Scroll untuk baca artikel
Rupa

Metode-Metode Penelitian Komunikasi Politik

×

Metode-Metode Penelitian Komunikasi Politik

Sebarkan artikel ini
Metode Penelitian Komunikasi Politik

Komunikasi politik merupakan bidang kajian yang sangat luas dan multidisiplin. Karena itu, penelitian komunikasi politik memerlukan beragam metode dan pendekatan untuk dapat memahami fenomena politik dari berbagai sudut pandang. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa metode penelitian komunikasi politik yang paling sering digunakan beserta contoh penerapannya.

Analisis Isi

Metode analisis isi (content analysis) adalah salah satu metode kuantitatif yang paling populer digunakan dalam penelitian komunikasi politik. Analisis isi digunakan untuk menganalisis pesan-pesan politik yang terdapat dalam media massa, seperti surat kabar, televisi, radio, maupun media online.

Contoh penerapan analisis isi dalam penelitian komunikasi politik adalah menganalisis liputan kampanye politik dalam koran-koran nasional menjelang pemilihan umum. Peneliti dapat menghitung frekuensi munculnya berita tentang masing-masing kandidat, menentukan framing berita positif/negatif tentang kandidat, atau menganalisis isu-isu apa saja yang paling banyak dibahas media terkait masing-masing kandidat.

Analisis Isi

Kelebihan analisis isi adalah dapat mengolah data dalam jumlah besar dan melakukan kuantifikasi isi media secara objektif. Namun, analisis isi juga memiliki keterbatasan karena hanya mengukur aspek manifest content saja, tidak makna yang lebih mendalam.

Survei

Survei kuantitatif juga kerap digunakan dalam penelitian komunikasi politik, terutama untuk mengukur sikap, opini, dan perilaku politik khalayak. Survei biasanya dilakukan dengan kuesioner dan melibatkan sampel yang representatif dari populasi.

Misalnya, menjelang pemilu, lembaga survei akan melakukan jajak pendapat untuk mengukur elektabilitas dan peringkat preferensi pemilih terhadap kandidat. Survei juga digunakan untuk mengukur efektivitas iklan politik, misalnya dengan menanyakan apakah responden terpapar iklan tertentu dan bagaimana tanggapan mereka.

Baca Juga!  3 Fungsi dari Rakel: Pengenalan dan Penggunaan

Kendala utama metode survei adalah masalah dalam penarikan sampel yang representatif. Selain itu, data survei juga terbatas pada apa yang dilaporkan responden secara verbal, yang tidak selalu mencerminkan perilaku sesungguhnya.

Penelitian Lapangan

Metode kualitatif seperti penelitian lapangan (field research) sangat penting untuk memahami dinamika komunikasi politik secara mendalam. Teknik utama adalah observasi dan wawancara mendalam terhadap para aktor politik.

Contoh penerapannya adalah mengamati kegiatan kampanye di lapangan, menghadiri pertemuan politik, atau mewawancarai aktivis politik di akar rumput. Penelitian lapangan memungkinkan peneliti menangkap makna, proses, dan perspektif para aktor politik secara langsung.

Kendala penelitian lapangan adalah akses ke lokasi dan narasumber yang terbatas, subjektivitas peneliti, dan kesulitan generalisasi. Namun demikian, hasil penelitian lapangan sangat berharga untuk memberi pemahaman mendalam tentang realitas komunikasi politik.

Framing Analysis

Framing analysis adalah metode yang digunakan untuk mengkaji cara media massa membingkai atau mengkonstruksi realitas politik. Framing mengacu pada cara pemilihan fakta dan penonjolan aspek tertentu dari suatu isu politik.

Framing Analysis

Misalnya, penelitian framing dapat menganalisis bagaimana surat kabar mengemas isu korupsi, apakah dengan penekanan pada kerugian negara, drama penangkapan, atau kritik institusi politik. Framing analysis penting untuk memahami bias dan ideologi media yang mempengaruhi opini publik.

Studi Kasus

Studi kasus merupakan metode kualitatif yang mendalam mengkaji suatu fenomena komunikasi politik pada kasus atau situasi tertentu. Studi kasus berupaya menjelaskan bagaimana dan mengapa fenomena komunikasi politik terjadi dalam konteks khusus tersebut.

Contoh penerapannya adalah studi kasus tentang peran media massa dalam menumbangkan rezim otoriter di suatu negara, atau studi kasus tentang kampanye hitam yang dilakukan pada pemilihan gubernur di provinsi tertentu.

Baca Juga!  Diplomasi dalam Hubungan Internasional: Analisis Variabel-Variabel Penentu Kualitas

Studi kasus memungkinkan eksplorasi mendalam dan pemahaman holistik tentang kasus tertentu. Namun, hasilnya juga tidak dapat digeneralisasikan begitu saja pada kasus lain.

Pendekatan-Pendekatan dalam Komunikasi Politik

Selain metode penelitian, terdapat sejumlah pendekatan teoretis yang mewarnai kajian komunikasi politik, antara lain:

Pendekatan Proses

Pendekatan proses memandang komunikasi politik sebagai fenomena historis hasil dari berbagai kekuatan politik, ekonomi, dan sosial dalam masyarakat. Pendekatan ini menekankan dimensi proses dialektika antara negara, media massa, dan masyarakat sipil.

Pendekatan Dramaturgis

Pendekatan dramaturgis melihat komunikasi politik sebagai pertunjukan sandiwara di panggung politik dengan para aktor yang memainkan peran tertentu. Pendekatan ini dipengaruhi teori dramaturgi dari Erving Goffman.

Agenda Setting

Teori agenda setting menekankan kemampuan media massa menentukan isu-isu apa yang dianggap penting oleh khalayak. Media massa dianggap mampu mengarahkan perhatian publik pada isu-isu politik tertentu.

Penutup

Itulah sekilas ulasan tentang beragam metode dan pendekatan dalam kajian komunikasi politik. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan keterbatasan tertentu. Oleh karena itu, dianjurkan menggunakan triangulasi metode agar dapat memberi pemahaman yang komprehensif tentang topik penelitian. Dengan memanfaatkan beragam metode penelitian secara tepat, diharapkan studi komunikasi politik dapat semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *