Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

3 Rekomendasi Model Pembelajaran Interaktif di Kelas yang Tidak Didominasi Guru

×

3 Rekomendasi Model Pembelajaran Interaktif di Kelas yang Tidak Didominasi Guru

Sebarkan artikel ini
Model Pembelajaran Interaktif

Halo teman-teman, kali ini kita akan membahas tentang model pembelajaran interaktif di kelas yang bisa membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Model pembelajaran interaktif adalah model di mana siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, bukan hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja.

Model Diskusi Kelompok

Model Diskusi Kelompok

Salah satu model pembelajaran interaktif yang recommended adalah model diskusi kelompok. Dalam model ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang beranggotakan 4-5 orang. Masing-masing kelompok diberi tugas untuk mendiskusikan suatu topik atau memecahkan suatu masalah.

Kelebihan dari model diskusi kelompok:

  • Siswa menjadi lebih aktif dan saling bertukar pikiran
  • Melatih kerjasama dan komunikasi antar siswa
  • Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan argumentasi

Kekurangan dari model ini adalah membutuhkan manajemen kelas yang baik agar diskusi berjalan efektif. Jadi sebagai guru kita perlu memastikan semua anggota kelompok ikut berpartisipasi dan tidak ada yang mendominasi.

Berikut adalah langkah-langkah penerapan model diskusi kelompok:

  1. Bagi siswa menjadi beberapa kelompok
  2. Berikan topik/masalah untuk didiskusikan
  3. Siswa berdiskusi dan mengerjakan tugas kelompok
  4. Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
  5. Guru memberi tanggapan dan kesimpulan

Menurut penelitian dari Ujang Sudrajat, model diskusi kelompok terbukti dapat meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat. Jadi coba terapkan model ini untuk menciptakan suasana kelas yang interaktif!

Model Pembelajaran Berbasis Pertanyaan

Model Pembelajaran Berbasis Pertanyaan

Selain diskusi kelompok, model pembelajaran interaktif lainnya yang recommended adalah model berbasis pertanyaan. Dalam model ini, guru membimbing siswa dengan pertanyaan alih-alih langsung memberikan jawaban. Tujuannya adalah untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

Baca Juga!  Contoh Soal CSAT Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Korea Selatan

Beberapa tips dalam menerapkan model ini:

  • Ajak siswa untuk bertanya tentang materi yang diajarkan
  • Jawab pertanyaan siswa dengan pertanyaan lagi yang bisa memandu siswa menemukan jawabannya sendiri
  • Berikan waktu untuk siswa mencari informasi sebelum menjawab pertanyaan

Menurut hasil penelitian dari Lina Marlina, model pembelajaran berbasis pertanyaan terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan bertanya siswa. Jadi, ayo coba terapkan model ini untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa!

Model Pembelajaran Berbasis Aktivitas

Model Pembelajaran Berbasis Aktivitas

Model pembelajaran interaktif ketiga yang bisa dicoba adalah model berbasis aktivitas. Dalam model ini, siswa belajar melalui berbagai aktivitas, bukan hanya mendengarkan ceramah guru.

Beberapa contoh aktivitas yang bisa dilakukan:

  • Eksperimen
  • Permainan dan simulasi
  • Proyek kelompok
  • Survei dan wawancara

Kelebihan dari model berbasis aktivitas:

  • Siswa terlibat langsung dan belajar dari pengalaman
  • Meningkatkan motivasi dan antusiasme siswa

Kekurangan dari model ini adalah membutuhkan persiapan aktivitas yang matang agar pembelajaran efektif. Jadi sebagai guru, kita perlu merancang aktivitas yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Menurut hasil penelitian dari Rustini, model ini terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan memecahkan masalah siswa. Jadi, yuk coba terapkan model pembelajaran interaktif berbasis aktivitas ini!

Model Pembelajaran InteraktifKelebihanKekurangan
Diskusi KelompokMeningkatkan kerjasama, komunikasi, berpikir kritisMembutuhkan manajemen kelas yang baik
Berbasis PertanyaanMeningkatkan rasa ingin tahu dan keterlibatan siswaMembutuhkan kesiapan guru dalam mengelola pertanyaan
Berbasis AktivitasMeningkatkan motivasi dan keterlibatan siswaMembutuhkan persiapan aktivitas yang matang
Tabel 1. Perbandingan model pembelajaran interaktif

Nah, itu dia tiga model pembelajaran interaktif yang bisa dicoba untuk membuat suasana belajar di kelas menjadi lebih menyenangkan dan tidak didominasi guru. Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat ya. Jangan lupa untuk mencoba menerapkan model-model ini di kelasmu dan berkreasi membuat aktivitas pembelajaran yang interaktif!

Baca Juga!  Metode Scaffolding Dalam Penyusunan ATP

Selamat mencoba dan semangat mengajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *