Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang menggantikan sistem sebelumnya, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jalur ini memberikan kesempatan kepada siswa SMA/SMK/MA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi berdasarkan prestasi akademik dan non-akademik.
SNBP dirancang untuk menilai siswa secara holistik — tidak hanya dari nilai rapor, tetapi juga melalui portofolio prestasi. Mulai SNBP 2026, terdapat persyaratan baru yaitu peserta diwajibkan memiliki hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen seleksi.
Definisi SNBP
SNBP adalah proses seleksi mahasiswa baru yang dilakukan tanpa tes tulis UTBK. Seleksi ini berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik siswa melalui nilai rapor dan portofolio prestasi. Nilai rapor yang digunakan mencakup semester 1–5 untuk SMA/SMK/MA (masa belajar 3 tahun), atau semester 1–7 bagi SMK (masa belajar 4 tahun).
Prestasi non-akademik seperti olahraga, seni, atau kegiatan lainnya juga menjadi pertimbangan penting. SNBP merupakan bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), bersama dengan jalur SNBT dan Seleksi Mandiri.
Tujuan SNBP
- Memberikan Kesempatan Lebih Luas — SNBP dirancang untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada siswa berprestasi di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil dan luar negeri melalui Sekolah Republik Indonesia (SRI).
- Mendukung PTN Menyaring Mahasiswa Berkualitas — Setiap PTN diwajibkan menyediakan kuota minimal 20% untuk jalur ini, dengan biaya pendidikan ditanggung pemerintah.
- Mengurangi Tekanan Tes Tulis — Siswa yang kurang unggul dalam ujian formal tetapi memiliki catatan akademik dan non-akademik baik tetap berpeluang diterima di PTN.
- Mendorong Prestasi Holistik — Siswa didorong untuk tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi juga mengembangkan bakat di bidang seni, olahraga, atau kepemimpinan.
Perbedaan SNBP dengan SNMPTN
| Aspek | SNBP | SNMPTN |
|---|---|---|
| Penyelenggara | BPPP Kemdikbud (sejak 2023) | LTMPT (sebelum 2023) |
| Komponen Penilaian | Nilai rapor seluruh mapel + prestasi non-akademik + TKA (sejak 2026) | Nilai rapor mapel tertentu sesuai jurusan |
| Pilihan Prodi | Bisa lintas jurusan (IPA → IPS) | Harus sesuai jurusan SMA |
| Jenjang Pendidikan | D3, D4, dan S1 reguler | Hanya S1 reguler dan D4 |
| Fokus Penilaian | Akademik + non-akademik + TKA | Hanya prestasi akademik |
| Kuota PTN | Minimal 20% per PTN | Minimal 20% per PTN |
SNBP memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pemilihan program studi lintas jurusan. Selain itu, komponen non-akademik seperti portofolio seni atau olahraga menjadi nilai tambah dalam seleksi.
Jadwal SNBP 2026
Berikut timeline resmi SNBP 2026 berdasarkan informasi SNPMB:
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Pengisian PDSS oleh sekolah | 5 Januari – 2 Februari 2026 |
| Registrasi akun SNPMB siswa | 12 Januari – 18 Februari 2026 |
| Pendaftaran SNBP | 3 – 18 Februari 2026 |
| Pengumuman hasil | 31 Maret 2026 |
Untuk panduan lengkap tahapan pendaftaran, baca artikel tahapan pendaftaran SNBP 2026. Setelah pengumuman, cek hasilnya melalui portal pengumuman SNBP 2026.
SNBP vs SNBT: Mana yang Lebih Cocok?
Kedua jalur ini memiliki karakteristik berbeda. SNBP cocok bagi siswa dengan catatan rapor konsisten dan prestasi non-akademik, sedangkan SNBT menggunakan skor UTBK sebagai penilaian utama. Untuk memahami perbedaan lebih detail, simak artikel perbedaan SNBP dan SNBT.
Bagi siswa yang tidak lolos SNBP, masih bisa mencoba jalur SNBT 2026 atau jalur mandiri masing-masing PTN. Untuk informasi biaya kuliah di jalur-jalur tersebut, baca panduan biaya SNBP, SNBT, dan UKT 2026.
Pantau informasi terbaru melalui portal resmi SNPMB. Semoga sukses di jenjang pendidikan yang lebih tinggi!