Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025 diselenggarakan oleh 129 perguruan tinggi di Indonesia yang telah ditunjuk oleh Kemendikbudristek. Dalam panduan ini, kami akan membahas secara komprehensif daftar LPTK penyelenggara PPG 2025, kriteria pemilihan, serta review berdasarkan pengalaman peserta sebelumnya.
Daftar LPTK Resmi Penyelenggara PPG 2025
LPTK Negeri dan Swasta yang Ditunjuk Kemendikbud 2025
Kemendikdasmen telah resmi mengumumkan 129 perguruan tinggi di Indonesia yang akan menyelenggarakan PPG 2025. Untuk PPG Guru Tertentu Tahap 2, sebanyak 136 LPTK telah ditunjuk sebagai penyelenggara.
Universitas Negeri Terkemuka:
- Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
- Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
- Universitas Negeri Malang (UM)
- Universitas Negeri Semarang (UNNES)
- Universitas Negeri Padang (UNP)
- Universitas Negeri Medan (UNIMED)
- Universitas Negeri Makassar (UNM)
- Universitas Negeri Manado (UNIMA)
- Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
- Universitas Sebelas Maret (UNS)
- Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA)
Universitas Swasta Unggulan:
- Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
- Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH)
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
- Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya)
- Universitas PGRI Semarang (UPGRIS)
- Institut Pendidikan Indonesia Garut (IPI Garut)
- IKIP Siliwangi
- Universitas Sanata Dharma
- Universitas Kristen Satya Wacana
Program Studi dan Jurusan yang Tersedia
Bidang Studi PPG Prajabatan
Berdasarkan data linieritas PPG, bidang studi yang tersedia meliputi:
| Jenjang | Bidang Studi |
|---|---|
| PAUD/TK | Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) |
| SD/MI | Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) |
| SMP/MTs | Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, PPKn, Seni Budaya, PJOK |
| SMA/MA | Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris |
| SMK | Agribisnis Tanaman, Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi, Administrasi Perkantoran |
| Khusus | Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Luar Biasa (PLB) |
Contoh Program Studi di LPTK Tertentu
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS):
- Bimbingan Konseling (BK)
- Guru Sekolah Dasar (SD)
- Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD)
- PPKn, Matematika, Bahasa Inggris
- Biologi, Fisika, Bahasa Indonesia
- Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
- Agribisnis Tanaman
- Pendidikan Ekonomi
- Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR)
Universitas Mulawarman (UNMUL):
PGSD, PENJAS, Matematika, Fisika, Geografi, PPKn, Bahasa Indonesia, PAUD, BK, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Inggris
Kuota Peserta per LPTK
Kuota PPG Guru Tertentu 2025 per Provinsi
| Provinsi | Kuota Tahap 1 |
|---|---|
| Jawa Barat | 56.912 peserta |
| Jawa Timur | 48.502 peserta |
| Jawa Tengah | 36.499 peserta |
| Sumatera Utara | 34.277 peserta |
| NTT | 25.373 peserta |
| Sumatera Selatan | 22.406 peserta |
| Lampung | 18.621 peserta |
| Aceh | 17.981 peserta |
| Sulawesi Selatan | 17.770 peserta |
| NTB | 17.540 peserta |
Total keseluruhan: 489.461 guru terpilih untuk seleksi administrasi PPG Guru Tertentu 2025, dengan 350.000 peserta dipanggil pada Tahap 1.
Contoh Kuota Spesifik LPTK
- Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH): 2.448 peserta PPG Guru Tertentu Tahap 1
- Universitas Lambung Mangkurat: Mengelola peserta dari Kalimantan Selatan dengan fokus bidang studi SD dan SMP
Kriteria Pemilihan LPTK
Faktor yang Harus Dipertimbangkan
1. Akreditasi dan Status Resmi
- Akreditasi Program Studi PPG: Memiliki akreditasi minimal B dari BAN-PT
- Surat Keputusan Resmi: LPTK harus memiliki SK Izin Pembukaan Program Studi PPG dari Kemendikbud
- Akreditasi Institusi: Status akreditasi universitas secara keseluruhan
Contoh LPTK Terakreditasi:
- Universitas Muhammadiyah Malang: Akreditasi B untuk Program Studi PPG (SK BAN-PT No. 1664/SK/BAN-PT/Akred/PP/III/2021)
2. Ketersediaan Bidang Studi
- Kesesuaian dengan Latar Belakang Pendidikan: Pastikan bidang studi PPG sesuai dengan ijazah S1/D4
- Linearitas Program: Cek kompatibilitas program studi sarjana dengan bidang PPG yang dituju
- Variasi Pilihan: LPTK dengan banyak bidang studi memberikan fleksibilitas lebih besar
3. Lokasi dan Aksesibilitas
- Kedekatan Geografis: Pertimbangkan jarak dari tempat tinggal/mengajar
- Infrastruktur Transportasi: Kemudahan akses untuk kegiatan orientasi dan ujian
- Zona Waktu: Relevan untuk pembelajaran daring yang terjadwal
4. Fasilitas Teknologi dan Pembelajaran
- Platform LMS yang Stabil: Sistem pembelajaran online yang handal
- Dukungan Teknis: Help desk dan admin yang responsif
- Infrastruktur IT: Laboratorium komputer untuk UTBK UKPPPG
Perbandingan Fasilitas Antar LPTK
Fasilitas Unggulan per Kategori LPTK:
Universitas Negeri (Fasilitas Lengkap):
- Laboratorium micro teaching modern
- Studio podcast dan media pembelajaran
- Sistem LMS terintegrasi dengan platform nasional
- Akses ke perpustakaan digital yang comprehensive
Universitas Swasta Terkemuka (Inovasi dan Fleksibilitas):
- UAD: Sistem bimbingan online 24/7, grup mentoring intensif
- UMM: Program riset dan publikasi jurnal untuk peserta PPG
- UNISMUH: Matrikulasi khusus untuk peserta dari daerah 3T
LPTK Regional (Pendekatan Personal):
- IKIP Siliwangi: Grup WhatsApp per bidang studi untuk koordinasi intensif
- Universitas Papua: Link Google Form terintegrasi untuk lapor diri
Reputasi dan Akreditasi LPTK Penyelenggara PPG
10 LPTK Terbaik PPG 2024 (Berdasarkan Penjaminan Mutu):
| Peringkat | LPTK | Nilai Keseluruhan |
|---|---|---|
| 1 | Institut Pendidikan Indonesia Garut | 377 |
| 2 | Universitas Muhammadiyah Malang | 376 |
| 3 | Universitas Negeri Malang | 375 |
| 4 | IKIP Siliwangi | 374 |
| 5 | Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah | 374 |
LPTK dengan Komponen Proses Terbaik (100% Skor):
- Universitas Negeri Jakarta
- Universitas Pendidikan Ganesha
- Universitas PGRI Semarang
- Universitas Ivet
- Universitas Trunojoyo Madura
LPTK Penerima Penghargaan Khusus 2024:
- UNESA, UM, UAD, UNISMUH, UPGRIS: 5 LPTK terpilih mendapat apresiasi karena pencapaian luar biasa dalam penjaminan mutu dosen, tenaga kependidikan, dan pemantauan penyelenggaraan PPG
Pengalaman Peserta
Testimoni dan Review dari Peserta PPG Tahun Sebelumnya
Pengalaman Positif di UAD Yogyakarta:
Sindy Elsivi (PPG Dalam Jabatan UAD 2022):
“Dosennya luar biasa ramah, dan kekakuan yang saya pikirkan tidak pernah terjadi. Proses pembelajaran yang berjalan serius tapi santai dan juga layanan terhadap proses PPG kami, membuat kekaguman saya terus bertambah kepada bapak ibu dosen di lingkungan program studi PPG FKIP UAD.”
Peserta PPG UAD Papua Barat:
“Seluruh peserta PPG yang datang dari berbagai suku, budaya dan agama semuanya secara merata memperoleh layanan yang sama dari kampus ini selama proses PPG.”
Pengalaman di Universitas Islam Makassar:
Ratna Rahman (PPG UIM 2024):
“Perasaan saya sangat senang bahagia nyaman karena para dosen dan admin selalu membantu saya ketika saya menemui kesulitan dan jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati dari saya mohon maaf.”
Olivia Ika Perdana (SMP Negeri 46 Makassar):
“Saya sangat bersyukur karena terpanggil mengikuti PPG piloting 2 tahun 2024 dan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada lptk Universitas Islam Makassar yang sudah membantu saya selama proses PPG berjalan.”
Pengalaman di UIN Jambi:
Marlena (PPG Sejarah Kebudayaan Islam):
“Awal mula ikut PPG dalam jabatan saya sangat ketakutan karena saya mendengarkan pengalaman teman-teman saya bahwa PPG itu menyeramkan dan juga susah untuk di lakukan, sehingga hal tersebut membuat saya pesimis untuk bisa mengikuti kegiatan PPG namun setelah saya mengikuti proses PPG dalam jabatan saya merasa memiliki ilmu yang bisa menjadi penunjang kinerja saya di sekolah.”
Pengalaman di Universitas Tanjungpura:
Peserta PPG Daljab 2023:
“Beberapa pengalaman yang dapat saya ambil dari program PPG Daljab ini, antara lain : saya dapat bertemu dan bersosialisasi dengan peserta lainnya Bapak dan Ibu guru hebat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang saling mendukung dan menghargai.”
Kualitas Pembimbing dan Dosen di Berbagai LPTK
Standar Kualifikasi Dosen PPG:
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS):
- Kualifikasi Minimal: Dosen PPG harus memenuhi standar minimal Lektor Kepala
- Pendekatan Psikopedagogis: Penekanan pada ketenangan psikologis dan motivasi peserta
- Pertemuan Pra-Ujian: Pembahasan soal dan strategi menjawab secara rutin
Program Peningkatan Kapasitas Dosen:
Universitas Negeri Malang:
- Mentoring Skills Training: Pelatihan khusus untuk guru pamong dengan materi self-regulated learning, personal branding mentor, dan penetapan tujuan SMART
- Pendampingan Daring: Program lanjutan untuk kolaborasi berkelanjutan
Universitas Halu Oleo:
- Bimbingan Teknis Berkelanjutan: Penguatan kapasitas dosen, guru pamong, dan admin dengan fokus pada keterampilan mentoring
Peran Dosen dan Guru Pamong:
Universitas Negeri Gorontalo:
- Peran Multipel: Dosen dan guru pamong berperan sebagai pengawal, fasilitator, inspirator serta motivator
- Pendampingan Intensif: Pengawalan dalam proses menjadi guru profesional dengan bimbingan akademik dan praktis
Universitas Bina Bangsa Getsempena:
- Guru Pamong sebagai Mentor Strategis: Evolusi peran dari sekedar pengawas menjadi mentor yang membantu mahasiswa belajar dari praktik nyata
- Teknologi Berbasis Andragogi: Pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran orang dewasa yang efektif
Suasana Belajar dan Pendukung Akademik
Dukungan Administratif dan Teknis:
Universitas Ahmad Dahlan:
- Sistem Lapor Diri Terintegrasi: Platform PMB online dengan tutorial lengkap
- Grup Komunikasi Aktif: WhatsApp grup per angkatan untuk koordinasi real-time
- Admin Responsif: Layanan help desk yang sigap mengatasi kendala teknis
IKIP Siliwangi:
- Grup Bidang Studi Terpisah: Koordinasi per program studi untuk komunikasi yang lebih focused
- Tingkat Kelulusan Tinggi: PAUD 96%, PGSD 91% menunjukkan efektivitas pembelajaran
Inovasi Pembelajaran:
Universitas Negeri Malang:
- Publikasi Jurnal: Mendorong peserta PPG untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil praktik lapangan
- Dana Riset Khusus: Alokasi khusus untuk riset dan pengabdian masyarakat
Universitas Muhammadiyah Makassar:
- Matrikulasi Khusus: Penyamaan persepsi awal untuk peserta dari berbagai latar belakang
- Klaster Wilayah: Pembentukan klaster dengan alumni sebagai mentor lokal
Tingkat Kelulusan dan Kepuasan:
UIN Salatiga:
- Persentase Kelulusan Tertinggi: Meraih predikat terbaik pertama dari 28 penyelenggara PPG dengan lulusan 93,80%
- Konsistensi Prestasi: Runner up terbaik ke-2 pada Pengukuhan PPG Dalam Jabatan Batch 1 tahun 2023
UIN Jakarta:
- Tingkat Kelulusan Konsisten: Rata-rata 98% kelulusan pada tahun 2021
- Layanan Komprehensif: 194 mahasiswa PPG Dalam Jabatan mendapat orientasi akademik lengkap
Tantangan dan Solusi:
Kendala Umum yang Dihadapi:
- Masalah Koneksi Internet: Terutama bagi peserta dari daerah 3T
- Adaptasi Teknologi: Learning curve untuk platform digital bagi guru senior
- Beban Tugas: Keseimbangan antara mengajar dan mengikuti PPG
Solusi yang Diterapkan LPTK:
- Fleksibilitas Jadwal: PPG Guru Tertentu dirancang untuk tidak mengganggu jam mengajar
- Dukungan Teknis 24/7: Help desk dan tutorial penggunaan platform
- Pendampingan Personal: Sistem mentoring one-on-one untuk peserta yang kesulitan
Pemilihan LPTK PPG 2025 sebaiknya mempertimbangkan kombinasi faktor akreditasi, fasilitas, lokasi, dan reputasi berdasarkan pengalaman peserta sebelumnya. LPTK negeri umumnya memiliki fasilitas lebih lengkap, sementara universitas swasta terkemuka seperti UAD, UMM, dan UNISMUH menawarkan pendekatan yang lebih personal dan inovatif. Pengalaman peserta menunjukkan bahwa kualitas dosen pembimbing dan dukungan administratif menjadi faktor penentu keberhasilan program PPG. Untuk memahami secara komprehensif semua aspek PPG Calon Guru 2025, termasuk jenis program, persyaratan, dan strategi sukses, baca panduan lengkap tentang PPG Calon Guru 2025.