Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Penerapan Pancasila sebagai Moral Pembangunan di Sekolah

Avatar
×

Penerapan Pancasila sebagai Moral Pembangunan di Sekolah

Sebarkan artikel ini
penerapan Pancasila sebagai moral pembangunan di lingkungan sekolah

Hai teman-teman, kali ini gue mau sharing tentang gimana sih penerapan Pancasila sebagai moral pembangunan di lingkungan sekolah. Seperti yang kita tahu, Pancasila itu dasar negara kita dan nilai-nilainya sangat fundamental buat kehidupan berbangsa dan bernegara. Berikut penjelasan tentang penerapan Pancasila sebagai moral pembangunan di lingkungan sekolah.

Apa sih Maksud Pancasila sebagai Moral Pembangunan?

Jadi gini, Pancasila sebagai moral pembangunan itu berarti nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dijadikan sebagai landasan dan acuan dalam pelaksanaan pembangunan nasional di berbagai bidang. Termasuk juga di implementasikan di bidang pendidikan yang mana sekolah menjadi salah satu ujung tombaknya.

Moral di sini maksudnya seperti kompas atau pedoman perilaku. Jadi Pancasila digunakan buat menentukan hal baik dan buruk, benar dan salah dalam konteks pembangunan bangsa ini.

Pancasila sebagai Moral Pembangunan

Bagaimana Penerapannya di Sekolah?

Nah, kalo mau nerapin Pancasila sebagai moral pembangunan di sekolah caranya gimana sih?

Pertama, harus dimulai dari proses pembelajaran yang bisa membangun karakter dan kualitas peserta didik agar sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Kedua, perlu diciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, baik secara fisik maupun non-fisik. Secara fisik misalnya dengan menjaga kebersihan, kerapian, kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah.

Ketiga, penerapan nilai-nilai Pancasila harus menyeluruh dan melibatkan semua warga sekolah. Mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga para siswa itu sendiri.

Baca Juga!  Evaluasi Formatif dan Evaluasi Sumatif: Perbedaan dan Penerapannya dalam Pembelajaran

Contoh Penerapannya

Nah berikut ini beberapa contoh konkrit gimana sih cara menerapkan Pancasila di lingkungan sekolah:

1. Memasukkan Nilai-nilai Pancasila ke Metode Mengajar

  • Guru bisa menggunakan metode mengajar yang partisipatif dan demokratis untuk menanamkan nilai musyawarah dan permusyawaratan.
  • Memberi kesempatan siswa untuk bertanya dan mengemukakan pendapat mereka.
  • Melibatkan siswa dalam proses evaluasi pembelajaran.

Dengan begitu siswa bisa belajar nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial secara langsung.

2. Mengembangkan Kegiatan Siswa yang Mencerminkan Nilai-nilai Pancasila

  • Mengadakan bakti sosial atau kerja bakti membersihkan lingkungan.
  • Mengadakan perlombaan yang meningkatkan nasionalisme dan semangat kebangsaan.
  • Membiasakan siswa saling memberi salam, senyum, sapa setiap bertemu guru maupun teman.

Ini akan membentuk perilaku siswa sesuai nilai-nilai Pancasila.

3. Memasukkan Nilai-nilai Pancasila ke Materi Pelajaran

  • Guru bisa memasukkan contoh-contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menjelaskan materi pelajaran.
  • Misalnya ketika mengajarkan materi perjuangan para pahlawan, guru bisa menekankan pentingnya nilai cinta tanah air.

Dengan cara ini, siswa diajak untuk memahami implementasi nilai-nilai Pancasila dalam konteks yang lebih spesifik.

4. Teladan dan Pembiasaan oleh Pendidik

  • Guru dan kepala sekolah harus memberikan contoh konkrit dalam menerapkan nilai-nilai moral Pancasila.
  • Seperti datang dan pulang sekolah tepat waktu, berpakaian rapi, bersikap ramah, jujur, adil kepada semua siswa.

Hal ini akan mendorong siswa meneladani dan terbiasa bersikap sesuai nilai-nilai Pancasila.

Nah itu dia beberapa contoh penerapan Pancasila sebagai moral pembangunan di lingkungan sekolah. Gimana menurut kalian? Pastinya penerapan yang konsisten dan menyeluruh akan bisa membentuk karakter siswa menjadi generasi penerus bangsa yang lebih baik sesuai cita-cita para pendiri negara kita.

Oke sekian dulu artikel dari gue, semoga bermanfaat ya buat kita semua. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *