia tulis-menulis.

Tags

Tinggalkan komentar