Read More
Deretan Penjelas dalam Teks Eksplanasi Ilmiah: Isi, Fungsi, dan Contohnya
Pendidikan

Deretan Penjelas dalam Teks Eksplanasi Ilmiah: Isi, Fungsi, dan Contohnya

Deretan Penjelas Dalam Teks Eksplanasi Ilmiah - Teks eksplanasi ilmiah adalah salah satu bentuk tulisan yang memiliki peran penting dalam menyajikan penjelasan atau pemahaman tentang suatu fenomena a...

Akbar Fauziah
Akbar Fauziah
16 Sep 2023 Diperbarui 19 Mei 2026 4 menit
Deretan Penjelas dalam Teks Eksplanasi Ilmiah: Isi, Fungsi, dan Contohnya

Isi artikel

Deretan penjelas dalam teks eksplanasi ilmiah berisi uraian inti tentang bagaimana dan mengapa suatu fenomena terjadi. Bagian ini menjelaskan proses, urutan kejadian, hubungan sebab-akibat, serta fakta pendukung agar pembaca memahami fenomena secara runtut.

Dalam struktur teks eksplanasi, deretan penjelas biasanya berada setelah pernyataan umum dan sebelum interpretasi atau penutup. Jika pernyataan umum memperkenalkan fenomena, maka deretan penjelas menjadi bagian isi yang menerangkan proses terjadinya fenomena tersebut secara lebih detail.

Apa Itu Deretan Penjelas?

Deretan penjelas adalah bagian dalam teks eksplanasi yang memuat rangkaian penjelasan tentang suatu peristiwa atau fenomena. Bagian ini menjawab pertanyaan utama seperti bagaimana prosesnya terjadi dan mengapa hal itu dapat terjadi.

Pada teks eksplanasi ilmiah, deretan penjelas tidak cukup hanya berisi pendapat umum. Isinya harus disusun berdasarkan fakta, konsep ilmiah, data sederhana, atau penjelasan logis yang bisa dipahami pembaca.

Isi Deretan Penjelas dalam Teks Eksplanasi Ilmiah

Secara umum, deretan penjelas memuat beberapa unsur berikut:

  • Urutan proses, yaitu tahapan terjadinya suatu fenomena dari awal sampai akhir.
  • Hubungan sebab-akibat, yaitu penjelasan tentang faktor penyebab dan dampak yang muncul.
  • Fakta atau data pendukung, misalnya hasil pengamatan, konsep ilmiah, atau contoh nyata.
  • Penjelasan kronologis atau kausal, agar pembaca memahami alur kejadian secara logis.
  • Istilah penting yang membantu menjelaskan fenomena, tetapi tetap perlu dibuat mudah dipahami.

Dengan kata lain, deretan penjelas adalah inti teks eksplanasi karena bagian inilah yang benar-benar menerangkan fenomena secara rinci.

Fungsi Deretan Penjelas

Fungsi deretan penjelas adalah membuat pembaca memahami proses atau penyebab suatu fenomena. Bagian ini membantu pembaca melihat hubungan antara peristiwa, penyebab, proses, dan akibatnya.

  • Menjelaskan proses terjadinya fenomena secara runtut.
  • Menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
  • Memberikan informasi faktual agar teks lebih meyakinkan.
  • Membantu pembaca memahami konsep ilmiah dengan bahasa yang lebih sederhana.
  • Menghubungkan pernyataan umum dengan kesimpulan atau interpretasi.

Letak Deretan Penjelas dalam Struktur Teks Eksplanasi

Struktur teks eksplanasi umumnya terdiri dari tiga bagian: pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Beberapa sumber juga menyebut bagian deretan penjelas sebagai proses kejadian, urutan sebab-akibat, atau rangkaian kejadian.

  • Pernyataan umum: memperkenalkan fenomena yang akan dijelaskan.
  • Deretan penjelas: menjelaskan proses, penyebab, dan akibat secara runtut.
  • Interpretasi: berisi simpulan, tanggapan, atau penutup dari penjelasan.

Jika Anda sedang mempelajari struktur teks lain, bandingkan juga dengan struktur teks argumentasi yang memiliki pola berbeda, yaitu tesis, argumen, dan penegasan ulang.

Ciri-Ciri Deretan Penjelas yang Baik

Deretan penjelas yang baik tidak hanya panjang, tetapi juga runtut dan mudah dipahami. Berikut ciri-cirinya:

  • Disusun berdasarkan urutan kejadian atau hubungan sebab-akibat.
  • Menggunakan fakta, bukan sekadar opini.
  • Memakai kata hubung kausalitas seperti karena, sebab, akibatnya, sehingga, dan oleh karena itu.
  • Memakai kata hubung kronologis seperti kemudian, setelah itu, selanjutnya, dan pada akhirnya.
  • Fokus menjelaskan fenomena, bukan mengajak atau memengaruhi pembaca seperti teks persuasi.

Contoh Deretan Penjelas dalam Teks Eksplanasi Ilmiah

Misalnya topik teks eksplanasi adalah proses terjadinya hujan. Pernyataan umumnya dapat memperkenalkan bahwa hujan adalah peristiwa turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Deretan penjelasnya bisa berbunyi seperti ini:

Panas matahari menyebabkan air di laut, sungai, dan danau menguap. Uap air tersebut naik ke atmosfer dan mengalami pendinginan. Setelah suhu menurun, uap air berubah menjadi titik-titik air yang berkumpul membentuk awan. Ketika titik air semakin berat, air jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan.

Contoh tersebut termasuk deretan penjelas karena menerangkan proses secara berurutan, dari penguapan sampai turunnya hujan. Bagian itu juga menunjukkan hubungan sebab-akibat: panas matahari menyebabkan penguapan, pendinginan menyebabkan kondensasi, dan kumpulan titik air yang berat menyebabkan hujan.

Perbedaan Deretan Penjelas dan Pernyataan Umum

Pernyataan umum hanya mengenalkan fenomena secara ringkas, sedangkan deretan penjelas menerangkan prosesnya secara rinci. Perbedaannya dapat dilihat dari fungsi masing-masing bagian.

BagianIsi UtamaFungsi
Pernyataan umumDefinisi atau gambaran awal fenomenaMengenalkan topik
Deretan penjelasProses, penyebab, akibat, dan fakta pendukungMenjelaskan inti fenomena
InterpretasiSimpulan atau penutupMenegaskan kembali penjelasan

Kesalahan yang Sering Terjadi

Saat menulis deretan penjelas, beberapa kesalahan yang sering muncul adalah:

  • Penjelasan meloncat-loncat dan tidak mengikuti urutan kejadian.
  • Terlalu banyak opini tanpa fakta pendukung.
  • Hanya mengulang pernyataan umum tanpa menjelaskan prosesnya.
  • Tidak memakai kata hubung sebab-akibat atau kronologis.
  • Contoh yang diberikan tidak sesuai dengan fenomena yang dibahas.

Untuk menghindarinya, susun penjelasan dari pertanyaan sederhana: apa yang terjadi, mengapa terjadi, bagaimana prosesnya, dan apa akibatnya. Jika membahas fenomena yang jarang dibahas, pastikan topiknya tetap relevan dengan isi teks. Anda bisa melihat contoh pembahasan terkait pada artikel fenomena yang sering terabaikan dalam teks eksplanasi.

Kesimpulan

Deretan penjelas dalam teks eksplanasi ilmiah berisi uraian proses, penyebab, akibat, dan fakta pendukung yang menjelaskan suatu fenomena secara runtut. Bagian ini menjadi inti teks eksplanasi karena menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa fenomena terjadi. Agar kuat, deretan penjelas harus faktual, logis, berurutan, dan mudah dipahami.

Akbar Fauziah

Akbar Fauziah

admin

Profil

Komentar

Nama
Email
Komentar

Komentar sebagai tamu akan ditinjau sebelum dipublikasikan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!