Daftar pustaka Vancouver Style adalah gaya penulisan referensi yang memakai sistem nomor. Sumber diberi nomor sesuai urutan kemunculannya dalam teks, lalu nomor yang sama dipakai di daftar pustaka.
Gaya Vancouver banyak digunakan dalam bidang kedokteran, kesehatan, biomedis, dan jurnal ilmiah yang mengikuti rekomendasi ICMJE/NLM. Berbeda dari APA Style yang memakai nama penulis dan tahun, Vancouver memakai angka seperti (1), [1], atau angka superskrip sesuai pedoman kampus atau jurnal.
Ringkasan Aturan Vancouver Style
| Aspek | Aturan Umum |
|---|---|
| Sistem kutipan | Menggunakan nomor sesuai urutan kemunculan sumber. |
| Urutan daftar pustaka | Berdasarkan nomor kutipan, bukan alfabetis. |
| Nama penulis | Nama belakang diikuti inisial tanpa titik. |
| Judul artikel | Ditulis biasa, tidak miring, tidak memakai tanda kutip. |
| Nama jurnal | Umumnya memakai singkatan jurnal resmi. |
| Bidang umum | Kesehatan, kedokteran, biomedis, dan sains. |
Cara Menulis Kutipan Vancouver dalam Teks
Nomor diberikan berdasarkan sumber yang pertama kali muncul dalam tulisan. Jika sumber pertama dikutip lagi di bagian lain, gunakan nomor yang sama.
Contoh:
- Aktivitas fisik teratur dapat mendukung kesehatan jantung (1).
- Beberapa penelitian juga menunjukkan hubungan antara pola makan dan risiko penyakit kronis [2].
- Menurut Rahman, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan.¹
Pilih salah satu bentuk nomor sesuai pedoman yang diminta, lalu gunakan secara konsisten.
Format Daftar Pustaka Vancouver dari Artikel Jurnal
Format umum:
Nomor. Nama Belakang Inisial. Judul artikel. Nama Jurnal. Tahun;Volume(Nomor):Halaman.
Contoh:
1. Fauzi A, Lestari R. Literasi kesehatan digital pada mahasiswa. J Pendidikan Kesehatan. 2023;12(2):145-58.
Jika ada DOI, tambahkan di akhir:
2. Pratama R, Sari N. Pola tidur dan konsentrasi belajar mahasiswa. J Kesehatan Masyarakat. 2022;8(1):33-45. doi:10.xxxx/jkm.2022.8.1.33.
Format Daftar Pustaka Vancouver dari Buku
Format umum:
Nomor. Nama Belakang Inisial. Judul buku. Edisi. Tempat terbit: Penerbit; Tahun.
Contoh:
3. Hidayat A. Dasar-dasar epidemiologi. Edisi ke-2. Jakarta: Pustaka Kesehatan; 2021.
Jika buku adalah edisi pertama, bagian edisi biasanya boleh tidak ditulis.
Format Vancouver dari Bab Buku
Format umum:
Nomor. Penulis bab. Judul bab. Dalam: Editor, editor. Judul buku. Tempat terbit: Penerbit; Tahun. p. halaman.
Contoh:
4. Santoso B. Promosi kesehatan di sekolah. Dalam: Rahman M, editor. Isu kesehatan masyarakat. Bandung: Media Sehat; 2020. p. 55-72.
Format Daftar Pustaka Vancouver dari Website
Format umum:
Nomor. Penulis/Organisasi. Judul halaman [Internet]. Tempat publikasi: Penerbit; tahun [diakses tanggal]. Tersedia dari: URL
Contoh:
5. World Health Organization. Health education [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2023 [diakses 2026 Jun 3]. Tersedia dari: https://www.who.int/example
Jika tidak ada tahun publikasi, sesuaikan dengan informasi yang tersedia dan tetap cantumkan tanggal akses jika sumber online dapat berubah.
Format Vancouver untuk Banyak Penulis
Dalam Vancouver Style, nama penulis biasanya ditulis dengan nama belakang diikuti inisial. Untuk banyak penulis, beberapa pedoman menuliskan semua penulis sampai jumlah tertentu, lalu memakai et al. jika jumlahnya melebihi batas.
Contoh enam penulis atau lebih:
6. Andriani S, Putra A, Wibowo R, Lestari N, Hakim M, Sulastri D, et al. Faktor risiko hipertensi pada dewasa muda. J Kedokteran Indonesia. 2023;15(3):201-10.
Karena detail batas jumlah penulis bisa berbeda antar jurnal, ikuti pedoman kampus atau jurnal yang kamu gunakan.
Perbedaan Vancouver Style dan APA Style
| Aspek | Vancouver | APA |
|---|---|---|
| Kutipan dalam teks | Nomor: (1), [1], atau superskrip | Nama-tahun: (Fauzi, 2023) |
| Urutan daftar pustaka | Berdasarkan kemunculan kutipan | Alfabetis berdasarkan nama penulis |
| Bidang umum | Kedokteran, kesehatan, biomedis | Pendidikan, psikologi, sosial, umum |
| Nama penulis | Nama belakang + inisial tanpa titik | Nama belakang + inisial dengan titik |
Kalau kamu sedang menulis karya ilmiah dengan format nama-tahun, lihat juga daftar pustaka APA Style edisi 7. Jika yang dibutuhkan adalah catatan kaki dari jurnal, baca cara menulis footnote dari jurnal.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Mengurutkan daftar pustaka secara alfabetis, padahal Vancouver memakai urutan kemunculan kutipan.
- Mengganti nomor sumber saat sumber yang sama dikutip ulang.
- Mencampur format Vancouver dengan APA atau footnote.
- Menulis nama penulis dengan nama depan lengkap, bukan inisial.
- Tidak mencantumkan volume, nomor, atau halaman jurnal.
- Tidak konsisten memakai tanda kurung, kurung siku, atau superskrip.
- Memakai nama jurnal lengkap padahal pedoman meminta singkatan resmi.
Tips agar Daftar Pustaka Vancouver Rapi
- Catat sumber sejak pertama kali dikutip agar nomor tidak tertukar.
- Gunakan satu bentuk nomor kutipan secara konsisten.
- Periksa lagi volume, nomor edisi, halaman, DOI, dan URL.
- Gunakan aplikasi referensi seperti Zotero, Mendeley, atau EndNote jika dokumen panjang.
- Ikuti pedoman kampus, jurnal, atau dosen karena detail Vancouver bisa sedikit berbeda.
FAQ
Apa itu Vancouver Style?
Vancouver Style adalah gaya sitasi bernomor yang banyak digunakan dalam bidang kedokteran, kesehatan, biomedis, dan jurnal ilmiah.
Apakah daftar pustaka Vancouver disusun alfabetis?
Tidak. Daftar pustaka Vancouver disusun berdasarkan urutan kemunculan sumber dalam teks.
Bagaimana contoh daftar pustaka Vancouver dari jurnal?
Contohnya: Fauzi A, Lestari R. Literasi kesehatan digital pada mahasiswa. J Pendidikan Kesehatan. 2023;12(2):145-58.
Apakah Vancouver memakai DOI?
Jika DOI tersedia, DOI dapat ditambahkan di akhir referensi sesuai pedoman yang digunakan.
Apa bedanya Vancouver dan APA?
Vancouver memakai nomor kutipan berdasarkan urutan kemunculan sumber, sedangkan APA memakai nama penulis dan tahun.
Kesimpulan
Cara menulis daftar pustaka Vancouver Style adalah memberi nomor pada sumber sesuai urutan kemunculannya dalam teks, lalu menulis detail sumber di daftar pustaka dengan nomor yang sama. Untuk jurnal, format umumnya mencakup nama penulis, judul artikel, nama jurnal, tahun, volume, nomor, dan halaman.
Gunakan Vancouver secara konsisten dan jangan mencampurnya dengan APA, MLA, atau footnote. Jika kampus atau jurnal memiliki pedoman khusus, jadikan pedoman tersebut sebagai acuan utama.