Read More
Kata Konjungsi: Daftar Lengkap Kata Penghubung dan Contohnya
Pendidikan

Kata Konjungsi: Daftar Lengkap Kata Penghubung dan Contohnya

Temukan daftar lengkap kata konjungsi dalam Bahasa Indonesia, mulai dari konjungsi koordinatif, subordinatif, korelatif, hingga antarkalimat.

WC
Wah Cha Yup
7 Okt 2025 Diperbarui 16 Des 2025 3 menit
Kata Konjungsi: Daftar Lengkap Kata Penghubung dan Contohnya

Isi artikel

Kata konjungsi atau kata penghubung adalah elemen penting dalam tata bahasa Indonesia yang berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat. Pemilihan kata konjungsi yang tepat akan membuat tulisan menjadi lebih runtut, logis, dan mudah dipahami.

Ada banyak sekali kata konjungsi, dan masing-masing memiliki fungsi spesifik untuk menunjukkan hubungan makna, seperti penambahan, pertentangan, sebab-akibat, atau waktu.

Berikut adalah daftar lengkap kata konjungsi yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya untuk memudahkan Anda dalam belajar dan menulis.

Kata Konjungsi: Daftar Lengkap Kata Penghubung dan Contohnya - Ilustrasi 1

1. Daftar Kata Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif menghubungkan dua unsur atau lebih yang memiliki status sintaksis yang sama (setara).

FungsiKata KonjungsiContoh Kalimat
Penambahandan, sertaAyah dan Ibu pergi ke pasar.
PilihanatauKamu mau teh atau kopi?
Pertentangantetapi, melainkan, sedangkan, padahalDia pintar, tetapi malas.
  • dan: Menunjukkan hubungan penambahan.
  • serta: Sama seperti 'dan', biasanya digunakan dalam rincian.
  • atau: Menunjukkan hubungan pilihan di antara dua hal atau lebih.
  • tetapi: Menunjukkan hubungan pertentangan atau perlawanan.
  • melainkan: Digunakan dalam kalimat yang didahului oleh negasi (seperti 'bukan'). Contoh: Itu bukan bajuku, melainkan baju kakak.
  • sedangkan: Membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh: Rina suka membaca, sedangkan adiknya suka bermain.
  • padahal: Menyatakan pertentangan dengan kenyataan yang ada. Contoh: Dia pura-pura tidak tahu, padahal dia yang melakukannya.

2. Daftar Kata Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif menghubungkan klausa induk dan klausa anak, di mana klausa anak bergantung pada klausa induk.

FungsiKata KonjungsiContoh Kalimat
Waktuketika, saat, sejak, setelah, sebelumDia datang ketika hujan turun.
Sebabkarena, sebabKami tidak jadi pergi karena cuaca buruk.
Akibatsehingga, sampai, hingga, makaDia belajar sangat giat sehingga lulus dengan nilai terbaik.
Syaratjika, kalau, jikalau, asalkan, bilaJika kamu setuju, kita akan mulai besok.
Tujuanagar, supaya, biarTutuplah pintu agar nyamuk tidak masuk.
Konsesifmeskipun, walaupun, biarpun, kendatipunMeskipun lelah, ia tetap tersenyum.
Perbandinganseperti, bagai, laksana, ibarat, daripadaWajahnya pucat seperti mayat.
PenjelasanbahwaDia yakin bahwa keputusannya benar.
AtributifyangOrang yang memakai baju merah itu adalah pamanku.

3. Daftar Kata Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif digunakan secara berpasangan untuk menghubungkan dua unsur yang setara.

  • baik... maupun...
    • Contoh: Baik siswa maupun guru harus mematuhi peraturan.
  • tidak hanya... tetapi juga...
    • Contoh: Dia tidak hanya cerdas, tetapi juga rajin.
  • bukan hanya... melainkan juga...
    • Contoh: Masalah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab kita semua.
  • entah... entah...
    • Contoh: Entah benar entah salah, berita itu sudah terlanjur menyebar.
  • demikian... sehingga...
    • Contoh: Suasana menjadi demikian ricuh sehingga rapat terpaksa dihentikan.
  • jangankan... ...pun...
    • Contoh: Jangankan berlari, berjalan pun ia tak sanggup.
Kata Konjungsi: Daftar Lengkap Kata Penghubung dan Contohnya - Ilustrasi 2

4. Daftar Kata Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi ini menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya dan biasanya diletakkan di awal kalimat kedua.

  • Menyatakan pertentangan:
    • Contoh: akan tetapi, namun, sebaliknya.
    • Kalimat: Rencana itu sudah disusun dengan matang. Akan tetapi, pelaksanaannya tidak semudah yang dibayangkan.
  • Menyatakan kelanjutan/urutan:
    • Contoh: kemudian, selanjutnya, setelah itu.
    • Kalimat: Pertama, siapkan semua bahan. Setelah itu, campurkan adonan hingga merata.
  • Menyatakan akibat:
    • Contoh: oleh karena itu, dengan demikian, akibatnya.
    • Kalimat: Hujan turun sangat deras. Oleh karena itu, terjadi banjir di beberapa wilayah.
  • Menyatakan penambahan:
    • Contoh: selain itu, lagipula, di samping itu.
    • Kalimat: Rumahnya sangat besar. Selain itu, halamannya juga sangat luas.

Dengan memahami daftar kata konjungsi ini, Anda bisa memilih kata penghubung yang paling sesuai. Untuk panduan lebih lanjut, pelajari juga tentang penggunaan konjungsi yang tepat agar tulisan Anda menjadi lebih jelas, terstruktur, dan profesional.

WC

Wah Cha Yup

kontributor

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!