Read More
Preservasi Arsip Adalah: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh
Pendidikan

Preservasi Arsip Adalah: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh

Preservasi arsip adalah kegiatan melindungi fisik dan informasi arsip agar tetap utuh, aman, autentik, dan dapat diakses. Pahami tujuan, jenis preventif-kuratif, serta contohnya.

WC
Wah Cha Yup
14 Sep 2025 Diperbarui 16 Jun 2026 4 menit
Jadikan readmore.id sebagai preferensi terpercayamu di Google
Preservasi Arsip Adalah: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh

Isi artikel

Iklan

Preservasi arsip adalah kegiatan melindungi fisik dan informasi arsip agar tetap utuh, aman, autentik, dan dapat diakses dalam jangka panjang. Tujuannya bukan hanya menyimpan dokumen, tetapi memastikan arsip tidak cepat rusak dan informasi di dalamnya tetap dapat dipercaya. Jika ingin memahami istilah dasarnya lebih luas, baca juga pengertian preservasi secara umum.

Dalam praktik kearsipan, preservasi mencakup dua arah kerja: pencegahan kerusakan dan perawatan arsip yang sudah rusak. Karena itu, preservasi arsip sering dibagi menjadi preservasi preventif dan preservasi kuratif.

Ringkasan Cepat Preservasi Arsip

PertanyaanJawaban
Apa itu preservasi arsip?Upaya melindungi arsip dari kerusakan dan menjaga informasinya tetap bisa digunakan.
Fokus utamaPencegahan kerusakan sejak awal.
Jenis utamaPreventif dan kuratif.
Contoh preventifPengaturan suhu, boks bebas asam, pengendalian hama, digitalisasi akses.
Contoh kuratifMembersihkan jamur, menambal sobekan, menstabilkan arsip rapuh.

Pengertian Preservasi Arsip

Preservasi arsip adalah serangkaian kebijakan, prosedur, dan tindakan teknis untuk menjaga keselamatan arsip. Arsip yang dijaga bisa berupa dokumen kertas, foto, peta, naskah, rekaman, hingga arsip digital.

Berbeda dari penyimpanan biasa, preservasi memperhatikan penyebab kerusakan seperti kelembapan, panas, cahaya, debu, jamur, serangga, bahan penyimpanan yang buruk, bencana, dan kesalahan penanganan.

Tujuan Preservasi Arsip

Tujuan preservasi arsip adalah menjaga arsip agar tetap memiliki nilai guna. Secara praktis, tujuannya meliputi:

  • Menjaga fisik arsip agar tidak sobek, rapuh, berjamur, atau hancur.
  • Menjaga informasi arsip agar tetap terbaca dan tidak hilang.
  • Menjaga autentisitas sehingga arsip tetap dapat dipakai sebagai bukti.
  • Menjamin akses untuk administrasi, hukum, pendidikan, penelitian, dan sejarah.
  • Mengurangi biaya perbaikan karena pencegahan lebih murah daripada restorasi.

Jenis Preservasi Arsip

1. Preservasi Preventif

Preservasi preventif adalah tindakan mencegah kerusakan sebelum terjadi. Ini adalah fondasi utama preservasi arsip karena melindungi banyak dokumen sekaligus.

  • mengatur suhu dan kelembapan ruang arsip;
  • menggunakan map, folder, dan boks yang aman;
  • membersihkan ruang simpan secara berkala;
  • mengendalikan hama;
  • membatasi paparan sinar matahari;
  • membuat salinan digital untuk arsip yang sering diakses.

2. Preservasi Kuratif

Preservasi kuratif adalah tindakan perawatan ketika arsip sudah mengalami kerusakan. Tindakan ini lebih spesifik dan biasanya memerlukan kehati-hatian lebih tinggi.

  • membersihkan jamur dengan prosedur aman;
  • menambal sobekan menggunakan bahan yang sesuai;
  • menstabilkan dokumen rapuh;
  • melakukan enkapsulasi pada dokumen tertentu;
  • menyelamatkan arsip yang terdampak air atau bencana.

Untuk perbandingan lebih rinci, baca juga preservasi arsip preventif dan kuratif.

Contoh Kegiatan Preservasi Arsip di Kantor

  1. Menyimpan dokumen penting di tempat kering. Hindari lantai lembap, jendela panas, dan area dekat pipa air.
  2. Menggunakan map dan boks yang tepat. Pilih bahan penyimpanan yang bersih, kuat, dan tidak mudah merusak kertas.
  3. Melepas logam berkarat. Staples atau klip yang berkarat dapat meninggalkan noda dan merusak dokumen.
  4. Membatasi penggunaan arsip asli. Gunakan salinan digital untuk dokumen yang sering dibuka.
  5. Membuat aturan akses. Arsip tidak boleh dicoret, dilipat, ditumpuk sembarangan, atau diletakkan dekat makanan dan minuman.

Faktor Penyebab Kerusakan Arsip

Preservasi arsip perlu dilakukan karena arsip mudah rusak oleh banyak faktor, antara lain:

  • kelembapan tinggi yang memicu jamur;
  • suhu tidak stabil yang mempercepat pelapukan kertas;
  • cahaya berlebihan yang memudarkan tinta;
  • serangga dan tikus yang merusak kertas;
  • debu dan polusi yang mengotori permukaan arsip;
  • penanganan kasar seperti melipat, menarik, atau menumpuk dokumen;
  • bencana seperti banjir dan kebakaran.

Bedanya Preservasi Arsip dan Restorasi Arsip

Preservasi arsip adalah payung besar untuk menjaga arsip tetap lestari. Restorasi arsip adalah bagian yang lebih khusus, yaitu perbaikan terhadap arsip yang sudah rusak.

AspekPreservasi ArsipRestorasi Arsip
FokusMelindungi dan memperpanjang umur arsipMemperbaiki arsip yang sudah rusak
Waktu tindakanSebelum dan sesudah kerusakanSetelah kerusakan terjadi
ContohRuang simpan stabil, boks aman, digitalisasiMenambal sobekan, memperbaiki kertas rapuh

Penjelasan khususnya bisa dibaca di preservasi dan restorasi arsip.

FAQ

Preservasi arsip adalah apa?

Preservasi arsip adalah kegiatan melindungi fisik dan informasi arsip agar tetap aman, utuh, autentik, dan dapat diakses dalam jangka panjang.

Apa tujuan preservasi arsip?

Tujuannya adalah mencegah kerusakan, menjaga informasi, mempertahankan nilai bukti, dan menjamin arsip tetap dapat digunakan.

Apa contoh preservasi arsip?

Contohnya mengatur suhu ruang arsip, menggunakan boks aman, menjaga kebersihan, mengendalikan hama, membatasi cahaya, dan melakukan digitalisasi.

Preservasi arsip yang bersifat mencegah disebut apa?

Preservasi arsip yang bersifat mencegah disebut preservasi preventif.

Kesimpulan

Preservasi arsip adalah proses menjaga arsip agar fisik dan informasinya tetap aman, utuh, autentik, dan dapat digunakan. Fokus utamanya adalah pencegahan, tetapi preservasi juga mencakup perawatan ketika arsip sudah rusak. Dengan pengelolaan yang tepat, arsip dapat tetap menjadi bukti, memori, dan sumber informasi yang bernilai.

Iklan
WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!