Bulan Rajab adalah salah satu dari Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan). Banyak umat Muslim yang ingin meraih pahala puasa sunnah di bulan ini, namun masih memiliki tanggungan utang puasa Ramadhan tahun lalu.
Pertanyaan yang sering muncul: "Bolehkah saya puasa niatnya Qadha (bayar utang) tapi dikerjakan di bulan Rajab? Apakah dapat dua pahala sekaligus?"
Artikel ini akan mengupas tuntas hukum fiqih, tata cara, dan bacaan niatnya berdasarkan pendapat ulama mazhab Syafi'i.
1. Hukum Menggabungkan Niat (Boleh & Sah)
Kabar baik bagi Anda yang masih punya utang puasa. Menurut pandangan mayoritas ulama Syafi'iyah, menggabungkan puasa Qadha Ramadhan (Wajib) dengan puasa sunnah yang memiliki waktu tertentu (seperti Rajab, Syawal, atau Arafah) hukumnya adalah Sah dan Boleh.
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu'in menjelaskan bahwa seseorang yang berpuasa Qadha di bulan-bulan mulia akan otomatis mendapatkan pahala sunnah bulan tersebut, meskipun ia hanya berniat Qadha saja. Namun, pahala yang lebih sempurna didapatkan jika berniat keduanya.
2. Bacaan Niat Puasa (Arab, Latin, & Artinya)
Karena ini adalah puasa wajib (Qadha), maka niat harus dilakukan di malam hari (sebelum fajar shubuh).
a. Niat Qadha Ramadhan (Wajib)
Fokuskan hati untuk membayar utang.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā.
"Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala."
b. Niat Menggabungkan Keduanya (Talaffudz)
Jika ingin lebih mantap melafalkan keduanya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ وَصَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi Ramadhāna wa shauma syahri Rajaba lillâhi ta‘ālā.
"Aku berniat puasa esok hari untuk qadha fardhu Ramadhan dan puasa bulan Rajab karena Allah Ta’ala."
3. Keutamaan Bulan Rajab
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari & Muslim:
"...Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci)... (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor..."
Di bulan ini, amal shalih dilipatgandakan pahalanya. Maka, sangat rugi jika membiarkan hari-hari Rajab berlalu tanpa diisi dengan ibadah, terutama melunasi utang puasa kita sebelum datangnya Ramadhan berikutnya.
Tips: Dahulukan niat Qadha. Jangan berniat puasa sunnah Rajab saja padahal masih punya utang wajib, karena kewajiban harus didahulukan daripada sunnah.