Scroll untuk baca artikel
Rupa

Nenek Moyang Paleolitik Kita Hidup Nomaden karena Alasannya yang Menarik

×

Nenek Moyang Paleolitik Kita Hidup Nomaden karena Alasannya yang Menarik

Sebarkan artikel ini

Nenek Moyang Paleolitik – Sejarah mencatat bahwa nenek moyang kita yang hidup di masa Paleolitik adalah perampok dan pemburu. Kestabilan dalam pola hidup pada saat itu masih sangat jauh, mereka hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam rangka mencari makan dan tempat tinggal yang lebih aman.

Adapun alasannya yang menarik, mengapa nenek moyang kita memilih untuk hidup nomaden adalah karena beberapa faktor yang dipicu oleh lingkungan sekitar, seperti yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Perubahan Iklim

Pengaruh Kelangkaan Sumber Makanan

Selama masa Paleolitik, suhu bumi yang bervariasi dan mempengaruhi iklim global sangat signifikan. Naik atau turunnya suhu di seluruh dunia, terutama di daerah dengan iklim yang ekstrem seperti kutub, merupakan faktor yang paling mempengaruhi perubahan ekosistem dan lingkungan.

Perubahan musim yang tidak stabil ini berdampak langsung terhadap kelangkaan sumber daya alam seperti air, tumbuh-tumbuhan, dan hewan.

Dalam rangka untuk mempertahankan kelangsungan hidup, baik untuk diri sendiri dan keluarga mereka, nenek moyang kita harus terus bergerak mencari sumber makanan yang tersedia. Kadang-kadang, kelangkaan sumber makanan ini juga memaksa mereka untuk mencari makan dari tempat yang mungkin berbahaya.

Kondisi Lingkungan yang Sangat Rentan

Iklim dunia yang terus berubah membuat lingkungan hidup sekitar sangat rentan terhadap bencana alam seperti kekeringan, banjir, tanah longsor dan sejenisnya. Semua faktor ini belumlah memadai untuk mempertahankan kelangsungan hidup mereka.

Baca Juga!  Bumi atau Matahari? Mana yang Sesungguhnya Bergerak?

Untuk itu, perpindahan mereka dari satu tempat ke tempat lain menjadi mutlak untuk memilih lingkungan hidup yang lebih aman dan menjamin keberlangsungan kelangsungan hidup mereka.

Perkembangan Teknologi

Dalam sejarah kita, periode Paleolitik ditandai oleh perkembangan dan penggunaan alat-alat yang sangat sederhana. Dalam mengelilingi dunia mereka, nenek moyang kita menggunakan alat-alat ini untuk membantu mereka mencari makan dan mengalami lingkungan sekitar.

Penduduk Lain

Selama periode Paleolitik, daerah yang didiami oleh manusia sangat luas dan belum terorganisir dengan baik. Oleh karena itu, kelangkaan makanan yang salah satu faktor yang memicu kelangsungan hidup, menyebabkan mereka harus bersaing dengan penduduk lain. Hal ini akhirnya membuat mereka keluar dari daerah tersebut dan mencari ke daerah yang lebih aman.

FAQ

Kenapa Nenek Moyang Paleolitik Lebih Memilih Hidup Nomaden?

Mereka memilih hidup nomaden karena kelangkaan Sumber makanan, kondisi lingkungan yang sangat rentan, dan persaingan yang sengit dengan penduduk lain.

Bagaimana Nenek Moyang Paleolitik Menemukan Makanan di Alam Terbuka?

Dengan penggunaan alat-alat sederhana yang mereka buat dengan tangan mereka sendiri seperti tongkat, batu-batu, sampai dengan pengendali api.

Apa Saja Yang Mempengaruhi Perpindahan Nenek Moyang Paleolitik?

Beberapa faktor yang mempengaruhi perpindahan mereka meliputi perubahan iklim, lingkungan hidup yang rentan, dan persaingan dengan penduduk lain.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, Nenek moyang kita dari masa Paleolitik hidup dalam keadaan tidak stabil karena variasi suhu yang tak menentu dan mereka harus berpindah kampung terus menerus mencari makanan dan tempat yang lebih aman.

Selain itu, persaingan sengit dengan penduduk lainnya menjadi faktor lain yang menyebabkan mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Meski sudah memiliki alat-alat sederhana yang membantu mereka menghadapi lingkungan sekitar, kelangsungan hidup menjadi alasan utama yang memaksa mereka untuk hidup nomaden.

Baca Juga!  Berapa Sendok dalam 1 Sachet Susu Dancow? Temukan Jawabannya di Sini!

Meski ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi, kelangsungan hidup ini pada akhirnya yang menjadi faktor utama yang membawa keberhasilan dalam upaya mereka untuk menetap di suatu tempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *