Scroll untuk baca artikel
Rupa

Peran Indonesia Dalam Kerja Sama ASEAN Di Bidang Komunikasi

Avatar
×

Peran Indonesia Dalam Kerja Sama ASEAN Di Bidang Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Peran Indonesia Dalam Kerja Sama ASEAN Di Bidang Komunikasi

ASEAN atau Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara adalah organisasi regional yang dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya antar negara anggotanya.

Saat ini ASEAN memiliki 10 negara anggota, termasuk Indonesia. Sebagai salah satu anggota pendiri, Indonesia memainkan peran penting dalam berbagai bidang kerja sama ASEAN, tidak terkecuali di bidang komunikasi dan informasi.

Peran Indonesia dalam Kerja Sama ASEAN Bidang Komunikasi

Berikut ini adalah beberapa peran utama yang dimainkan Indonesia dalam memperkuat kerja sama ASEAN di bidang komunikasi dan teknologi informasi:

1. Aktif dalam Pertemuan Tingkat Menteri Informasi dan Komunikasi ASEAN

Indonesia secara rutin menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan tingkat menteri informasi dan komunikasi ASEAN (ASEAN Ministers Responsible for Information and Communications – AMRI).

Misalnya pada tahun 2014, Indonesia menjadi tuan rumah pengesahan Deklarasi AMRI tentang memperkuat kerja sama ASEAN di bidang informasi dan komunikasi. Deklarasi ini bertujuan untuk:

  • Mempromosikan pertukaran informasi dan berita antar negara ASEAN
  • Meningkatkan literasi media dan informasi
  • Mengembangkan industri kreatif digital ASEAN

Dengan deklarasi ini, diharapkan kerja sama negara ASEAN di bidang informasi dan komunikasi bisa semakin erat dan menguntungkan semua pihak.

2. Menjalin Kerja Sama Bilateral Bidang TIK dengan Negara ASEAN Lain

Selain itu, Indonesia juga gencar menjalin kerja sama bilateral di bidang TIK dengan berbagai negara ASEAN, seperti:

Baca Juga!  Buah Untuk Menurunkan Darah Tinggi
  • Singapura: kerja sama pengembangan kota pintar, e-government, dan talenta digital.
  • Malaysia: kerja sama pengembangan infrastruktur internet broadband.
  • Brunei: kerja sama pengembangan ekonomi digital dan inovasi.

Indonesia berupaya terus memperluas jalinan kerja sama serupa dengan negara ASEAN lainnya. Tujuannya tentu saja untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas di bidang teknologi informasi dan komunikasi masing-masing negara.

3. Mendorong Kerja Sama Antar Kantor Berita ASEAN

Indonesia juga berperan dalam mendorong peningkatan kerja sama antar kantor berita ASEAN, baik media konvensional maupun media baru.

Salah satu wujud nyatanya adalah diinisiasinya Forum Antar Kantor Berita ASEAN oleh ANTARA (kantor berita nasional Indonesia). Forum ini bertujuan untuk meningkatkan pertukaran informasi aktual antar kantor berita ASEAN sekaligus meningkatkan ASEAN awareness di masyarakat.

4. Pengembangan Kebijakan Ekonomi Digital ASEAN

Indonesia juga ikut berperan dalam pengembangan berbagai kebijakan ASEAN terkait ekonomi dan perdagangan digital, seperti inisiatif e-ASEAN.

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan daya saing ASEAN serta mendorong terciptanya pasar tunggal dan basis produksi ASEAN melalui perdagangan elektronik, digitalisasi industri, hingga pengembangan talenta digital.

5. Implementasi ASEAN Communication Master Plan

Terakhir, Indonesia bersama negara ASEAN lainnya tengah mengimplementasikan ASEAN Communication Master Plan (ACMP) periode 2021-2025.

ACMP bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik tentang ASEAN di berbagai negara anggota. Beberapa program utama dalam ACMP antara lain peningkatan kerja sama antar media ASEAN dan optimalisasi penggunaan platform media sosial ASEAN.

Tantangan yang Dihadapi

Meski demikian, kerja sama ASEAN di bidang komunikasi dan informasi masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain:

  • Kesenjangan pengembangan infrastruktur TIK: Masih terdapat kesenjangan cukup lebar dalam hal akses internet, pengembangan broadband, hingga literasi digital antar negara ASEAN.
  • Regulasi TIK yang belum seragam: Regulasi dan kebijakan terkait pengembangan TIK di masing-masing negara ASEAN juga masih beragam dan belum sepenuhnya selaras.
  • Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap ASEAN: Berbagai survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat ASEAN masih memiliki tingkat pemahaman dan kesadaran yang terbatas terkait ASEAN.
Baca Juga!  Fungsi Dan Peran Teknologi Informasi Dalam Bimbingan Konseling

Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dan kerja sama yang jauh lebih erat antar berbagai pemangku kepentingan ASEAN guna mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

Indonesia sendiri berkomitmen untuk terus berperan aktif memperkuat kolaborasi ASEAN, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan politik, tapi juga bidang sosial budaya dan teknologi informasi seperti yang sudah dijabarkan di atas.

Demikian artikel panjang seputar peran Indonesia dalam kerja sama ASEAN bidang komunikasi. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan kita tentang ASEAN sekaligus kontribusi nyata Indonesia dalam organisasi regional tersebut.

Terima kasih sudah membaca. Semoga informasinya bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *